
"Nona, Sylvian Adalah Anak Pemimpin Dari Hewan Spirit Geist Leopard, Yang Tak Lain Adalah Pelayan Nona, Bisa Dibilang Seperti Bodyguard, Dia Adalah Makhluk Spirit Yang Sudah Lama Dicari Kerajaan, Jika Dia Sudah Tertangkap Maka..." "Hemlock, Antarkan Aku Ke Tempat Penahanan Makhluk Spirit Itu Segera!"
Sementara Ditempat Sylvian, Dia Sudah Selesai Menyembuhkan Adik Aria, Walau Masih Belum Sadar. "Sekarang, Aku Harus Kabur, Dan Membawa Nyonya Aria!" Gumam Sylvian. "Kemana Kamu Akan Kabur, Geist Leopard Yang Langka?" "Suara Ini..." "Lama Tak Berjumpa Ya, Sylvi" "KAU PENGKHIANAT SIALAN!" Teriak Sylvian Dengan Emosi Tak Terkendali. "Woah Woah, Tenang, Jika Kau Mendekat Sekali Lagi, Maka Nyonya Kesayanganmu Akan Mati Ditanganku" Kata Orang Itu Sambil Mencekik Aria "Sylvian- Uhk! Jangan Peduli- Aghh! Kan Kata²... Nya! Ugh!" Kata Aria Sambil Menjerit Kesakitan. "Wah...Kau Berani Sekali Memberontak, Ya Nona". "Kau Sialan...Lepaskan Nyonya Aria!!" "Sylvian Awas!!!" Teriak Aria Untuk Memperingati Sylvian. Tiba-Tiba Ada Seseorang Yang Datang Dan Merebut Aria Dan Sylvian Dari Genggaman Orang Asing Itu.
SWOOOOOSH!
"Akhirnya Pengkhianat Kerajaan Ini Datang Juga, HEMLOCK DER MÖRDER"
__ADS_1
"Hei...Lepaskan Tangan Kotormu Dari Teman Dan Nonaku" Kata Hemlock Dengan Wajah Suram. "Hei Tenanglah, Aku Takkan Membunuh Mereka, Tapi Bagaimana Jika...Aku Mengambil Kekuatan Spiritual Mereka?" Kata Orang Tersebut Dengan Wajah Tersenyum Jahat. "Ternyata Benar, Itu Kau Kan, Carlos Der Mörder" Kata Hemlock Dengan Wajah Yang Seolah Mengatakan Bahwa Ia Membencinya.
"Hahaha...Kau Masih Mengingatku Ya, Adikku Tersayang?" Kata Carlos Sambil Cekikikan. "Tch! Tutup Mulutmu, Pecundang Brengsek!"
"Hei Hei, Jangan Kasar Padaku, Aku Adalah Kakak Kesayanganmu, Bukan?" Kata Carlos Dengan Senyum Licik. "Hemlock! Awas Diatasmu!" Teriak Aria Memperingati Hemlock.
"Nona, Kita Pergi Sekarang?" Tanya Hemlock Ke Aria. "Hemlock Kau Bisa Bawa Adikku?" "Tentu, Nona" "Nyonya Aria Tunggu!" Teriak Sylvian, "Sylvian?! Kau Tidak Apa Apa?!" Kata Aria Dengan Wajah Khawatir. "Nona, Kita Tak Bisa Kembali Ke Hutan Celandine Dulu, Pada Saat Siang Hari, Hutan Celandine Selalu Dikelilingi Oleh Pengawal Kerajaan, Ini Sudah Terjadi Sejak Nona Pergi Ke Wilayah Manusia" Jawab Sylvian, Walaupun Pengawal Itu Berada Setiap Siang Hari Di Hutan Celandine, Tetapi Mereka Tidak Akan Ada Disana Jika Ada Sesuatu Yang Terjadi Di Wilayah Manusia "Jadi Kita Harus Memancing Keributan Ya..." "Iya, Nyonya, Setidaknya Keributan Yang Bisa Menjadi Berita Besar Di Seluruh Negara Disini" "Baiklah "Hemlock, Maaf Kami Akan Menggunakanmu Dan Nyonya Aria Sebagai Umpan" "Baiklah, Sylvian, Jadi Apa Rencananya?"
__ADS_1
Setelah Menyusun Rencana, Aria Dan Hemlock Pun Memulai Rencana Dengan Menyamar Sebagai Count Columbine Teare Geranium Der Coriander (Plis Namanya Aneh Banget Wkwk) Dan Countess Magnolia Rosemary, "Hei, Hemlock Kau Nggak Akan Macam Macam Kan?" "Tidak Akan, Nona" Tiba Tiba Telinga Aria Berdengung, Dan Ia Pun Sadar Bahwa Itu Sinyal Dari Sylvian, Dan Mereka Pun Memulai Rencananya.
Akting Dulu Ya Wkwkwkwk
"Agh!" "Heh Kau Hanya Cunguk Kecil Yang Bisa Merangkak Ditanah Dan Menerima Hasil Dari Kerja Keras Kakakmu, Kan? Mirip Sekali Seperti Parasit" "Tolong Lepaskan Aku..." "Diam Kau!" "Ugh! Uhk- Agh!" "Apa Yang Terjadi? Tadi Kau Menantangku, Kan?" "Kembalikan...Kakaku..." "Hah? Apa Aku Salah Dengar? Kakakmu Itu Membencimu, Dan Kau Mau Memintanya Tinggal Bersamamu? Mimpi!" "Tapi Aku-" "Aaaa!". Semakin Lama, Semakin Banyak Orang Disana Yang Heboh Membicarakannya. Sementara Sylvian Bertugas Untuk Membuat Pingsan Para Pengawal Dan Membawa Salah Satunya Ke Hutan Celandine Untuk Di Interogasi.
Beberapa Saat Kemudian, Aria Dan Hemlock Berhenti Berakting Dan Segera Pergi Pada Arah Terpencar Agar Tak Dicurigai. "Nona Maaf Yang Tadi...Aku-" "Tidak Apa, Hemlock, Lagian Aku Bisa Menyembuhkan Diriku Sendiri". Kemudian Sylvian Datang Dan Mengabarkan Bahwa Hutan Celandine Sudah Tidak Dikelilingi Oleh Pengawal Lagi. "Bagus, Kalau Begitu Ini Sudah Saatnya Kita Kembali" Kata Aria. Di Tengah Perjalanan Tiba Tiba William Bangun, Dan Mengatakan "Ka-Kak Dimana- Kamu...?" Aria Pun Menolah Dan Melihat William Sambil Menyebut Namanya, "William...?"
__ADS_1
~BERSAMBUNG~