Tolong jangan baca itu

Tolong jangan baca itu
Bab.5. Peri Kecil?


__ADS_3

Tiga hari setelah kedatangan Li Yuan ke Pingdingshan adalah tiga hari penuh tantangan bagi Xi Yang termasuk hari ini.


Pagi sekitar pukul 7, Li


Yuan mengirim sebuah pesan singkat sederhana yang isinya mengenai


mengajaknya berkeliling untuk yang sekian kalinya. Entah mengapa wanita


satu ini begitu memiliki suasana girang, bahkan mengajak seseorang yang


pastinya tidak dapat menolak.


Di depan resort Li Yuan , Xi Yang telah berpakaian kasual dengan sebuah celana jins hitam dan T-shirt berkerah cokelat dan mengenakan merek converse yang dibeli setelah diskon besar-besaran di Shincuan. Setidaknya itu sangat sesuai dengan penampilannya yang elegan dan tampan.


Sementara menunggu Li


Yuan berpakaian dengan rapi dan membutuhkan waktu yang lama Xi Yang


hanya mengembus nafas memperdalam kesabarannya, bahkan untuk seorang


wanita penampilan dan dandan adalah waktu yang berbeda dari jadwal.


Itu adalah tigapuluh


menit lebih, sebelum Li Yuan keluar dari kamar dan berpenampilan


menarik. Tubuhnya yang kecil dan mungil seperti boneka dibalut dengan


sebuah bawahan hot pants dan kakinya yang kecil dibungkus stoking bewarna kulit. Untuk atasannya, Li Yuan menggunakan sebuah shirt sport dengan

__ADS_1


merek Nike. Serta sepasang sepatu santai dengan brand yang sama.


Mungkin jika orang-orang berpikir dan berspekulasi bahwa  Li Yuan adalah


seorang brand ambassador untuk merek kenamaan Amerika itu, terkhususnya untuk penampilan legal loli yang dimilikinya.


Wanita itu tersenyum kecil dan memperbaiki postur tubuhnya. "Maaf membuat murid tercinta menunggu lama..."


Untuk sesaat pikiran Xi Yang melayang jauh pada penampilan imut dari professor legal loli ini. Begitu padu dan menyatu dengan keindahan. Ya mungkin Li Yuan


adalah peri kecil yang tak sengaja jatuh ke dunia sekuler yang fana ini.


Namun, Xi Yang membuang


jauh-jauh khayalannya. Karena tatapannya membuat Li Yuan agak memerah


dan sesaat terdiam, lalu menundukkan kepalanya.


Jadi, Xi Yang hanya


menggaruk-garuk kepala. "Yah ... itu tidak seberapa menunggu Anda untuk


berganti pakaian. Tidak lama ... hmm ... tidak lama." Ada kecanggungan


dan sedikit kegagapan dari kalimat Xi Yang.


Aku bodoh...kenapa


aku mengatakan seperti orang bodoh seperti itu? Ayo, Xi Yang, gadis ini

__ADS_1


... tidak ... wanita ini adalah wanita dewasa, meski kelihatan tumbuh


agak terlambat dari yang lain. Terutama di bagian tertentu..


Xi Yang sedikit menatap


pada bagian dada Li Yuan yang seperti sandungan batu kecil di hamparan


jalan. Hampir tidak bisa dilihat, sampai-sampai Xi Yang sendiri berpikir


bahwa papan cucian lebih berarti ketimbang milik Li Yuan.


Di lain sisi, ekspresi


Li Yuan jelek. Ia telah mendapati Xi Yang menatap pada dadanya yang


menjadi ketidakpercayaan dirinya selama ini. Jadi, sambil menggigit


bibir ,gadis itu menendang tulang kering kaki  Xi Yang.


"Jangan menatap lalu terlihat kecewa seperti itu  dasar mesum!"


Tumit sepatu Li Yuan


membuat Xi Yang sadar sepenuhnya. Ia menahan tendangan itu. Berpikir


bahwa peri kecil menawan  ini hanya iblis kecil yang mencintai


kekerasan.

__ADS_1


 


 


__ADS_2