
"eeh? Heeey!! Tunggu dulu, kyaaaaaaaaa!!!!!! ". Teriak Bella keras sambil berusaha mengepakkan sayapnya namun gagal, berulang kali dia mencobanya tetapi hasilnya tetap sama sayapnya seakan-akan kaku dan tidak mau menuruti perintah Bella sepertinya sayapnya tidak menganggap Bella adalah pemiliknya.
" sayapku kenapa tidak berfungsi disaat yang genting seperti ini sih?! Aduh, mereka tidak memberitahukan kepadaku lagi aku akan diturunkan kemana! Heeeyy!!! ". Teriak Bella kembali dan berusaha keras mengepakkan sayapnya kembali namun percuma, dirinya langsung terjun bebas dan mendarat sempurna di tong sampah.
" hoeeekk... Hoeeeekk iyuuuhh... Apa tidak ada tempat yang lebih baik selain tempat ini?!". Celoteh Bella yang menutup hidungnya dan berusaha bangun dan menjauh dari tempat bau itu.
Dirinya mulai berjalan menyusuri kota jakarta dengan tanduk dan sayapnya yang masih melekat di tubuhnya sehingga membuat orang-orang yang melihatnya bingung bercampur aneh. Mereka berpikir bahwa Bella sedang memakai kostum Halloween. Tapi, siapa yang merayakan Halloween tanggal 13 Maret?!.
Bella yang cuek atau dirinya yang terlalu bodoh. Pasalnya dirinya tengah jadi tontonan masyarakat sekitar. Sifat Bella Jane yang acuh tak acuh serta tidak perduli itu terus melangkahkan kakinya melewati puluhan pasang mata yang melihatnya dengan pandangan aneh seakan-akan melihat alien di tengah pusat kota.
((What's alien? Orang Bella cantik gitu di bilang alien dasar author!😄)).
Tak lama kemudian datanglah seorang ibu-ibu rempong yang menghalangi jalan Bella sehingga membuat wanita cantik itu berhenti melangkahkan kakinya dan menatap ibu-ibu tersebut dari ujung kaki sampai ujung kepala.
__ADS_1
((waduh jangan-jangan si Bella mau ngebakar ibu-ibu itu lagi di depan umum, biar jadi bebek bakar gitu, kan lumayan daging manusia langkah ceog 😐😂)).
Ibu-ibu itupun merogoh sesuatu dari dalam tasnya dan mengeluarkannya tepat di hadapan Bella.
"hallo nak cantik boleh minta foto nggak? ". Kata ibu-ibu tersebut sambil mendekatkan dirinya kepada Bella namun gagal, tinggi Bella yang mencapai 170cm itu membuat ibu-ibu tersebut sedikit kesusahan dan berusaha menyamai tingginya dengan Bella karena tingginya hanya mencapai pundak Bella saja.
Bella hanya terdiam mematung, sesekali dia mengedipkan matanya berulang kali sambil menaikkan satu alisnya. Karena ini baru pertama kali bagi dirinya menginjakkan kakinya dibumi, mengingat dirinya hanya bermalas-malasan diistana Amun dengan pelayan yang lebih dari cukup hanya untuk melayani satu orang saja yaitu dirinya sendiri sehingga membuat dia merasa bak seorang ratu di istananya sendiri, padahal itu istananya Amun...
Di bumi bawah sana beberapa negara akan menyambut natal. Malaikat akan terus sibuk mencatat doa-doa pengabul harapan dan iblis sepertiku akan direpotkan oleh tugas besar setelah Rapat Kegelapan selesai. Itulah salah satu alasanku lebih memilih diam dan bermalas-malasan di istana Amun. Bella masih berharap bahwa Amun mau memaafkannya dan membawanya kembali ke istananya.
Benci menunggu, ibu-ibu itupun memanggil seseorang untuk membantunya berfoto bersama Bella dan orang tersebut dengan baik hati bersedia membantunya. "1....2...3.....cekreeek".
Ibu-ibu itupun tersenyum bahagia lalu melihat hasil fotonya di layar hp miliknya, tak lupa ibu-ibu itu berterima kasih kepada orang yang membantunya tadi. Dengan puas dia memamerkan hasil foto tersebut di medsosnya. Lalu ibu-ibu itu berjalan menghampiri Bella dan menunjukkan hasil fotonya tadi yang cukup membuat Bella bingung sekaligus kaget. 'hah? Kenapa ada diriku di dalam benda kaca yang kecil ini? Apa dia seorang penyihir?' . Batin Bella bingung karena dia hanya mengenal satu orang saja yang mampu membuat hal ajaib seperti itu, siapa lagi kalau bukan penyihir.
__ADS_1
"wah, lihat nih bagus banget fotonya langsung banyak yang nge-like, ngomong-ngomong kamu dapat darimana sayap sama tanduk palsunya? Saya juga mau beli untuk anak saya". Tanya Ibu-ibu tersebut sambil memegang sayap Bella yang berwarna hitam pekat mengikuti warna rambut Bella, ibu- ibu itu mulai mengelusnya.
Bella semakin bingung dan emosi, ingin sekali dia membakar wanita tua yang ada di hadapannya itu karena telah berani menyentuh sayap kesayangannya yang telah di rawat sepenuh hati olehnya.
"wah lembut sekali sayap palsunya pasti mahal, ayo dong kasih tau, saya juga mau beli nih supaya yang nge-like postingan saya tambah banyak". Regek ibu-ibu tersebut sambil berharap agar Bella memberitahukannya kepadanya.
"sayap palsu? Ini asli! ". Ucap Bella dengan suara yang agak keras agar ibu-ibu yang ada dihadapanya itu berhenti mengganggunya. Namun ternyata usaha Bella gagal, ibu-ibu itu malah tertawa keras sambil memegangi perutnya.
" hahaha... Ada-ada saja kamu ini, selain cantik kau juga punya selera humor yang tinggi ternyata. Hahaha..... ".
'hah? Apa-apaan wanita tua ini, lebih baik aku lari sebelum dia lebih nekat kepadaku'. Batin Bella sambil berpikir keras di karenakan otaknya bekerja lambat, beda dengan iblis-iblis lainnya yang cepat tanggap walau hanya di jelaskan satu kali saja, berbeda dengan Bella yang harus di jelaskan berulang-ulang kali baru paham.
---------------------------------------------------------------------------
__ADS_1
Jangan lupa klik favorit yah😗
Oh iya, Like nya jangan lupa cintah😉