The Secret Of The Forbidden Forest

The Secret Of The Forbidden Forest
CHAPTER 1 : ARIA'S ESCAPE


__ADS_3

Dunia Ini Penuh Dengan Misteri, Banyak Misteri Di Dunia Ini Yang Tertutupi Dengan Rapat, Aria Florestia, Gadis Desa Yang Mempunyai Kekuatan Yang Langka. Karena Kekuatannya Itu, Dia Pun Dicari Cari Oleh Pihak Kerajaan. Aria Berusaha Kabur Sejauh Mungkin Dari Desa Dan Dia Sampai Di Tengah Hutan.


"Ini... Sepertinya Aku Sudah Jauh, Harusnya Tidak Ada Yang Mengejarku Lagi" Gumam Aria. Ia Pun Terus Berjalan Menyusuri Hutan, Sembari Mencari Makanan Dan Tempat Untuk Beristirahat, Hingga Akhirnya Dia Menemukan Gubuk Tua "Ada Gubuk! Walau Sudah Tua, Setidaknya Bisa Kugunakan Untuk Beristirahat Sebentar". Aria Pun Tertidur Di Gubuk Itu Karena Terlalu Kelelahan.


Pagi Harinya, Aria Terbangun Dan Terkejut Mendapati Seekor Macan Yang Terluka Terbaring Diasmpingnya. "Ya Tuhan! Kenapa Ada Macan Disini?! Eh... Setelah Dipikir-Pikir Itu Kan Wajar Ada Macan Disini Ya, Ini Kan Hutan...Tapi...Kenapa Macan Ini Terluka?! Aku Harus Menyembuhkannya!". Aria Pun Menyembuhkan Macan Itu


__ADS_1


"Akhirnya Lukanya Sembuh Juga! Aku Bersyukur Punya Sihir Penyembuh...".Aria Pun Menunggu Macan Itu Karena Kasihan. "Lebih Aku Tunggu Dia Bangun...Lagipula Aku Tidak Bisa Kemana-Mana Sekarang...".Tiba Tiba Macan Itu Sadar Dan Mengaum, Aria Yang Terkejut Karena Macan Itu Tiba Tiba Mengaum Pun Terhentak. "KYAAAA! Duh Sakit...Kepalaku...Huhuhu...Eh Ma-Macannya Sudah Sadar?! A-Apakah Aku Akan Mati Disini?!". Macan Itu Menoleh Pada Aria Dan Mendekat. "Ja-Jangan Mendekatiku! Jangan Makan Aku! Dagingku Tidak Enak! Rasanya Seperti Ikan Teri Yang Dicampur Dengan Telur Busuk Jadi Jangan Makan Aku!".


Tiba Tiba Saja Macan Itu Berbicara "Tenanglah, Aku Tidak Berniat Memakanmu...", Aria Yang Terkejut Mendengarnya Berbicara Langsung Menampar Wajahnya. "Wah Ternyata Mimpi Itu Senyata Ini Ya...Aku Terkagum Kagum... Hahahaha...". "Apa Maksudmu Mimpi? Apa Kau Tidak Percaya Aku Berbicara Hanya Karena Aku Hewan?" Kata Macan Itu Dengan Nada Agak Sedih. "Eh? Apa-Apaan Ini? Suasana Apa Ini? Eh? Eh?" Aria Yang Kebingungan Pun Bertanya, "Tunggu, Kenapa Kau Bisa Berbicara?"."Nona Aria, Anda Tidak Mengenaliku? Aku Adalah Pembantu Nona! Sylvian Lorestia!" Kata Macan Itu Secara Tegas. "Syl-Sylvian Lorestia? Maaf Aku Tidak Mengenalimu Dan Kenapa Kau Tau Namaku? Kenapa Kamu Memanggilku Nona?" Tanya Aria Dengan Ekspresi Terkejut Dan Agak Kebingungan. "Nona, Jangan Bilang Anda Lupa Ingatan Karena Pergi Ke Alam Manusia..."."Maaf...Aku Tidak Paham...Mungkin Kau Salah Orang?" Kata Aria Dengan Nada Agak ragu-ragu.


"Nona Muda, Aria Florestia De Gardenia, Pewaris Hutan Hemlock Atau Hutan Celandine Yang Ke-2, Dan Seorang Pengguna Sihir Yang Hebat". "Hutan Hemlock?! Tunggu Dulu! Kau Bercanda Kan?! Aku Tidak Pernah Tinggal Disana! Lagipula Hutan Itu Berbahaya! Aku Akan Mati Begitu Masuk Kesana! Apa Kamu Gila?!" Kata Aria Dengan Tegas Dan Bingung. "Untuk Apa Aku Berbohong? Apa Untungnya Aku Berbohong Kepada Nyonya?" "Kalau Begitu Buktikan! Aku Belum Ingin Mati! Aku Masih Harus Memenuhi Biaya Kehidupan Adikku Yang Tinggal Di Negara Yang Berbeda Denganku!-" "Adikmu Sedang Sekarat" Kata Sang Macan Menyela Aria. "William?! Apa Maksudmu William Sedang Sekarat?!" Kata Aria Dengan Nada Emosi. "Adikmu Ditangkap Pihak Kerajaan, Dia Sedang Dikurung Di Penjara Sekarang" Kata Macan Itu Dengan Wajah Agak Sedih Dan Angkuh. "William..?? Di Penjara...?? Dan...Sekarat...??" Aria Pun Pingsan Karena Terlalu Shock.


"Aku...Dimana?...Benar!! Dimana William?!?! William!!!!" "Nona, Kecilkan Suaramu! Kita Sedang Menyusup Untuk Menyelamatkan Adikmu!" "Tunggu...Kamu Siapa?! Mana Macan Tadi?! Benar! Mana Sylvian?!" "Ini Aku Dalam Wujud Manusiaku, Nyonya..." "Ini Dimana?" "Kita Sedang Didalam Kereta Kuda. Nyonya..." "Oh... Tapi! Apa Kau Punya Rencana?! Kau Bilang Kita Menyusup Untuk Menyelamatkan William..." Kata Aria Agak Khawatir. "Tenang Nyonya, aku Punya Rencana, Aku Akan Menjadi Umpan, Nona Harus Membawa Kartu Identitas Yang Kudapat Dari Salah Seorang Penyihir Kerajaan Yang Mirip Nyonya Ini, Jika Tidak, Nyonya Akan Tertangkap Juga Dan William Akan Terbunuh, Selama Nona Memancing Perhatian, Aku Akan Menyembuhkan Adik Nyonya, Lalu Aku Akan Menjemput Nyonya." Kata Sylvian Dengan Ekspresi Serius Memandang Keluar Kereta Kuda. "Kamu Yakin?" Kata Aria Dengan Ekspresi Sedih Dan Khawatir. " Semuanya Akan Baik Baik Saja, Nyonya...Percayalah Padaku." "Baiklah".

__ADS_1


Flashback: "Nyonya, Setelah Anda Masuk Ke Istana, Jangan Lupa Untuk Berhati Hati, Aku Mendengar Rumor Bahwa Di Kerajaan Ini Banyak Orang Jahat Yang Mesum" "Me-Mesum?! Lalu Kenapa Kau Menyuruhku Masuk Kalau Begini?!" "Nyonya, Kekuatan Sihirku Bisa Dirasakan Makhluk Apapun, Aku Tidak Bisa Menyembunyikan Aura Sihirku, Tetapi Nyonya Bisa Melakukan Itu Dengan Mudah" "Aku?" "Iya, Nyonya Hanya Cukup Mengucap Mantra Ini:


‘Lebenszeichen, die nicht versteckt werden können werden mit der Zeit verschwinden’


dan aura sihir nyonya akan hilang, untuk mengembalikan auranya Nyonya Cukup Mengucapkan 'Dieses Leben wird nicht ewig dauern, aber die Erinnerungen werden ewig dauern' " "Baiklah, Terima Kasih, Sylvian, Tapi Setelah Aku Masuk Aku Harus Kemana?" "PUSAT PENELITIAN SIHIR, Nyonya Cukup Pergi Kesana Dan Alihkan Perhatian Dengan Cara Apapun, Sementara Aku Membawa Dan Menyembuhkan Adik Nyonya" "Baiklah"


"Apa Sylvian Dan William Akan Baik Baik Saja? Bagaimana Jika Mereka...Tidak Tidak! Aku Harus Berpikir Positif! Tidak Ada Gunanya Aku Berpikir Seperti Ini! Yang Paling Penting Adalah Menyelamatkan William, Semangat Aria!" Gumam Aria Sambil Berjalan Mencari Pusat Penelitian Sihir. Saat Dia Sedang Berjalan-Jalan Tiba Tiba Pengawal Kerajaan Mengepungnya, Dan Aria Pun Terkejut "A-Apa?! Apakah Penyamaran ku Terbongkar?!" Gumam Aria. "Yelestia Trianscope, Kamu Ditangkap Atas Pelanggaran Menggunakan Energi Sihir Ditempat Umum, Tidak, Lebih Tepatnya... Aria Florestia De Gardenia" Kata Seseorang Dari Kejauhan, Aria Yang Terkejut Pun Bertanya Dalam Hatinya "Bagaimana Dia Tau Namaku?! Dan Siapa Dia?!" "Lama Tak Berjumpa, Nona Aria" Orang Itu Menyapa Aria Dengan Wajah Tersenyum. "Si-Siapa Kau?!".

__ADS_1


"Nona Aria, Anda Benar-Benar Melupakanku? Betapa Kejamnya Anda..." Kata Orang Tersebut, "Jawab Dulu Siapa Kamu!!" "Namaku Hemlock der Mörder, Teman Anda, Atau Lebih Tepat Disebut... Sahabat Masa Kecil" "Sa-Sahabat Masa Kecil?! Hei Tunggu Dulu! Apa Maksudmu Sahabat Masa Kecil...?!"


-BERSAMBUNG-


__ADS_2