The Rose - Jung Jaehyun

The Rose - Jung Jaehyun
28. Main Problem's


__ADS_3

...


" Jaehyun... kamu gak mau bilang sesuatu ke aku ? " tanya Nara pada Jaehyun.



Jaehyun memandang Nara juga, ia diam tidak mengangguk dan tidak menggelengkan kepalanya.


" baiklah, karena kita berdua udah janji untuk saling terbuka, aku mau nanya sama kamu kena- "


" owh ada sesuatu yang mau aku katakan... tapi tolong jangan langsung mengambil kesimpulan atau jangan langsung pergi sebelum aku menjelaskan semuanya "


Kalimatnya membuat Nara tersenyum, itu tandanya niat Jaehyun baik ingin memberitahukannya.


Karena mereka sudah berjanji untuk tidak saling menutupi masalah.


" alasan kenapa aku ingin cepat-cepat mengenalkanmu pada papahku... karena aku tau dia akan bertindak semaunya... " Jaehyun menggenggam tangan Nara erat.


" Jangan bilang, perjodohan masih berlaku dikehidupan kamu ya ? "


Jaehyun ngangguk dia gak ngebantah karena memang kehidupannya gak kaya orang luar sana, kehidupannya memang diciptakan untuk mempertahankan kekuasaan bukan untuk mempertahankan kebahagiaan.


Orang-orang seperti mereka melakukan apa saja agar perusahaannya tetap berjaya.


" dia menjodohkanku dengan anaknya nyonya lee, aku lupa namanya siapa karena aku hanya bertemu dengannya dua kali. Pertama dikantor kedua di rumah sakit... "


" lalu ? "


" tentu saja aku menolak " Tangan Jaehyun satunya lagi mengelus rambut Nara takut melukai perasaan wanitanya itu.


" dan tentu saja aku yakin tuan Jung tak tinggal diam "


Jaehyun hanya terkekeh. " begitulah Papahku... "


" jadi apa yang akan kau lakukan ? " tanya Nara lagi berusaha tenang.


" aku akan berjuang mempertahankanmu, aku tak mengenalnya dan aku tak perduli dengan dia.. namanya saja aku lupa siapa... tapi kurasa dia juga tahu kalau kamu pacar aku..


Tuan Lee sudah lama meninggal dan nyonya Lee sedang sakit parah, ia hanya punya anak satu perempuan yang tak mungkin jadi penerus perusahaan mereka. "


" ahh aku mengerti, jadi si nyonya lee itu takut perusahaannya jatuh pada orang yang salah makanya iya menikahkan anaknya dengan kamu biar kamu yang jadi walinya ? Hmm aku sekarang paham dengan masalah orang kaya seperti kalian "


" tapi aku tidak mau, wanita yang kusukai hanya Kim Nara... " kalimatnya membuat Nara tertawa.


" aku cuman ngasih semua keputusan ditangan kamu, kalau kamu setuju aku bisa kok ngerelainnya tapi kalau enggak aku akan tetap disini, jadi rumah kamu "


...


Nara dan Jaehyun sedang menikmati bermain bersama di mall, makan manisan bersama, nonton film bersama dan berakhir bermain basket di zona game.



" woah kamu jago juga ya mainnya " Nara bertepuk tangan senang saat Jaehyun memecahkan rekor skor yang ada di ring permainan tersebut.


Jaehyun mengalungkan tangannya di leher Nara.


" kamu lupa ya kalau aku pemain basket ? "


Ah Nara baru ingat kalau dia ketua tim basket saat masih sekolah.


Sakin asiknya bersama Nara Jaehyun tak menyadari kalau ponselnya tak berhenti berbunyi pertanda pesan masuk sejak tadi.

__ADS_1


Sedangkan Nara juga risih melihatnya " ponsel kamu dari tadi tuh bunyi, gak ada niat mau cek ? "


" gak penting, kalau penting paling tinggal di telpon "


Namun tak lapa suara telponan berbunyi, Jaehyun berdecak kesal.


Unknowing Number's call


" siapa? " tanya Nara, Jaehyun nunjukin layarnya.


" gak tau gak kenal " lalu Jaehyun mengabaikan telponan tersebut ia membuka isi Chatnya.


Unknowing Number


Jaehyun lo gak lupakan makan malam bareng hari ini ?


(19:23)


Jaehyun!!


(19:24)


Jaehyun gue udah di restoran WayZeni!


(19:25)


Lalu ponsepnya berdering, Jaehyun mengangkatnya.


" gue tau lo gak suka, tapi setidaknya dateng dulu biar nyokap bokap seneng liatnya setelah itu lo bisa pergi "


" gue gak bisa, gue lagi sama pacar gue "


" dateng ke sini sebelum gue aduin ke Om Jung kalau lo gak dateng! "


" siapa ? "


" itu cewek yang papah gue kenalin "


" iyaa siapa ? "


Jaehyun berusaha mengingat namanya " hmm Lee ? Gak tau lupa Lee Siapa, lagian gak penting juga harus diinget bat ya namanya ? "


" tunangan sendiri kok gak tau namanya "


Jaehyun memeluk tubuh kecil Nara dengan erat dari belakang,


" bukan! Gue gak mau! Eh gimana kalau kamu ikut ? " ujar Jaehyun.


Nara langsung menggelengkan kepalanya " gak! Aku malu, takut insecure dia kan anak orang kaya siapa tahu nanti dandanannya lebih mewah "


" Kamu gini udah lebih cantik dari siapapun, ayok sekalian biar dia juga sadar kalau aku gak mau tunangan sama dia "


Dan dengan terpaksa Jaehyun menarik lengan Nara menuju restoran Wayzeni.


...


Pelayan memerintahkan Jaehyun untuk naik ke lantai atas dimana tempat VVIP sudah di sediakan. Private Room


Lalu ia membuka pintu dengan pelan.


Perempuan yang semula memainkan ponselnya langsung melihat Jaehyun dan Nara.

__ADS_1


" Naeun ? Lo ngapain di sini ? "


Nara menatap terkejut ke arah temannya itu, sedangkan Naeun cuman senyum.


Ia berdiri dari tempat duduknya.



" bukannya seharusnya gue yang nanya? Lo ngapain di sini ? Walau gue tau lo pacarnya Jaehyun, tapi Tuan Jung cuman nyuruh Jaehyun dateng kesini sendirian biar kita bisa berbicara saling mengenal satu sama lain  "


Naeun membuat Nara bingung " jadi cewek yang mau di jodohin sama Jaehyun tu lo ? "


Naeun berdiri dari kursinya mendekati Nara.


" maaf, gue emang gak ngasih tau lo dari dulu, soalnya gue takut nyakitin perasaan lo... niatnya sih bertahap gue ngasih taunya tapi karena lo udah tahu sekarang ya bagus deh jadi gue gak perlu ngejelasin lagi "



" dan gue rasa Jaehyun udah ngejelasin semuanya ya ke lo ? "


" sebentar jadi kalian saling kenal ? " tanya Jaehyun pada Nara, tapi Nara terlihat masih syok.


Merasa di bodohi oleh Naeun selama ini.


Nara ngelepasin pegangan Jaehyun, dia niat mau keluar dari ruangan tersebut tapi Jaehyun menahannya.


Naeun ngangguk sebagai jawaban.


" Nara temen gue, biarin aja dia pergi kita perlu bicara berdua "


" kenapa lo gak bilang dari kemarin-kemarin! ? " bentak Nara pada Naeun.



" kan tadi udah gue bilangin, gue takut nyakitin perasaan lo jadi gue gak berani ngomong langsung dan gue rasa Jaehyun bakal cerita sama lo "


" dan lo gak nolak gitu ? Lo kan tau kalau Jaehyun itu pacar gue! "


" iya gue tau! Tapi ini bukan kemauan gue ini kemauan nyokap gue sama bokapnya si Jaehyun! Lo gak bisa dong nyalahin gue secara sepikah gitu doang! "


Benar, Nara gak berhak marah untuk urusan keluarga mereka, dia bukan siapa-siapa disini.


Nara kembali memaksa untuk melepaskan genggaman Jaehyun.


" gue mau pulang lepass "


" gak kita pulang bareng " ucap Jaehyun tegas.


Naeun nahan tangan Jaehyun satunya lagi.


" lo gak lupakan sama apa yang papah lo suruh !? "


" lepas! Gak usah nyentuh gue! Dan gue udah gak perduli lagi! Gue! Gak mau! Tunangan sama lo! Udah jelaskan !? "



Setelah itu Jaehyun dan Nara pergi meninggalkan Naeun yang terlihat marah.


" i'll get you Jae! Apapun caranya! "


...

__ADS_1



Maap aku buntu~ lagi gak tau mau ngetiknya gimana lagi~ author Nadh


__ADS_2