
tengah malam di Keluarga Duke Angrick, kamar celesia. dia menatap langit-langit kamarnya dia menghela kan nafasnya
“Sudah 6 tahun aku di dunia ini, apakah paman dan bibi baik-naik saja?, aku merindukannya” ucapnya. dia mencoba menutup matanya dan terlelap karna lelah
Pagi hari semua orang sedang menyiapkan tuan mereka untuk pergi ke acara kedewasaan putra mahkota kerajaan light
Tok
Tok
Tok
Suara ketukan pintu membangunkan seorang gadis yang terlelap di kasurnya yang nyaman
mendengar tidak ada jawaban dari Nona mereka, mereka langsung membukanya dan membangunkan Nona mereka
“Nona waktunya bangun” Ucap salah satu pelayan
celesia terbangun dan pelayan langsung membawa air untuk mencuci muka Nona mereka
“Nona hari ini Nona Harus bersiap untuk pergi ke Acara Kedewasaan putra mahkota, kami di tugaskan untuk mendandani Nona” ucap pelayan tadi dan langsung membawa celesia ke kamar mandi
“Nona, Nona ingin wangi apa untuk pewangi nya” Tanya pelayan yang sedang melihat sabun mandi
“Wangi Bunga mawar saja” Ucap imutnya dengan senyuman yang hangat, sebenarnya itu hanya ekting belakang supaya para pelayan menyukai nya
para pelayan yang melihat itupun ingin mencubit pipi tembem celesia namun di unrunkan karna celesia adalah Nona mereka
...----------------...
30 menit.
celesia sudah selesai mandi, di memakai pakaian dan didandani dengan alami agar wajah Nona mereka tidak Berantakan
para pelayan yang melihat penampilan celesia pun Tertengguh mereka tidak. menyangka bahwa Nona mereka itu cantik meskipun mengunakan bedak sedikit
(Gambar di aplikasi Pinterest)
Dia terlihat cantik dengan membawa Hony nya yang memakai topi
celesia keluar dan melihat kakaknya yang juga memandangnya dia memakai pakaian kapten kesatria
“Kakak Alex, sangat Tampan” ucap Celesia dengan imutnya, Alex tersenyum melihat adiknya
“Kau juga cantik sekali” ucap Alex dengan tersenyum manis
“Kakak jangan goda aku” Ucapnya cemberut dan berlari ke arah ibunya di kereta, Alex yang melihat itu hanya menggeleng kepala, dia berjalan dan naik ke kudanya sendiri
dalam perjalanan Celesia hanya cemberut karna Alex tidak berada di dalam kereta hingga dia bosan dan memainkan bonekanya
...-----------...
Sampainya di istana, para penjaga yang melihat lambang Burung Phoenix keluarga Duke angrick langsung membiarkan kereta masuk
celesia yang melihat banyak sekali kereta kuda kagum dan luasnya kerajaan Light yang di penuhi oleh bunga Warna Kuning bercahaya. Celesia menanyakan nama bunga tersebut kepada Alex yang kebetulan berada di samping kereta kudanya
“kak Alex, nama bunga itu apa” tanya celesia dengan polosnya, Alex tersenyum dan menjawab
“Bunga itu hanya tumbuh di kerajaan ini saja, bunga ini dinamakan Night Flowers, bunga ini akan bercahaya dalam kegelapan, aku sudah melihatnya saat malam loh.. ” ucap Alex dengan nada nakalnya
Mendengar itu Celesia memasang wajah cemberut dan menutup tirai kereta kuda. akhirnya mereka sudah sampai dan waktunya mereka turun dari kereta. Alex memegang tangan celesia dan celesia menyambutnya, begitu pula dengan Ibu dan ayah mereka
mereka berjalan dengan melihat patung serta lukisan yang berada di lorong tersebut dan berhenti di depan pintu
__ADS_1
penjaga langsung berteriak, itu mengagetkan celesia, maklumi dia baru kali ini keluar di luar apa lagi datang di istana
“DUKE LUCS ANGRICK DAN KELUARGANYA MEMASUKI RUANGAN” teriak penjaga tersebut dan pintu besar terbuka menampakan orang-orang menatap mereka, terutama Celesia yang baru pertama kali mereka lihat
Beberapa laki-laki terpana melihat kecantikan celesia yang sangat cantik bahkan mengalahkan Nona Monica Natemon. dari keluarga Duke Natemon
sedangkan di sisi lain tempat dimana para wanita berbincang menjadi heboh karna kedatangan celesia yang di rahasiakan oleh Duke Angrick ternyata sekarang gadis yang sangat cantik bahkan mengalahkan Nona Monica Natemon
Monica yang mendengar itu kesal dan melihat ke arah pandangan mereka dan melihat celesia yang dia gandeng oleh Alex dia juga cukup terpanah melihat kecantikan celesia
Monica Netemon memiliki rambut merah khas Duke Natemon dengan mata biru setengah hijau
dia memang cantik tapi tidak dengan sifat serakah nya itu, dia adalah tunangan {bagi dirinya} putra mahkota, dia memang suka dengan putra mahkota namun sayang putra mahkota yang dingin itu tidak menyukainya dan mengabaikannya
Dia sangat iri dengan kecantikan celesia dan ingin membuat celesia malu di depan yang mulia raja nanti
“Hormat kepada raja” Ucap Duke Lucs dan keluarganya, raja melihat itupun tersenyum dan membalas, matanya menangkap gadis imut dan cantik yang sedang memegang lengan Alex Kapten Kesatria baru
“Duke Lucs, siapa gadis yang di samping Kapten Alex” Tanya raja Light yang sudah berumur tua tersebut
Duke Lucs menatap Celesia yang juga menatap dia juga, Duke Lucs tersenyum dan mengangguk, melihat itu Celesia memberi hormat dan membungkuk dengan elegan
“Hormat Baginda raja, Hamba adalah Anak kedua Duke Lucs Angrick Dan Duchess Malian Angrick, nama hamba 𝘾𝙚𝙡𝙚𝙨𝙞𝙖 𝘼𝙣𝙜𝙚𝙡 𝘼𝙣𝙜𝙧𝙞𝙘𝙠” ucapnya dengan senyum manis dan mundur, saat mundur terdengar teriakan penjaga
“YANG MULIA PUTRA MAHKOTA KERAJAAN LIGHT. LEONIN LIGHT. MEMASUKI PESTA” teriak penjaga
teriakan penjaga mengundang pandangan ke arah pintu dan melihat seorang laki-laki gagah bersama kesatria di belakangnya
(visualnya LEONIN Light)
Dengan gagah dia berjalan dan memberi hormat pada raja
“Hari ini adalah hari dimana kau akan tumbuh dewasa anaku, dan kau akan menjadi seorang raja” ucapnya dan kembali ke singgah sanahnya
Celesia yang menunduk memberikan hormat pada putra mahkota dan mengangkat wajahnya dengan menutup matanya karena takut diapun membuka matanya, mata mereka bertemu dan itu membuat Celesia takut langsung bersembunyi di belakang Alex
Alex yang melihat itupun membungkuk supaya Celesia bisa menaiki punggung nya, dia menggendong adiknya di depan semua bangsawan dan Duke, apalagi Raja. namun bukanya marah, raja malah tersenyum melihat itu
Putra mahkota yang melihat Celesia merasakan getaran aneh di dalam hatinya
Deg
Deg
Deg
‘kenapa denganku’ tanya nya di dalam hati, dia kembali melangkah dan menuju tempat di sebelah raja, ibunya putra mahkota sudah meninggal dan ayahnya (raja) tidak lagi menikah karna sangat mencintai istrinya dia juga memiliki Adik
di sudut lain Monica Netemon sangat kesal dengan Celesia yang bisa memberi hormat dan mengenalkan dirinya, sedangkan dirinya sebagai tunangannya { Halunya sendiri) putra mahkota tidak di sambut ataupun tersenyum seperti tersebut
‘Awas saja kau ya!’ Umpatnya dalam hati
Hari mulai gelap, mereka mengadakan pesta dansa untuk pasangan mereka karna khusus pada malam hari kedewasaan akan dia adakan pesta dansa
disebelah dan tepatnya di sebuah taman, celesia duduk di rumput sambil melihat bunga Light Flowers yang bercahaya,
“sangat indah” ucapnya menyentuh tanaman tersebut
celesia tidak tau kalau ada seorang yang memperhatikan gerak-geriknya dari pertama dia muncul, Entah kenapa dia merasa Senang bertemu dengan celesia
Celesia langsung merubah Rambut dan matanya dengan menyentuh tumbuhan tersebut
Note : kekuatan Perubahan warna mata dan rambut harus menyentuh tumbuhan tersebut kecuali anda memakai mana untuk membuat replika
rambutnya berwarna sedikit cahaya matanya berwarna biru seperti laut, pakaiyanya juga berubah
__ADS_1
wajahnya yang cantik tambah cantik, Pria tadi langsung menampakan diri dan melihat celesia lebih dekat, saat merasakan ada seorang yang melihatnya langsung berbalik, cahaya bulan menyinari wajah Celesia hinga membuat kesan yang indah
pria berambut Hitam pekat dengan mata yang biru Langit, dia memakai pakaian mewah dengan pedang terselip di kananya
celesia yang melihat itu ketakutan pria di depanya, berbeda dengan pria tadi dia menatap celesia dengan wajah sedikit rona merah dengan hatinya yang berdegup kencang
celesia langsung merubah dirinya menjadi sebelumnya dan ingin berlari tapi dia tersandung dan tejatuh hinga kakinya berdarah, pria itu langsung berlari menuju celesia yang kesakitan
dia berjongkok sedangkan celesia hanya menunduk dan memegang kakinya yang tadi terluka, pria itu menyentuh kakinya hinga membuat celesia meringis
“Maaf, apakah sakit” Ucapnya pelan, celesia menganggukkan kepalanya
Pria tadi mengeluarkan sihir cahaya dan mengobati kaki celesia, celesia sedikit meringis namun dia tahan, Setelah selesai kaki celesia kembali seperti semula tanpa bekas luka sama sekali
pria tadi mengangkat kepalanya dan melihat senyum manis Celesia, membuat wajahnya malu. ini pertama kali dia merelasakan perasaan seperti ini
“Terima kasih, Namaku celesia Angel Angrick” Ucap celesia mengulurkan tangan dengan senyum manisnya
“Kau tidak mengenal ku!?” tanya nya balik kepada celesia, sedangkan celesia menatap bingung kepada pria tadi, dan langsung menggeleng kepalanya, pria tadi cukup terkejut dan mengulurkan tanganya
“Namaku Yogi, aku adalah Pengawal putra mahkota” ucapnya berbohong, namun Celesia menganggukkan kepalanya dan meminta agar Yogi tidak membocorkan rahasianya, sedang kn Yogi mengiyakan namun dia harus setiap hari bertemu celesia
“Baiklah..., aku juga tidak punya teman....., t-tapi jangan sampai ayah dan kakaku tau karna itu akn membahayakan mu” ucap celesia dengan khawatir, Melihat itu Yogi hanya mengangguk saja
mereka mengobrol cukup lama hinga sebuah teriakan menghentikan mereka, dengan cepat celesia pergi dan memberi pamitan kepada Yogi
saat melihat Celesia pergi, Yogi tersenyum entah kenapa dia dekat dengan celesia dia merasakan perasaan nyaman yang membuat dia ingin bersamanya terus. sebuah panggilan membuat di tersadar dan berjalan dengan muka dinginya
“Pangeran Leonard Light!!” Panggil seorang kesatria dan meminta bertemu soal Pengangkut kakaknya menjadi raja
...----------------...
Sampainya di sebuah ruangan yang besar, terdapat penasehat dan petinggi kerajaan
mereka semua hadir. mereka berkumpul untuk membuat rapat tentang pengangkatan raja baru dan Ratu yang memimpin kerajaan
Saat Pangeran dan putra mahkota masuk ruangan menjadi hening, mereka duduk di depan hingga semua membungkuk hormat
“Hormat Kami pangeran - putra mahkota” Ucap mereka serempak
“Mulai” Ucap dingin, semua menelan ludah sendiri mendengar itu, Duke Natemon maju
“Saya Duke Kenal Netemon, mengajukan Putri tertua hamba Monica Netemon” ucapnya kini sala satu Duke berdiri
“saya Duke Mufur Poul, mengajukan putri ke dua hamba Lusiana Poul” Ucapnya, Berdiri lagi Seorang Duchess
“Saya Duchess Titania Alexandria, Mengajukan putri tertua saya Fitania Alexander”, Begitu pula dengan para tetingi Duke mengajukan putri mereka
namun tidak ada yang menarik baginya, dia melihat sala satu Duke yang duduk santai meminum Teh yang di sajikan, dia tertarik dan bertanya
“Duke Siapa nama mu” tanya Leonin putra mahkota, Duke tersebut memberi hormat dan memperkenalkan diri
“Nama saya Duke Lucs Angrick yang mulia” Ucapnya seraya tersenyum, Pangeran Leonard yang mendengar margan Angrick langsung menatap pria tadi, dia mengingat bahwa Celesia mengatakan bahwa dia Bermarga Angrick
“Oh, Bukanya anda memiliki anak perempuan?? kenapa tidak mengajukan nya” tanya salah satu Duke yang bernama Linois Fler
Duke Lucs tersenyum dan menjawab
“Jika saya mengambil kesimpulan sendiri, anak saya akan kecewa dengan saya dan saya tidak ingin itu terjadi” Ucapnya seraya tersenyum
“Kau adalah ayahnya, kau bisa mengaturnya buakan?” Tanya Duchess Titania Alexandria
“Nah...., karna saya ayahnya saya tidak ingin anak saya hidup di pernikahan politik itu akan mempengaruhi dirinya, saat ini saya ingin yang terbaik untuk putri saya, baik hari ini maupun di masa depan, bukan karna putra mahkota itu tidak baik, saya ingin putri saja hidup dengan cinta dan kasih sayang” Ucapnya tersenyum, para Duke dan Duchess tersenyum mendengar itu dengan Duke Kenal Netemon
𝙏𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙣𝙤𝙫𝙚𝙡 𝙨𝙖𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙨𝙪𝙠𝙖
__ADS_1