
"ugh sttt dimana gue? Shit ni kepala sakit bnr" ucap seorang perempuan yang baru sadar dari pingsannya, ia menatap sekelilingnya seperti hutan tapi bedanya ini lebih gelap, sambil mengingat kejadian barusan.
**Flashback on
Uh shit ini pasti ulah devon, sial lelaki ******** kenapa gue bisa cinta sama dia ya batin gue, setelah mendorong Bella keluar gue membanting stir mobil menabrak pembatas jalan dan berguling serta terseret berapa meter.
Ugh ini sakit sekali batin gue, gue menahan sakit akibat menabrak pembatas jalan berguling dan mobil gue berhenti setelah terseret berapa meter gue mulai kehilangan kesadaran gue berusaha agar gue kagak pingsan, ditengah kesadaran gue yang menipis tiba-tiba hati gue rasanya sakit yang teramat, ketika mengingat mantan tunangan gue selingkuh dengan orang yang telah gua anggap saudara sambil berkata.
"Kenapa, saya juga ingin bahagia. Kenapa, kamu selingkuh Devon. Kenapa, kamu selingkuh dengan sahabatku dan kamu kenapa selingkuh dengan tunangan ku Fani apa salahku Aku selalu baik pada kalian tapi kalian malah mencelakaiku dan keluargaku dari belakang"batin Risa ketika mengingat kejadian yang terjadi di mall.
"Tuhan Jangan Ambil Nyawaku dulu Aku ingin membalaskan dendam dan ingin menemukan kebahagiaanku, Aku enggak ingin membuat orang-orang yang kusayangi bersedih kumohon beri aku kesempatan sekali lagi, walaupun harus menjalankan tugas darimu Tuhan, kumohon apapun itu aku akan menjalaninya asal jangan pisahkan aku dengan orang-orang yang kusayangi ku mohon" batin Risa seketika pandangannya menjadi gelap.
Risa sekarang berada di ruangan yang gelap dingin dan sepi bukannya aku sudah mati ujar risa, karena bingung dia ada di tempat ruangan gelap ini seketika muncullah cahaya yang lama kelamaan mendekati Risa, Risa langsung waspada dan bertanya.
__ADS_1
"siapa kau dan di mana aku, bukannya aku sudah mati?" Ucap risa pada cahaya tersebut.
"kamu belom mati risa, kamu aku bawa kesini untuk menjalankan misi penting risa, kamu berada diruangan khusus milik saya, perkenalan saya dewa kehidupan" ucap cahaya tersebut
"misi apa" ucap gue binggung, kenapa gue harus melakukan misi penting dan apa dewa kehidupan? batin gue binggung.
"kamu harus menghancurkan dan menyatukan kerajaan lain dibawah raja yang sudah ditakdirkan menjadi kaisar di benua Qin atau benua tengah, kamu juga nanti akan aku hadiahkan hewan mitologi untuk menjadi hewan kontrakmu selama kamu mejalankan misi ini, apa kamu sanggup ANINDIRA CLARISSA RAYMOD? ucap cahaya tersebut
"kamu istimewa risa, kamu sudah ditakdirkan untuk tugas ini, dan hadiah dari tugas ini adalah kamu bisa kembali lagi keduniamu berkumpul lagi dengan keluarga dan orang tersayangmu" ucap cahaya tersebut yang membuat risa langsung menyetujuinya dan cahaya itu berkata lagi.
"tapi di sana umurmu akan kembali ke umur 12th risa, dan semakin cepat kamu menyelesaikan semakin cepat pula kamu pulang serta ruang dimensimu akan ikut serta denganmu, sudah waktunya kamu pergi risa selamat tinggal, sampai berjumpa nanti lagi." ucap cahaya tersebut sambil menghilang dari hadapan risa.
"tung,, " ucap gue terpotong saat kesadaran gue tiba-tiba menipis, dan gue ga inget apalagi yang terjadi
__ADS_1
Flashback off**
Dan sekarang gue ada dimana batin risa, binggung mendapati dirinya dihutan yang begitu gelap.
"srak,,,srak" Tiba-tiba risa pasang posisi wasapada pendengarannya begitu tajam.
"siapa itu" teriak risa lantang, sambil mengeluarkan pedang yang memang berada di dimensi teratai. karena dikehidupan pertama risa menyukai pedang dan dia jga jago berpedang, makanya dia mengoleksi banyak pedang dari kehidupan lamannya, dan salah satunya pedang ini.
Pedang yang risa beli diacara pelelangan dengan membayar mahal, karena dijamannya pedang sangat sulit dicari. Pedang ini bernama ( pedang merah darah).
Jangan lupa tinggalkan jejak ya semoga kalian suka novel buatan aku :))
__ADS_1