The World Of The Novel : My Lady

The World Of The Novel : My Lady
episod 4


__ADS_3

Setelah berjan-jalan bersama Nathan


Celesia menghampiri kakaknya yang juga bersiap pulang..., Dalam perjalanan Alex bercerita tentang latihanya dan celesia bercerita tentang perjalananya


“Kak Alex selain kesatria kan ada penyihir, apakah kakak punya sihir, seperti mana” tanya Celesia, Alex menatap adiknya yang juga menatapnya dengan muka imutnya


“Para kesatria tidak memiliki mana....., tapi mereka memiliki Qi.., sama seperti mana hanya saja Qi tidak memiliki Element” jelas Alex seraya tersenyum ke adik manisnya itu, celesia mengangguk saja


“Tapi menurut kakak Jika kesatria dan penyihir bertarung.. siapa yang menang?” Tanya celesia dengan seriusnya


“Yah.. tergantung..., sebenarnya jika penyihir itu telat dalam melancarkan sihirnya.., mungkin kesatria akan kalah dan jika kesatria itu bisa membaca arah sihir itu maka penyihir akan kalah telak..., jadi maksud kaka penyihir dan kesatria itu seimbang” jelas Alex panjang lebar, celesia mendengar itu dengan serius dan terus mengangguk kepalanya


Akhirnya mereka sampai di rumah


Celesia langsung masuk di kamarnya karna lelah


dia menghempaskan tubuhnya di kasur dan menutup matanya lelah sekali baginya mungkin tidur akan mengisi kembali energinya


...---------------...


Di sebuah istana yang megah


Dikamar yang berwarna abu-abu yang sangat elegan


Terdapat Seorang yang tengah bersandar di kasur empuk yang besar


masuk seorang kesatria dengan lencana naga Biru


“yang mulia.., kerajaan Light mengundang anda menghadiri acara pengangkatan raja baru..., kerajaan elf juga akan datang..., apakah anda ingin menolak atau menerima Undang itu yang mulia” ujar sang kesatria kepercayaan nya dengan pajang lebar


“Hmmm...., Terima saja Luiz” Ujar pria yang di panggil yang mulia tersebut dengan dinginnya.., dia sedang sibuk dengan buku di tanganya


“Apakah anda ingin pergi dengan selir Yuna” tanya pelan kesatria tadi


Bruuk


buku yang di baca pria tadi langsung di tutup dengan kasar, dia memandang kesatria yang bernama Luiz tadi dengan pandangan membunuh


“Jal*** itu yaa..., biarkan saja dia ikut” ujarnya dengan dingin


“B-baik yang mulia” dengan terbata-bata sang kesatria itu langsung pergi setelah memberi hormat


‘melihat yang mulia seperti itu, membuatku merinding..., apa yang dilakukan selir Yuna’ batinya mengidik ngeri


setelah Kesatria Luiz pergi, pria tadi langsung baring dan tidur


di dalam mimpinya terlihat seorang wanita yang sedang menaiki tubuh pria tadi, wanita cantik dengan pakai ya seksi


dia mendekat ke telingga pria itu.., sedangkan pria itu menyuruh pergi.., apa yang di lakukan wanita itu hingga sang pria tadi lemas dan matanya bergairah


“Yang mulia ku tersayang.. kau akan menjadi miliku malam ini” Bisik sang wanita dengan menggoda


“Yuna Rocco Aku bilang pergi huh huh” dengan penuh tenaga dia membentak


Dengan keringat yang bercucuran pria tadi bangun dari mimpinya ’Mimpi sialan itu lagi’ batinya


dia bangun dari tidurnya dan berjalan ke arah kamar mandi


Pria tadi adalah seorang raja di kerajaan Alban (putih) dia berusia 15 tahun.., cukup muda untuk memimpin kerajaan yang besar tapi dia sudah membuktikan kalo dia bisa memimpin kerajaan di dalam tanganya hingga menjadi makmur


dia keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian


kebesaran nya



...------------------...


Seminggu kemudian dimana hari pengangkatan putra mahkota menjadi raja baru..., kerajaan night sibuk dari kemarin membuat pesta pengangkatan putra mahkota Leonin light dengan meriah. hubungan persahabatan Celesia dan Leonard semakin Erat


di tengah kesibukan


terlihat seorang gadis yang sedang memilih pakaian untuk di pakai di acara nanti dia harus terlihat cantik dari yang lain yang pertama dia pikirkan adalah celesia..., gadis sialan yang ingin merebut putra mahkotanya itu


dia adalah Monica Netemon


Nona yang katanya yang tercantik di kerajaan kini sudah di bawah Celesia

__ADS_1


dia sangat kesal dengan celesia yang mengambil yang harusnya miliknya


“Celesia.. lihat saja kau aku akan membuatmu malu” Cumang nya dengan senyum liciknya


...------------------...


“Haciiih” bersin celesia yang sedang memilih baju juga, para pelayan yang melihat itu panik dan langsung Menghampiri celesia


“Nona apakah nona sakit” Ujar pelayan yang terlihat khawatir dengan nona nya itu


“Tidak mungkin aku hanya Bersin saja” dengan senyum paksa celesia mengatakannya, para pelayan bernafas lega dan melanjutkan pekerjaanya


Celesia memilih pakaian berwarna Ungu yang indah,, jika dia memakainya makan dia akan terlihat seperti seorang berusia 14-15 tahu


Dia tidak sabar malam ini.., bukan karna pengangkatan putra mahkota tapi dia ingin melihat Flowers Night yang bersinar pada malam hari


dia kemudian berjalan di taman mawarnya dia berjalan lurus kemudian dia melihat sebuah labirin bunga mawar yang indah, dia berjalan ke arah labirin dan melihat sebuah patung Phoenix yang indah


dia mendekat kemudian menyentuh patung itu


“Indah sekali, aku tidak sabar 5 bulan lagi untuk melihat Phoenix dan naga bentuk apa meraka, aku sangat menantikan ya...., tempat ini sangat jauh dari rumah..., aha! aku akan menjadikan tempat ini tempat rahasiaku” dengan penuh semangat dia duduk di dekat patung itu dan memainkan bonekanya


Surya mulai menghilang dari langit di gantikan oleh bulan yang indah


Celesia segera memakai pakaian dan dirias oleh para perias profesional kali ini memakai Mek'up untuk terlihat cantik


setelah berdandan celesia bersiap memakai pakaian yang dia pilih dengan hiasan kepala bunga berwarna biru yang indah


bahkan penghias dan perancang terpukau karna kecantikan celesia. mereka memuji celesia hingga membuat celesia malu



(telinga nya anggap saja telinga biasa😅)


celesia keluar kamar dan melihat kakak dan orang tuanya yang sedang tersenyum


ibunya mendekat dan memeluk anaknya, akhir-akhir ini dia tidak bisa melihat anaknya karna melakukan perjalanan ke perbatasan dengan Suaminya


mereka menaiki kereta kuda


mereka berbincang-bincang tentang perjalanan mereka


“ibu jangan mengoda ku ibu” Dengan imut celesia berkata, ibunya hanya tertawa bersamaan dengan ayah dan Alex yang berkuda di sebelah kereta


mereka akhirnya sampai di istana


mereka melihat kuda-kuda bertambah banyak dari upacara kedewasaan


Banyak lambang keluarga-keluarga di depanya


dan yang menarik adalah tiga kereta kuda yang lebih besar dari yang lainya. lambang mereka sangat indah : Serigala, tumbuhan, Naga


‘wah istana tambah cantik.., dan bunga semakin banyak.., cantiknyaaa’ gumang celesia dengan wajah yang berseri-seri


mereka menunggu untuk masuk ke dalam karna antriannya sangat panjang


celesia melihat semua orang yang terlihat cantik dengan gaun mereka, celesia tidak sadar diri kaulau dirinya cantik


“Kak Alex, apakah ada orang yang menyukai kakak, maksudku yang suka dengan kakak gituh” tanya celesia Alex yang mengendarai kuda di samping celesia


“T-tidak ada, kakak kan kapten Kesatria jadi tidak ada yang menyukai ku” bohong Alex sebenarnya setiap kali dia berlatih pasti akan ada wanita yang mengganggu dirinya yang beristirahat, walaupun dia bersikap dingin


“Begitukah, sayang sekali kakak kan tampan, lembut dan suka senyum” ucap celesia dengan bingung dia menaruh telunjuk nya di bibir mungil nya..., ayolah celesia dia hanya tersenyum hangat di depanmu dan keluarganya dan bersikap dingin dan kejam di depan orang lain


Alex tersenyum canggung mendengar perkataan adiknya, dia merasa seperti seorang yang menghianati adik kecil nya


mereka akhirnya giliran mereka yang masuk


sebelum mereka masuk, para prajurit memberi sebuah topeng yang cantik untuk di pakai


...------------------...


Di istana tempat di mana pesta di selenggarakan semua tamu sudah hadir kecuali tuan rumah yang mengadakan acara ini


Pintu besar terbuka tampak sebuah keluarga dengan elegan berjalan ke arah pesta


semua mata memandang dengan takjub karna bisa melihat keanggunan pada keluarga itu meskipun mengunakan topeng

__ADS_1


celesia melihat semua orang memandangnya langsung menarik tangan Alex


Alex yang melihat adik malu langsung tersenyum


menggandeng dan duduk di kursi yang tersedia


celesia melihat semua orang yang ngobrol dan tersenyum bahagia


Celesia melihat ada seorang perempuan orang menuju ke arah meja mereka dia tersenyum dan menyapa sang ibu mereka terlihat akrab dan saling tersenyum


“Oh sahabatku yang bodoh akhirnya aku melihatmu lagi” Ucap Ibu dengan senyum


“Oh sahabatku yang gila kau saja yang baru kelihatan” ucapnya dengan senyuman polosnya


‘Mereka saling memuji atau saling menyindir’ Batin celesia dengan senyum canggung nya


wanita tadi langsung memandang celesia dengan teliti dan nampak berpikir


“Oh iya bukanya kamu anak kedua Liana ya” Tebaknya dengan ekspresi senangnya sedangkan celesia hanya mengangguk saja


“Kamu namanya c-celesia” sambungnya dengan enggukan dari celesia


“kamu sudah besar, tante ini Namannya Tania Marita dari Kerajaan Alban” ucapnya dengan senyum mengusap kepala celesia


sebenarnya ibu nya celesia adalah bangsawan biasa di Kerajaan Alban sama seperti temanya ini mereka hidup bersama saat kecil hingga Duke Marita jatuh cinta dengan Tania lalu menikah


Maliana menghadiri pernikahan mereka hingga bertemu dengan Lucs yang jatuh cinta pandangan pertama


mereka berbincang hinga Pintu besar terbuka lagi


tampak keluarga kerajaan yang masuk


mereka terlihat gagah apa lagi putra mahkota dan Pangeran


celesia Tertengguh melihat pangeran yang mereka panggil


‘Bukanya itu Y-yogi’ batinya dengan perasaan bimbang bagaimana tidak bimbang dia sudah memperlakukan Yogi maksudnya Pangeran Leonard dengan tidak sopan. bagaimana ini gelisah nya


Pandangan celesia dan Leonard bertemu dengan celesia, dengan cepat celesia menundukkan kepalanya takut, Bagaimana jika pangeran Leonard memerintah kan memegal kepalanya dan yang paling dia takuti adalah dia membawa keluarganya juga, dia tidak ingin itu terjadi


dia mengigil karna takut dia melihat kakaknya yang sedang memandang ke depan sama seperti orang tuanya


dia menarik sedikit baju kakaknya, Alex moleh kebawa melihat adiknya yang melihat dengan raut yang takut, dia berjongkok dan memegang wajah sang adik


“kamu kenapa? kamu capek? kamu sakit? atau ada yang gangu kamu” Tanya Alex dengan panik, celesia menggeleng kepalanya


“Kak lex, aku ingin keluar sebentar, aku ingin lihat Flowers Light” ucap celesia dengan topeng senyuman, Alex yang tidak percaya hanya mengganguk saja


celesia menyelinap semua orang dan pergi ke taman dulu yang pernah dia lihat


dia duduk di tengah bunga dia melihat sekeliling dengan sedih, dia masih kepikiran tentang pangeran Leonard yang menyamar menjadi Yogi


Dia yang melamun karna kesedihan yang tidak tau kalu Leonard yang sedang memandangi nya dengan perasaan ragu, dia sudah menyiapkan dirinya untuk ini karna kebohongannya tetap terungkapkan


“Celesia” ucap Leonard yang sedang memandang ke arah nya, celesia mereka terpanggi langsung menoleh dan menepati Leonard yang memandangi nya


Celesia langsung berdiri dan memberi hormat pada pangeran Leonard


melihat itu Leonard merasa sakit hati nya dia mendekat ke arah celesia belum sempat Leonard menyentuh nya dia mematung saat mendengar kata-kata celesia


“yo- maksud ku, yang mulia pangeran mohon maaf atas kesalahan hamba saya pantas di hukum tapi tolong lepaskan keluarga saya, mereka tidak bersalah dan mohon jangan temui saya lagi” dengan keberanian yang tersisa dia berkata dengan air mata yang turun


Leonard yang melihat itu hanya mengepalkan tanganya dia tidak suka melihat celesia seperti itu dia mendekat ke arah celesia dan mencekam bahu celesia, celesia meringis karna Leonard mencekam nya dengan kuat


“Katakan sekali lagi” ucap Leonard pelan namun penuh dengan emosi


“Katakan!!” bentaknya kini dia benar-benar tidak bisa menahan amarahnya


celesia makin menundukkan kepalanya mendengar bentakkan Leonard


Leonard menarik celesia kedalam pelukanya


“aku mencintaimu” ucapnya pelan mempererat pelukanya dari dulu dia ingin mengatakan ini namun dia menahan karna takut celesia menjauhinya


 


𝙠𝙤𝙠 𝙨𝙚𝙥𝙞𝙝 𝙮𝙖 😢

__ADS_1


𝙣𝙜𝙖𝙠 𝙥𝙖𝙥𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙩𝙞𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖 😄


__ADS_2