TRANSMIGRASI ?!

TRANSMIGRASI ?!
apa yang sebenarnya terjadi....?


__ADS_3

Berselang beberapa hari saat kedua pangeran hidup afika pun berubah.


Dan hari-hari afika pun berubah dratis seperti lebih aman tapi seperti dianggap musuh kaya timbangan aman dan terancam pas dan tidak ada yang mau mengalah.


Pagi hari yang cerah matahari yang sudah terbit dan cahaya matahari mulai menerobos masuk ke rumah rumah langit terlihat damai awan-awan yang berbentuk beranekaragam.


Afika yang sudah selesai dengan ritual pagi nya pun duduk santai di kursi yang tersedia disana,ia menikmati angin sepoi-sepoi dipagi hari dan sejuk.


Mata biru indah itu mulai tertutup menikmati angin di muka nya.


tuk....


Sebuah kupu-kupu kecil bewarna biru yang sangat indah menghigap di hidund afika,afika yang sedari tadi memejamkan mata nya pun mulai membuka matanya.


Afika mengambil kupu-kupu tersebut dari hidung nya dan menaruhnya ditangan tampak kupu-kupu itu diam saja dan menikmatinya.


Afika pun menoleh kejendela ternyata banyak kupu-kupu di sekeliling istana cylone sky,afika kagum banyak kupu-kupu yang terbang,dibunga-bunga dll,ada juga burung yang berterbangan dan bersiul siul sesuai irama.


"enak nya bisa terbang andai saja aku punya sayap mungkin saja aku bisa terbang dan aman dari bahaya diistana ini"batin afika yang memikir kan apa yang terjadi dimasa depan putri afika ini.


Afika memilih tidak ikut makan bersama keluarga cylone sky ia memilih untuk diam diri dikamar nya yang damai tapi hanya sehari saja.


Afika melihat makanan yang tersedia disitu yang dibawakan oleh wily sang pembantu satu-satunya.


Afika melamun apa yang sebenarnya terjadi pada afika dimasa depan apakah happyending atau sadending,ia juga harus mencari tahu rahasia di istana kerajaan cylone sky,dinovel situ tidak ada masa lalu afika yang terjadi dan diceritakan.


Sendari afika melamun ia pun tersentak pas mendengar suara ketukan pintu.


Tok....tok.....tok.....


Sebuah ketukan pintu terdengar dari telinga afika yang sedari tadi melamun.


"Siapa ya...."kata afika yang memastikan yang dibalik pintu ini manusia bukan makhuk halus.


"pangeran febri...."kata pangeran febri yang ternyata dibalik pintu tapi ia masih mengetuk pintu kamar tersebut sampai yang punya kamar membolehkannya.


"aku ingin memberi informasi untuk mu"lanjut pangeran febri yang masih saja mengetuk pintu.


"menyebalkannya dia"batin afika yang kesal.


"iya boleh silakan pangeran"kata afika yang menahan untuk tidak menahan kata-katanya, sebenarnya ia tidak mau karna ada informasi ia pun membolehkan mungkin saja ia mendapat kan informasi yang lebih dalam.


Sret.........


Suara pintu terbuka,pintu perlahan-lahan terbuka dengan lebar dan menampakkan seorang pangeran dengan menggunakan baju latihan.


Afika terkejut setengah mati karena pangeran ini membawa senjata yang sering dipakai untuk menembak iaitu adalah pistol.


Afika pun mulai panik dan pikiran nya mulai kesana kemari yang mulai suuzon sama pangeran febri.

__ADS_1


"apakah aku akan mati sekarang tapi kenapa!?masa karna hari itu tapi kan wajar adik bungsu itu boleh ngambek bukannya minta maaf malah dibawaiin pistol.Berarti sekarang bukan sama alat pemotong tapi malah sama pistol tapi sama saja!? aku belum siap tau kalau aku kembali ke tubuh lama ku aku iklash tapi kalau aku malah keatas aku sama sekali ga iklash,duh tapi didepan mata loh"batin afika yang mulai memfitnah febri tapi ia juga mesalahkan dirinya sendiri karena tindakan kemarin.


Pangeran febri pun mulai heran ada apa dengan perempuan satu ni seperti mau melarikan diri darinya dan menaboknya.


Mata afika kosong,warna mata yang tadi serah sampai-sampai ada bling-bling menyilaukan sekarang mulai redup seperti tidak memiliki niat hidup sampai masa tua.


Tanpa sadar mulut afika bergerak yang mulai merancang kata-kata "apakah sebegitu bencinya kah terhadapku"kata afika yang tidak sadar sama sekali.


Suasana mulai berubah angin sepoi-sepoi tadi sekarang mulai menusuk kulit nya yang membuat ia merinding.


Hening......


"bisakah anda jangan memfitnah saya"kata pangeran febri yang saat itu kaget apakah ia terlalu kejam batin pangeran febri tadi.


"tidak"kata afika yang masih melamun dan entah kenapa mulut nya ini tak bisa dikontrol.


Afika pun tersadar karna ia salah bicara dengan pangeran satu ini bisa-bisa koit dengan cepat afika pun bicara sebelum manusia yang dihadapannya bicara "kamu saya hukum mati aku akan memberitahu raja"kan ngeri kalau orang ini ngadu.


"ah! Maafkan saya yang tidak sopan dengan kata-kata saya dan salah menilaimu"ucap afika cepat dan menundukkan kepalanya


"Huft..."helaan nafas pangeran febri pun terdengar.


Pangeran febri pun mulai mendendekati afika yang menedukkan kepalanya sedari tadi.


Pat....


Sebuah tangan sedikit besar dari afika sampai kepuncuk kepala afika,sang empu pun sedikit kaget atas perlakuab yang tiba-tiba tapi afika memilih diam dan menikmati usapan yang diberikan sang kakak.


"ya.."balas afika yang sekarang muka polos nya itu ditunjukkan.


Pangeran febri pun duduk didepan afika ia mulai berbicara sebelum afika mulai bicara.


"anda ingin kah bergsbung bersama kami untuk latihan?"tanya pangeran febri.


"latihan apa?"balas afika yang malah menanyakan balik.


"kekuatan"balas pangeran febri yang mulai memasang muka datarnya.


"huh..k-kekuatan?"tanya afika.


"iya mau ga?"kata pangeran febri.


"baiklah..."kata afika yang kepo.


"tumben mau tapi gapapa lah aku tunggu di luar ya dah"kata panheran febri.


*beberapa menit kemudian....


Sekarang afika yang sudah memakai baju latihan yang khusus untuk anak-anak yang mulia raja.

__ADS_1


Afika pun keluar dan bertemu kedua pangeran tersebut yang sedang membawa senjata dan melatih mana' apakah ada atau tidak.


Mereka pun menoleh ke arah afika yang kebingungan apa yang terjadi.


"nah"kata pangeran rahman yang menyerahkan pedang yang cukup untuk tubuh afika.


"untuk apa ini?"tanya afika dan menoleh ke arah dua saudara itu.


"ya untuk latihan lah untuk apa lagi"kata pangeran febri.


"yok"kata pangeran rahman yang mulai berjalan duluan.


"hei!tungguin kita dong"kata pangeran febri dan mulai menarik afika,afikanya pun hanya pasrah.


Hening tidak ada yang membuka suara pas berjalan ke tempat latihan mereka tapi seperti nya kedua pangeran ini melihat satu sama lain seperti merencanakan sesuatu.


Mereka telah sampai di ruangan khusus latihan diistana.


"wah..."kata afika yang kagum dengan ruangan ini sehingga mengeluarkan bling-bling yang berkilauan.


sebenarnya ada apa dengan mu afika dan kenapa kamu seperti ini....


Ternyata mereka mengajak afika untuk melatihnya dan mengetahui informasi terhadap mereka.


Syut......


Sebuah panah yang tajam hampir mengenai wajah afika,afika pun menoleh ke arah panah tersebut tertanjap dan melihat orang yang telah mengayunkan panah.


Apa yang sebenar nya terjadi ?......


.


.


.


.


.


.


.


bersambung......


Maaf ga nyambung gusy....


And banyak typo....

__ADS_1


Sekali lagi minta maaf banget.


-afika cylone sky


__ADS_2