To Me You Are An Angel

To Me You Are An Angel
Eps. 3


__ADS_3

Terlintas di pikiran Bella untuk membakar wanita tua itu hidup-hidup, namun tenaganya belum pulih sehingga membuatnya tidak bisa menggunakan kekuatannya untuk beberapa hari terakhir.


Sementara Bella yang sedang berpikir keras, ibu itupun tak tinggal diam, dia mulai menyentuh sayap Bella serta tanduknya yang indah namun di ujungnya tajam bagaikan belati, bukan ibu-ibu namanya kalau tidak menyentuh pakaian Bella yang kelihatan glamor dan mahal itu, walaupun pakaian Bella di dominasi oleh warna hitam dan merah, itu tidak menghilangkan kesan indah pada dirinya.


"hey, hentikan itu! ". Teriak Bella menepis tangan ibu itu.


" astagaaa, kau kasar sekali! Wajahmu tidak cocok dengan sifatmu itu nona!! ". Protes ibu itu sambil menunjuk-nunjuk wajah Bella dengan kesal.


" heh manusia! Kau yang salah, dasar manusia! Selalu ingin benar terus. Ternyata nafsu kalian lebih tinggi dari iblis!! ". Teriak Bella memojokkan ibu-ibu tersebut. Ibu itupun hanya terbengong-bengong dengan mulut yang terbuka lebar.


" aaa..astaga mengerikan sekali, aaa...apa kau ini iblis beneran? ". Ucap ibu itu sambil terbata-bata karena melihat bola mata Bella seakan-akan ingin membunuhnya ditempat. Dengan sekali gertakan Bella mampu mengusir ibu-ibu itu pergi dari hadapannya.


" huffft...akhirnya dia pergi juga, dasar wanita gila! Capek juga berdiri terus, apa disini tidak ada tempat duduk? ".


Setelah berjalan beberapa menit, Bella akhirnya mendapatkan tempat duduk yang bagus untuk beristirahat. 'meski singgasana lebih baik, tapi setidaknya aku bisa beristirahat sejenak untuk memulihkan tenagaku'. Batin Bella bernafas lega.


Tempat duduk itu di penuhi pohon-pohon kecil sehingga mampu menciptakan rasa nyaman kepada siapapun yang ingin singgah untuk beristirahat di tempat itu, termasuk Bella.


Namun baru saja Bella ingin memejamkan matanya terdengar suara anak kecil menangis, disusul anak yang satunya, dan satunya lagi. 'astaga!!! Apa-apaan ini?! Apa aku tidak ada waktu untuk menenangkan pikiranku sebentar saja?!!'. Batin Bella frustrasi sambil menutup telinganya, karena hampir semua anak kecil yang berada di taman tersebut menangis.

__ADS_1


Mereka menangis karena melihat aura Bella yang ada di sekelilingnya begitu dingin dan mencekam. Walau bagaimanapun Bella adalah seorang iblis, anak-anak kecil terlalu peka akan hal tersebut sehingga membuat mereka tidak nyaman dan memilih untuk menangis sekencang-kencangnya.


Diantara raungan dan tangisan anak-anak tersebut, muncul-lah seorang anak laki-laki yang mendekati Bella dan menarik bajunya pelan sehingga membuat Bella menoleh kepada anak itu.


"tante...kenapa kau nenakuti mereka? ". Tanya anak kecil itu dengan lugunya menatap Bella dengan ekspresi yang menurut Bella sangat lucu dan menggemaskan. Bella yang melihat ada sesuatu yang aneh dari bocah laki-laki itu tentu saja menjadi tontonan yang menarik bagi dirinya.


" kau tidak menangis melihatku bocah? ". Tanya Bella dengan senyum seringainya sambil melipat kedua tangannya di dadanya. Bagi dirinya ini sangat menarik karena baru kali ini dia melihat anak manusia tidak takut melihatnya dan pastinya bisa sedekat ini dengan mereka.


" kenapa Mic harus menangis? ". (Michael)


" namamu Mic? ". (Bella)


Anak kecil itu mangangguk-anggukan kepalanya bersemangat. Lalu dia mulai mendekati Bella lagi dan bertanya kembali.


" yah, aku memakan anak kecil sepertimu". Ucap Bella yang berusaha menakuti Michael yang tengah menatapnya penuh tanda tanya itu.


"emmm...apa Mic harus takut? ".


" hmm...tidak juga, jika kau tidak takut maka aku tidak akan mendekatimu". Ucap Bella yang gemas dengan tingkah Michael. Benar kata Amun, dirinya mulai memiliki perasaan kepada makhluk lain. Perasaan ingin menolong mereka, membantu mereka, dan melindungi mereka. Itulah yang dirasakan Bella hingga suatu ketika dirinya menyelamatkan seekor kelinci yang hampir di makan singa dan menyebabkan Amun murka dan mengusirnya. Sungguh jika waktu bisa di putar kembali maka Bella tidak akan pernah menyelamatkan kelinci itu dan hidup bahagia selamanya di istana Amun.

__ADS_1


"Hufffftt". Terdengar Bella menghela nafasnya kasar. Wanita itu kembali melamun dan meratapi nasibnya sekarang. 'apa aku bisa bertahan di bumi yang kejam ini? Bahkan diriku lebih memilih melihat para iblis lain menyiksa para manusia dengan kejamnya daripada melihat mereka melakukan kejahatan dengan mata kepalaku sendiri'. Kira-kira itulah kalimat yang berputar-putar di kepala Bella selama beberapa jam ini.


Michael yang daritadi berdiri di depan Bella mulai lelah dan memanjat bangku taman lalu duduk di samping Bella. Dirinya menatap tanduk dan sayap Bella yang menurutnya sangat keren itu. Lalu dia berdiri dan mulai memegang tanduk Bella yang menyeramkan tanpa rasa takut sedikitpun.


((biasalah anak kecil keponya tingkat dewa😆))


Bella yang sedang asyik melamun kaget dan menatap Mic yang sedang memegang tanduknya dan memainkannya. "hey, jangan disentuh nanti kau bisa terluka, itu tajam bocah!". Ucap Bella yang berusaha melepaskan tangan Mic dari tanduknya.


Mic yang keras kepala itu tidak perduli, bahkan dia sekarang duduk di pangkuan Bella dan menarik Tanduk serta sayap Bella dengan kuat. "tante lepasin tanduk sama sayapnya, Mic juga mau pake biar bisa terbang". Rengek Mic kepada Bella.


"apa yang kau lakukan bocah?! Jangan ditarik nanti bisa patah!!! ". Bella yang sedang masa pemulihan tenaga tidak bisa melakukan apa-apa. Sayap dan tanduknya begitu lemah serta kaku jika di tarik seperti itu oleh Mic makan dijamin sayap dan tanduknya akan patah.


" bocah!! Jika sayap dan tandukku patah akan membunuhmu, walapun kau bersembunyi di lubang semut sekalipun!!! ". Teriak Bella berusaha melepaskan tangan Mic dari dirinya.


" hiks...hikss tante lepasin!! Mic juga mau nyoba pake!!". Teriak Mic sambil menahan tangisnya. Mic juga tak mau kalah dengan Bella dia menarik kuat sayap dan tanduk Bella hingga....


Kreeerk, pleetakk...


---------------------------------------------------------------------------

__ADS_1


Jangan lupa klik favorit yah😗


Oh iya, Like nya jangan lupa cintah😉


__ADS_2