
Mereka melanjutkan perjalanan mereka, berjalan menuju gua yang sudah mereka kenal sebelumnya. Gua itu terletak di kawasan pegunungan yang terpencil, jauh dari desa mana pun. Mereka tahu bahwa gua ini adalah tempat yang ideal untuk beristirahat dan memulihkan diri setelah pertempuran sengit melawan Malachar dan makhluk-makhluk jahatnya.
Ethan: "Gua ini harusnya tidak terlalu jauh dari sini. Kita akan segera sampai."
Lina: "Bagus. Saya merindukan keteduhan gua itu. Aliran air mana di dalamnya akan membantu kita memulihkan energi."
Roland: "Dan kita juga bisa merenung sejenak tentang apa yang telah terjadi. Ini adalah momen yang baik untuk merencanakan langkah selanjutnya."
Setelah beberapa jam perjalanan, mereka tiba di depan mulut gua yang gelap. Mereka memasuki gua tersebut dengan hati-hati, membawa sisa-sisa api unggun yang masih menyala dari perkemahan mereka.
Di dalam gua, mereka menemukan aliran air yang tenang dan jernih mengalir di tengah-tengahnya. Air itu memantulkan cahaya api unggun, menciptakan kilauan yang indah.
Ethan: "Inilah tempat yang sempurna untuk istirahat. Ayo, mari kita meletakkan perlengkapan kita."
__ADS_1
Mereka meletakkan tas mereka dan merendam tangan mereka dalam air yang segar. Mereka merasakan energi alamiah gua itu, yang langsung meremajakan tubuh mereka yang lelah.
Lina: "Sungguh luar biasa. Gua ini seperti tempat penyembuhan alami."
Roland: "Kita harus berterima kasih kepada alam atas tempat ini."
Mereka duduk di sekitar aliran air, menikmati ketenangan dan kedamaian gua itu. Mereka tahu bahwa perjalanan mereka masih jauh dari selesai, tetapi di sini, di dalam gua itu, mereka bisa merasa aman dan tenang.
Ethan: "Kita akan istirahat sejenak, dan besok kita akan melanjutkan perjalanan. Saya yakin Elemental selanjutnya tidak akan mudah didapatkan."
Roland: "Kami adalah tim yang kuat, dan kami akan terus bersama-sama dalam misi ini."
Malam itu, mereka terus bersantai di dalam gua yang sunyi. Aliran air yang tenang menciptakan melodi alami yang menenangkan, dan cahaya redup dari api unggun memberikan rasa hangat pada tempat tersebut. Mereka duduk di sekitar api unggun, merenung tentang semua yang telah mereka alami.
__ADS_1
Ethan: "Terkadang saya merasa seperti mimpi. Saya dulunya hanya seorang anak yatim piatu di dunia saya, dan sekarang saya berada di dunia isekai yang penuh petualangan."
Lina: "Dan Anda telah menjadi pahlawan di sini, Ethan. Saya sangat beruntung bisa bergabung dengan Anda dalam perjalanan ini."
Roland: "Kami semua adalah pahlawan di sini. Kami telah melewati banyak ujian bersama-sama."
Sambil duduk bersama, mereka mulai berbicara tentang harapan mereka untuk dunia isekai ini. Mereka berharap bahwa dengan mengumpulkan semua Elemental, mereka dapat melindungi dunia ini dari ancaman Malachar dan Gelombang Hitam.
Ethan: "Elemental ini bukan hanya kekuatan, tetapi juga tanggung jawab besar. Kami harus menggunakan mereka dengan bijak untuk kebaikan semua makhluk di dunia ini."
Lina: "Benar sekali, Ethan. Ini adalah misi yang mulia, dan kita harus menyelesaikannya."
Roland: "Apa pun yang menantang kita di masa depan, kita akan hadapinya bersama-sama."
__ADS_1
Saat malam berlanjut, mereka memutuskan untuk tidur dan mengisi energi mereka untuk hari yang akan datang. Mereka tidur dengan tenang di dalam gua yang aman, dengan perasaan optimis tentang masa depan dan tekad untuk melanjutkan pencarian mereka yang luar biasa.