The Smoker

The Smoker
episode 2


__ADS_3

Arga sangat terkejut mengetahui nominal ongkos yang harus dibayarnya rp.500000,00 .


mana uangnya hanya ada pas pasan dalam hati Arga, kalau ini dikasih semua dia bingung mau makan pakai apa kalau tidak dikasih urusannya akan panjang.


tanpa pikir panjang argapun memberikan uang sesuai yang dipinta oleh bapa tersebut.


bapa tersebut pun langsung pergi


Arga:" tunggu pa, yahhh'"


motor itupun melaju sangat kencang , Arga sudah tidak mau memperdulikan lagi uangnya yang penting ia sudah sampai ditempat tujuannya tersebut .


ia pun mulai melangkahkan kakinya dan masuk ke dalam tempat tersebut.


terlihat seorang wanita sedang duduk di meja pelayanan. Arga pun tidak berpikir panjang dan langsung menghampiri wanita itu serta menanyakan dimana ruangan tempat manager nya tinggal.


" apakah ada yang bisa saya bantu?ujar wanita tadi.


Arga :" saya ingin bertemu dengan manager di tempat ini.


wanita:" apakah anda sudah memiliki janji dengan pa manager?


Arga :" tidak ada janji mba", tapi kumohon pertemukan aku dengan beliau .


wanita:" bentar saya telphone dulu.


lantas manager itu pun penasaran dengan siapa orang yang sangat ingin bertemu dengannya dan ia pun memperbolehkan memasuki ruangannya.

__ADS_1


wanita tersebut lantas mengantarkan Arga ke tempat manager tersebut


permisi pa


terdengar dari dalam seseorang telah mengijinkannya masuk


" yaa, masuk"


wanita: Ini pa seorang remaja yang mencari ruaNgan bapa kemudian ia pergi lagi.


silahkan duduk .


Arga merasa takjub melihat ruangan sang manager tersebut dilengkapi dengan fasilitas fasilitas yang sangat mewah.


" whhooaahh keren sekali"


sekali lagi sang manager bertaNya:


apakah ada yang bisa saya bantu?


kemudian argapun menjawab seraya terkejut


oh iya pa, bagaimana?


apa aku melewatkan sesuatu?


maklum saja baru pertama kali melihat fasilitas semewah ini di ruang kantor ny.

__ADS_1


" begini pa, saya adalah seorang musisi saya datang kesini bermaksud untuk rekaman dan bapa boleh melihat ini , ini adalah sebuah karya karya yang telah saya tuliskan .


sang managerpun melihatnya dengan cermat , dia sangat menyukai Karya kaRYa Arga dan dia sangat memuji Arga bahwa dia adalah musisi yang luar biasa.


Arga mendapat pujian dari manager tersebut namun sang manager mengembalikan karya karya Arga dan ia juga berkata bahwa ia tak mau menerima nya disini .


" saya minta maaf sebelumnya , saya akui karyamu bagus tapi kami tidak butuh semua itu."


Arga:" kenapa pa"?


hehehehe, sang manager tersenyum.


" ini adalah sebuah hotel bukan dapurnya rekaman, seandainya kami membutuhkan seorang musisi untuk acara dihotel kami biasanya kami mengundang band bukan solois.


mendengar semua itu Arga merasakan pedih yang teramat dalam dari lubuk hatinya, ternyata usahanya belum menemui hasil,


lantas ia kepikiran omongan orang orang desa bahwa Jakarta memang kejam dan tak semudah yang ia bayangkan mencari pekerjaan dijakarta .


iapun pamit dengan perasaan yang sedih bercampur malu, setelah itu ia bimbang karena tidak tahu kemana lagi ia harus melangkahkan kakinya.


ia berjalan sempoyongan dengan keadaan lemas , tatapan matanya kosong , keputus asaan yang ia rasakan sekarang .


ia berpikir apakah ia harus kembali ketempat asal nya atau melanjutkan cita citanya menjadi seorang musisi yang terkenal ...?


ikuti terus kisahnya jangan lupa like dan comment nya


karna itu semua berarti untuk sipembuat karya

__ADS_1


__ADS_2