
Pagi hari dirumah Keluarga Duke angrick
para pelayan menyiapkan makanan untuk tuan mereka
Kamar celesia
Seorang gadis yang sedang bermimpi indah dengan kasur empuknya, hingga sebuah tangan membelai rambutnya
Celesia terbangun dan melihat seorang pria tampan yang tersenyum manis
Celesia cepa-cepat duduk dan Berkedip berkali-kali untuk melihat apakah ini nyata atau tidak namun ternyata ini bukan mimpi, langsung saja celesia mengambil ancang-ancangan untuk berteriak
Dengan cepat pria tadi menutup mulut celesia dengan tanganya
“Sssst.., aku Yogi” Bisiknya pelan, celesia menenggok ke atas dan menepati wajah pria tampan yang tersenyum
“K-kenapa kau ada disini? nanti kalo ada yang melihatnya” Ucap celesia mengambil jarak dari Yogi
“Kau tidak ingat kemarin malam, aku mengatakan akan menemuimu setiap hari” Ucap Yogi yang duduk di kursi sebelah celesia
“Tapi t-tidak di pagi hari juga, nanti orang-orang akan melihatmu” Ucap Celesia memandang Yogi (Leonard) yang sedang duduk
“Ya, bagai mana lagi aku merindukan mu” Goda Yogi, celesia yang mendengar itu langsung melempar bantal ke arah wajah Yogi, untungnya dia melihat arah bantal itu dan menghindar
“Cepat keluar aku mau mandi” Ucapnya dengan kesal, namun dimata Yogi (Leonard) dia sangat mengemas kan
Yogi langsung melompat dari jendela dan pergi, yang penting dia sudah melihat wajah celesia yang dia rindukan
...-----------------...
setelah Yogi (Leonard) pergi, celesia bernapas lega, dia takut ayah atau kakanya melihat seorang pria di kamarnya, pasti dia akan di marahi
celesia memanggil pelayan untuk menyiapkan kamar mandi
Beberapa saat dia masuk ke kamar mandi dan melihat kelopak bunga mawar di bak mandinya
Celesia perlahan masuk di bak mandi
dia memainkan kelopak bunga mawar yang sangat wangi dan indah
“Tinggal 5 bulan..., aku akan ulang tahun..., dewa akan mengirimkanku kekuatan.., itu pas sekali saat aku masuk di Akademi sihir..., aku sangat bosan disini..., tidak ada teman dan teman pertamaku Adalah Yogi” Gumang nya dengan senang
20 menit celesia selesai mandinya dan keluar, memakai baju, hari ini kakanya akan mengajaknya ke pasar untuk berjalan-jalan
dengan senang dia menyuruh pelayan memakaikannya pakaian sederhana untuk berjalan-jalan ke pasar, dia ingin melihat Pasar kerajaan ini
29 menit kemudian
dia selesai memakai pakaian yang tidak terlalu mencolok hanya wajahnya saja yang sangat mencolok, Mengincir duakan rambutny
__ADS_1
“Nona sangat cantik” Ucap girang para pelayan bersama-sama, Celesia yang mendengar itu tersenyum malu, mengucapkan terimakasih karna pujiannya
celesia keluar dari kamar yang pertama dia lihat adalah kakaknya yang sedang bersandar di tembok mengelapa pedangnya, melihat ke arah sang adik yang tersenyum, dia membalas senyumnya dengan hangat dan menyimpan pedangnya
“Sudah siapa” Katanya dengan lembut dan menggandeng tanggan mungil Celesia, celesia menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis
Mereka masuk ke dalam Kereta yang si sediakan, dan melaju dengan cepat celesia memainkan bonekanya sedangkan Alex hanya menatap sekali tersenyu melihat celesia berbicara sendiri
Akhirnya kereta berhenti di pasar yang ramai
hanya orang yang sedang membeli atau menjual
Celesia dan Alex turun dan menggandeng tangganya celesia, mereka seperti pasangan serasi
celesia dan Alex menelusuri pasar dan membeli makanan ataupun perhiasan untuk celesia
mereka berhenti di kerumunan orang yang sedang menonton acara Drama tentang 'Ratu dan raja' ada adegan romantis sedih bahkan komedi juga ada
celesia melihat kupu-kupu indah yang terbang menuju huta, tanpa sadar celesia mengikuti kupu-kupu indah tadi
dia berjalan hinga sampai di danau yang sangat indah, dii tumbuhi oleh bunga-bunga indah, di atas air terdapat Teratai berwarna biru langit yang indah
celesia mendekat ingin memetik bunga namun di hentikan oleh sebuah teriakan
“Siapa kau” Teriak seorang pria memakai jubah putih yang menutupi Wajahnya, celesia langsung berbalik melihat pria dengan mata perak kehijauan yang tajam
“Manusia” Teriaknya tak kalah tinggi, pria tadi sedikit terkejut saat celesia meneriakannya
“Dan siapakau” tanya balik celesia
“Kenapa kau ada di sini” dia menatap tajam celesia celesia mendengar itu langsung menatap tajam juga pria tadi
“Inikan tempat umum” Ucapnya dengan wajah cemberut, pria tadi langsung terkekeh melihat muka celesia
“Ini Adalah kawasan kesatria Leon” ucapnya sedikit tertawa, celesia yang mendengar itu mukanya kini memerah karna malu dan ingin berlari namun di hentikan oleh pria tadi
“Siapa namamu” tanya Pria itu memegang tangan celesia, celesia yang melihat pria tadi yang berada jauh darinya kini ada di depanya
“L-lepas kan aku, aku tidak tau kalau ini kawasa kesatria Leon..., dan juga kakaku adalah kesatria juga di sini, apakah kau melihatnya.... namanya Alex Angrick” Dengan polos celesia menjelaskan tentang kenapa dia disini
pria tadi cukup terkejut dengan penjelasan Celesia, dia kembali tersenyum dan memperkenalkan dirinya
“Namaku Nathan Corlatte, anak tunggal Mentri kerajaan light..., dan siapa nama mu Lady” Dia mencium tangan celesia dengan lembut, celesia yang mendengar marga Corlatte langsung memberi hormat
Celesia mengangkat sedikit roknya dan membungkuk ala bangsawan
“Hormat saya Tuan Nathan Corlatte, maaf atas ke lancanggan saya tadi. perkenalkan nama saya Celesia Angel Angrick” dengan anggun dan suara lembutnya memperkenalkan diri dengan baik
__ADS_1
“jadi bolehkan anda membawa saya ke kakak saya” Ucap celesia dengan nada memohon
melihat itu Nathan tersenyum dan mengangguk kan kepalanya,
Mereka berjalan sambil berbincang-bincang agar tidak canggung
Akhirnya mereka sampai di sebuah Lapangan luas yang sedang ada perkumpulan para kesatria
celesia yang melihat kakaknya berteriak dan berlari memeluk kakaknya
“Kakak!!!” teriaknya hinga mata langsung memandang gadis yang memeluk Alex Angrick yang dingin dan kejam itu (bagi para kesatria)
Alex yang melihat adiknya langsung memeluk nya dengan erat, dia sangat khawatir karena adiknya hilang di depan matanya, Para kesatria melongo tidak bisa berbicara melihat Sang kapten yang kejam kini berpelukan hangat di depan mata mereka
mereka semua tidak tau wajah celesia Hinga membuat mereka penasaran, saat Alex melepaskan pelukanya Alex langsung memperkenalkan celesia
“Semuanya dia adalah adiku Celesia Angel angrick” teriak Alex, celesia berbalik dan membukung badan tanda menghormat, semua terpana melihat kecantikan celesia, Memang legenda tentang Keluarga Duke Angrick adalah Pria dan wanita tercantik di kerajaan memanglah benar
Mereka semua larut dalam kecantikan celesia hinga sebuah deheman dari Alex dan Nathan membangunkan mereka dalam lamuan
celesia melihat itu terkekeh dan tersenyum manis
“Senang bertemu kalian” Dengan senyum manisnya celesia melambai, itu membuat mereka semua terpana apalagi senyum manisnya
setelah itu mereka melihat tatapan maut dari Alex langsung bubar dan mengejar kan latihan mereka masing-masung, celesia berpamitan kepada Alex untuk berjalan-jalan sambil menunggu Alex selesai
“Maaf kakak tidak bisa menemani karna kakak ada jadwal sore ini, maaf kan kakak, kau bisa pergi dengan Nathan” dengan wajah menyesal Alex mengucapkan kata-kata itu, Nathan yang mendengar itu mengangguk kepalanya
celesia yang melihat itu tersenyum, memegang kedua pipi Alex dan mencium pipinya
“Semangat” Ucapnya dan berjalan ke arah Nathan
...---------------------...
Celesia berjalan dengan Nathan sambil berbincang-bincang
“Nathan kau tau Akademi sihir” ucap celesia dengan semangat, Nathan menoleh ke arah wajah cantik celesia pun mengangguk
“Akademi sihir adalah akademi yang mempelajari tentang aneka sihir. sihir juga bisa kita bedakan dari warna, misalnya warna merah dan biru seperti ini” Celesia melihat tanggan Nathan bersinar berwarna merah dan biru yang indah “Warna kuning adalah cahaya...., warna biru adalah air...., warna Hijau adalah Tumbuhan...., warna coklat adalah tanah...., merah adalah api...., hitam adalah kegelapan” Nathan menjelaskan tentang warna setiap element pada Celesia
“Aku tidak sabar masuk sekolah” ucap girang celesia, Nathan tersenyum
“Berarti kita akan sering bertemu” ucap nathan dengan senyum manisnya
“Kau juga sekolah disana Nathan??” tanya celesia menoleh ke arah Nathan
“Tentu, akan banyak orang yang akan datang nanti..., bahkan keluarga kerajaan harus mengikuti akademi itu” ucap Nathan tersenyum
-----------------------------------------------------
Halo semua..., tolong like and ★★★★★ ok
__ADS_1