
Celesia dan Leonard langsung memandang Lorenzo. celesia berusaha untuk melepaskan pelukan Leonard. tapi Leonard semakin mempererat pelukanya
dia memandang Lorenzo dengan sinis. sebuah tatapan yang mengatakan bahwa celesia miliknya. sedangkan Lorenzo tersenyum yang bermakna. dia bukan milikmu tapi akan menjadi miliku
mereka saling bertatap tajam. Celesia yang merasa suasananya menjadi panas dia hanya menunduk
“Mmm... pangeran Leonard kenapa kamu ada disini” ucap celesia. Leonard memandang celesia, dia langsung cemberut, ‘wanita yang tidak peka‘ batinya
celesia yang melihat wajah imut Leonard langsung memegang pipi Leonard, dan
Bluus
Wajah Leonard kini sangat memerah, dia memandang celesia yang memainkan pipinya, dia menoleh kearah Bibir mungil yang mengoda itu, ‘tahan Leonard dia masih kecil ok, masih kecil’ batin Leonard
Lorenzo yang melihat kemesraan kedua insa itu langsung tersenyum dingin, dia menarik kerah baju belakang Leonard yang sedang melamun
“Lady Celesia bukankah kau sakit, jadi beristirahat lah, supaya sembuh” ucap Lorenzo dengan senyum manisnya
“eh?. baiklah” celesia sedikit kaget dan mengangguk saja
Lorenzo membawa Leonard yang sudah sadar dari lamuanya, Leonard berusaha memberontak dan akhirnya pintu tertutup
Leonard menatap tajam Lorenzo
Lorenzo tersenyum dingin ke arah Leonard
__ADS_1
Para kesatria dan penjaga yang melihat itu sedikit menjauh karna aura dari kedua pria itu
...-----------...
di sebuah rumah keluarga Netemon, tepatnya sebuah kamar Nona Monica Netemon, kamar yang sudah Seperti kapal pecah, barang berserakan dimana-mana
Monica sangat marah pada celesia, dia sangat benci.
celesia selalu merebut apa yang dia inginkan.
“Ini tak akan kubiarkan. wanita ****** itu harus di singkirkan. dia selalu merebut apa yang harusnya aku miliki” ucap Monica dengan senyum iblisnya
“Virgon!!!” teriak Monica. memanggil bawahannya.
beberapa saat kemudian pintu terbuka seorang pria masuk dengan wajah dinginya, dia membungkukkan badan
“Kau bisa sihir?” tanya Monica dengan tatapan mengerikan. Virgon menganggukkan kepalanya. Monica tersenyum mengerikan
dia mendekat ke arah Virgon dan berkata pelan
“Ini perintah dariku. Bunuh Anak keluarga Duke Angrick yang bernama Celesia, atau culik dia dan siksa sampai dia mati” Ucap Monica dengan kekehan gilanya
“Baik nona” ucap Virgon dan langsung menghilang dari pandangan Monica seperti angin
“Celesia celesia ini karna kau sudah menyinggung ku Hahaha” dengan gila Monica tertawa. Entah kapan celesia menyinggung nya
__ADS_1
...________...
Kini langit sudah berwarna Jingga. celesia bersiap untuk pulang kerumah nya karna takut keluarganya kawatir denganya. dia pulang dengan Leonard Pria itu tidak pulang dia terus menemani celesia dia Penginapan Lorenzo
dia sudah mengatakan akan pulang sendiri namun Sifat keras kepala Leonard tingkat dewa, sungguh tak bisa di bantah, dan akhirnya dia mengantar Celesia pulang
Di kereta kuda hanya hening yang terjadi, kini Leonard mulai menanyakan soal Tadi malam
“Kenapa kamu terluka” tanya Leonard. dia memang sudah tau tapi dia ingin mendengar langsung dari mulut celesia
celesia bungkam dia mencari alasan yang tepat untuk menjawab Lidahnya Kaku seketika
“Emm a-ku terpeleset” jawabnya gugup, celesia benar benar tidak bisa berbohong
“terus tanganmu kenapa” tanya Leonard dengan dingin
“I-itu mung-” belum sempat celesia menjawab. Leonard langsung memotongnya
“Jangan berbohong!! aku tau kalau Monica Netemon kan yang menyakitimu!!” bentak Leonard
celesia langsung Bungkam, dia menunduk kepalanya karna takut dengan tatapan Leonard.
Leonard Menghelafkan nafas dia mememeluk celesia dengan lembut berkata
“Kalau ada seorang berusaha menyakiti mu, kamu harus lawan jangan biarkan seseorang menyakitimu lain kali. mengerti!” Ucap Leonard dengan lembut
__ADS_1
Celesia mengangguk saja dan diam