
Tiga hari setelah kedatangan Li Yuan ke Pingdingshan adalah tiga hari penuh tantangan bagi Xi Yang termasuk hari ini.
Pagi sekitar pukul 7, Li
Yuan mengirim sebuah pesan singkat sederhana yang isinya mengenai
mengajaknya berkeliling untuk yang sekian kalinya. Entah mengapa wanita
satu ini begitu memiliki suasana girang, bahkan mengajak seseorang yang
pastinya tidak dapat menolak.
Di depan resort Li Yuan , Xi Yang telah berpakaian kasual dengan sebuah celana jins hitam dan T-shirt berkerah cokelat dan mengenakan merek converse yang dibeli setelah diskon besar-besaran di Shincuan. Setidaknya itu sangat sesuai dengan penampilannya yang elegan dan tampan.
Sementara menunggu Li
Yuan berpakaian dengan rapi dan membutuhkan waktu yang lama Xi Yang
hanya mengembus nafas memperdalam kesabarannya, bahkan untuk seorang
wanita penampilan dan dandan adalah waktu yang berbeda dari jadwal.
Itu adalah tigapuluh
menit lebih, sebelum Li Yuan keluar dari kamar dan berpenampilan
menarik. Tubuhnya yang kecil dan mungil seperti boneka dibalut dengan
sebuah bawahan hot pants dan kakinya yang kecil dibungkus stoking bewarna kulit. Untuk atasannya, Li Yuan menggunakan sebuah shirt sport dengan
__ADS_1
merek Nike. Serta sepasang sepatu santai dengan brand yang sama.
Mungkin jika orang-orang berpikir dan berspekulasi bahwa Li Yuan adalah
seorang brand ambassador untuk merek kenamaan Amerika itu, terkhususnya untuk penampilan legal loli yang dimilikinya.
Wanita itu tersenyum kecil dan memperbaiki postur tubuhnya. "Maaf membuat murid tercinta menunggu lama..."
Untuk sesaat pikiran Xi Yang melayang jauh pada penampilan imut dari professor legal loli ini. Begitu padu dan menyatu dengan keindahan. Ya mungkin Li Yuan
adalah peri kecil yang tak sengaja jatuh ke dunia sekuler yang fana ini.
Namun, Xi Yang membuang
jauh-jauh khayalannya. Karena tatapannya membuat Li Yuan agak memerah
dan sesaat terdiam, lalu menundukkan kepalanya.
Jadi, Xi Yang hanya
menggaruk-garuk kepala. "Yah ... itu tidak seberapa menunggu Anda untuk
berganti pakaian. Tidak lama ... hmm ... tidak lama." Ada kecanggungan
dan sedikit kegagapan dari kalimat Xi Yang.
Aku bodoh...kenapa
aku mengatakan seperti orang bodoh seperti itu? Ayo, Xi Yang, gadis ini
__ADS_1
... tidak ... wanita ini adalah wanita dewasa, meski kelihatan tumbuh
agak terlambat dari yang lain. Terutama di bagian tertentu..
Xi Yang sedikit menatap
pada bagian dada Li Yuan yang seperti sandungan batu kecil di hamparan
jalan. Hampir tidak bisa dilihat, sampai-sampai Xi Yang sendiri berpikir
bahwa papan cucian lebih berarti ketimbang milik Li Yuan.
Di lain sisi, ekspresi
Li Yuan jelek. Ia telah mendapati Xi Yang menatap pada dadanya yang
menjadi ketidakpercayaan dirinya selama ini. Jadi, sambil menggigit
bibir ,gadis itu menendang tulang kering kaki Xi Yang.
"Jangan menatap lalu terlihat kecewa seperti itu dasar mesum!"
Tumit sepatu Li Yuan
membuat Xi Yang sadar sepenuhnya. Ia menahan tendangan itu. Berpikir
bahwa peri kecil menawan ini hanya iblis kecil yang mencintai
kekerasan.
__ADS_1