The Smoker

The Smoker
episode 12


__ADS_3

Kebahagian, terlukis dari raut wajah mereka yang terang bersinar, atas keberhasilan mereka hari ini, senyuman mereka tercurah menghiasi indah nya malam yang bertabur bintang .


Lintang yang sedang berjalan disamping Arga lantas menyikutnya, dan memberikannya pujian. bahwa penampilannya sangat luar biasa.


begitu pun juga Debby yang berada disebelah nya karna Arga berjalan ditengah tengah mereka, memberikannya pujian juga.


namun Arga yang rendah hati pun, hanya melemparkan senyuman dan memuji balik mereka, bahwa ia tidak bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan mereka.


hari ini berhasil karena berkat bantuan kalian semua, aku hanya melakukan hal kecil hari ini .


Lintang pun memegang bahu Arga dan juga Debby hingga membuat suatu lingkaran kemudian ia berkata,


*baiklah hari ini kita berhasil dan perjalanan kita masih sangat panjang, kita harus tetap semangat untuk meraih impian kita . ini adalah awal dari perjalanan karir kita .


ingat satu hal setelah kalian sukses nanti jangan pernah melupakan orang2 yang sudah membantu kalian dalam perjalanan .


kalian mengerti...


mereka mengangguk,


baiklah, kita lakukan salam kebahagian,


mari kita satukan ke 5 jari kita*,


kemudian mengangkatnya dan berteriak ....


bintang besar telah bersinar ....


mereka pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju kediaman mereka, lintang mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya, yaitu sebungkus rokok, dan membagikannya bersama Arga .

__ADS_1


mereka sangat menikmati kebahagian mereka, berjalan ditempat yang sunyi ditemani oleh sebatang rokok yang membuat pikirannya semakin damai .


tiba tiba mereka melihat sekumpulan asap yang begitu tebal dari arah kediamannya, mereka pun terkejut dan lari menghampiri lokasi tersebut.


asap apa itu, seperti nya dari arah tempat tinggal kita .


jangan jangan ....


mereka pun lari sekuat tenaga, setelah sampai ternyata memang benar dugaan mereka, rumah yang mereka tinggali kini habis terbakar api yang melalap nya.


lintang hanya bisa melotot, memegang kepala dengan kedua tangannya, melihat rumah nya yang habis terbakar sedang Arga memegang mulut nya dengan rasa yang sedih sekali, sedang Debby tak kuasa ia menangis sekencang kencangnya nya , karna tempat itu sudah lama ia tinggali bersama kakaknya, dan satu satunya peninggalan orang tua mereka .


Debby yang sudah memuncak emosinya, kemudian ia lari menghampiri api tersebut enatah apa yang dipikirkannya, Arga dan lintang pun terkejut melihat tingkat Debby.


Arga langsung lari menggapainya,ia berhasil memegang tangan Debby , namun Debby berontak memukuli Arga ,


Arga hanya bisa terdiam tanpa kata, melihat air mata Debby yang mengalir membasahi pipinya, ia juga menahan rasa sakit karena terkena pukulan Debby.


ia bingung harus berkata apalagi terhadap Debby, ia pun memberikan diri untuk memeluknya, sampai Debby menghentikan pukulannya dan menyudahi air matanya,


Debby pun, tak sadarkan diri , dan pingsan dipelukan Arga .


deb bangun debb, lintang Debby tak sadarkan diri, bagaimana ini. ujar Arga.


biarkan saja nanti juga dia bangun sendiri, dia hanya mengalami kelelahan dan sock melihat rumahnya terbakar .


argapun duduk , dan memangku Debby yang sedang mengalami tak sadar diri, ia memandang nya dalam dalam serta mengusap rambutnya .


di dalam hatinya ia berkata:"Kamu harus kuat yah Debby".

__ADS_1


sementara orang orang masih berusaha memadamkan rumah mereka yang terbakar, lintang pun ikut serta memadamkannya, sampai mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi tersebut.


tak lama dari itu mobil pemadam pun datang dan para pemadam , langsung turun dari mobilnya dan memadamkan kobaran api tersebut .


tidak ada satu barang PUn yang tersisa dari kebakaran tersebut, semuanya rata dilalap api, terlintas di benak lintang pada saat itu, bagaimana kebakaran ini bisa terjadi, padahal tidak ada satu bendapun atau barang yang bisa menimbulkan kebakaran dirumahnya.


namun dia berusaha untuk berpikir positif, bahwa semua ini memang harus terjadi di dalam kehidupan nya .


*kediaman para preman.


Jay adalah seorang pimpinan preman di wilayah tersebut, ia sedang duduk dikursi dengan rasa santay, sepertinya ia sedang menantikan seseorang .


dan tidak lama kemudian ada dua orang yang menghampirinya, dua orang tersebut adalah kedua anak buahnya ,


bagaimana tugas kalian,ujar Jay. lancar bos ketiga bocah tengik itu sekarang sudah tidak memiliki rumah lagi,


hahahaha bagus bagus ,


kalian akan mendapatkan bonus hari ini,


kedua anak buahnya pun merasa senang dan berterimakasih banyak kepada Jay.


alasan Jay membakar rumah lintang itu karna, beberapa hari ini mereka tidak pernah terlihat di jalanan, apalagi memberikan setoran rutinan nya hal itu tentu sangat merugikan Jay sang pemimpin para preman, dan membuat ia marah, akhirnya ia mencari tahu tentang lintang kepada teman teman yang lainnya , lamtas ada yang memberitahunya bahwa kini lintang sedang mengalami kemajuan ia mulai pindah haluan dari tadinya pengamen jalanan sekarang ia menjadi pengamen restoran.


mendengar hal tersebut tentu Jay merasa kesal, karna lintang sudah memiliki banyak kemajuan dan tentunya memiliki banyak uang, pikirnya. tapi tidak pernah memberikan jatah padanya .


itulah alasan Jay yang membuat ia tega membakar rumah lintang dan juga Debby .


permainan Jay sangat lah licik , ia tidak diketahui aksinya sama siapapun, hingga kebakaran ini, dianggap hanya kebakaran biasa akibat konsleting listrik dirumah tersebut .

__ADS_1


__ADS_2