Transmigrasi Ke Raga Istri Antagonis

Transmigrasi Ke Raga Istri Antagonis
MALL


__ADS_3

Saat ini Qila sedang berbelanja di mall, menurut nya mall yg ada di dunia novel dan dunia nya dulu tak ada yg berbeda .



Qila sudan menenteng beberapa belanjaan mulai dari baju hamil ,tas , aksesoris dan barang -barang yg menarik di matanya.


Sebenarnya Qila keluar bukan hanya untuk berbelanja tapi ada keperluan lainnya yg sangat penting.


Qila berencana akan kabur dari mansion Damian karena ia sudah membuat rencana sebelumnya yaitu:




Bercerai dengan damian dan hidup damai.




Kabur dari Damian dan hidup jauh dari jangkauan Damian.




Tapi karena Damian tidak ingin bercerai dengannya maka tak ada pilihan lain selain melakukan rencana ke dua .


Sebenarnya Qila tidak takut dengan Damian, namun jika dia hanya ingin mempertahankan anak yg sedang dia kandung,jika dia tidak sedang mengandung mungkin ia hanya akan menunggu ajalnya datang seperti yg telah di takdir kan tanpa mengubah apapun.


Tapi sekarang ia adalah seorang ibu ,ibu mana yg ikhlas anaknya mati sebelum datang ke dunia.


Dia akan tetap mempertahankan anaknya sampai setidaknya anaknya lahir ,ia akan berusaha mengubah nasib Qila di dalam novel yg akan mati bersama anaknya.


Jikapun dia tetap akan mati ,Qila tak masalah tapi anaknya harus tetap hidup dan mengenal dunia dan hidup bahagia seperti manusia lainnya.


Mungkin sekarang Damian berubah seperti menyayangi anaknya tapi kemungkinan setelah pemeran utama datang Damian tetap seperti dalam novel .


Maka Qila akan tetap kabur dari mansion, mungkin tidak sekarang tapi nanti .Dan dia akan mencari tempat tinggal yg jauh dari jangkauan Damian nantinya.


                                         🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


Saat ini Qila sedang berada di salah satu restoran yg ada di mall dan memesan beberapa makanan karena sekarang sudah waktunya makan siang.



Mungkin karena lelah mengelilingi mall dan lapar Qila memesan banyak makanan dan desert berbagai macam .




Qila makan dengan lahap , sebenarnya Qila menyadari jika dari dia berangkat ke mall ada yg mengikutinya dan memperhatikan nya .


Tapi ia memilih acuh ,namun jika orang itu berniat mencelakai nya dia tak akan tinggal diam.


Dulu saat ia menjadi reta dia bisa beladiri karena tuntutan orang tuanya karena ia yg akan melanjutkan perusahaan orang tuanya.


Reta selalu menjadi juara umum mulai dari akademik maupun non-akademik semuanya adalah tuntutan orang tuanya,namun ia tak pernah membantah ataupun menolak karena menurutnya itu akan sia-sia, jadi lebih baik menurut saja apa yg orang tuanya inginkan.


Setelah menghabiskan makanan nya Qila membayar nya dan keluar dari mall sambil membawa belanjaan dan bergegas akan pulang karena ia cukup lelah sekarang.


Sekarang Qila sedang di mobil berjalan menuju mansion, setelah sampai di mansion Qila menyuruh satu maid membawa belanjaan nya ke kamar .



Qila berjalan menuju pohon mangga tersebut karena pohon nya cukup tinggi membuatnya kesulitan untuk memetik buah mangga nya .


Saat sedang memikirkan cara mengambil buah mangga tersebut, matanya tak sengaja melihat seorang penjaga kebun dan berniat meminta bantuan , kemudian Qila memanggil penjaga kebun tersebut.


" Ada yg perlu saya bantu nyonya?" Penjaga kebun yg bernama mang roni tersebut bertanya dengan sopan.


" mang roni boleh ambilin mangga yg ada di atas pohon "


" tapi mangga nya belum mateng ?"


" gpp karena saya berniat membuat nya rujak "


" baik nyonya ingin mangga nya berapa biar saya ambilkan?"


" mungkin 10 aja cukup sekalian Sama buah lainnya juga kita ngerujak barengan sama pekerjaan lainnya " ucap Qila .


" kalau begitu saya ke dapur dulu yg mang roni mau buat bumbu rujaknya "

__ADS_1


Setelah mengatakan itu Qila langsung berjalan menuju dapur ,saat sampai di dapur dia melihat ani dan maid lainnya.


" bi ani "


Bi ani dan maid lainnya terkejut karena melihat nyonya mereka .


" iya nyonya,apa anda memerlukan sesuatu?" Ani bertanya dengan sopan.


" bii ani aku melihat mangga muda tadi dan akan membuat nya rujak ,jadi tolong buatkan sambal nya yg lumayan banyak karena aku akan mengajak pekerja lainnya"


" kalian tolong siapkan alas di taman belakang untuk makan rujaknya sama-sama"


"Baik nyonya"


                                   🍃🍃🍃🍃🍃



Saat ini Qila dan beberapa para pekerja sedang menikmati rujaknya, awalnya mereka menolak saat Qila mengajak mereka memakan rujak bersama, karena merasa tidak pantas .


Tapi karena bujuk rayuannya mereka akhirnya tidak bisa menolak ,Qila juga menyuruh mereka memanggil tanpa embel-embel nyonya karena itu membuat nya tidak nyaman .


Tapi mereka menolak karena tidak sopan akhirnya mereka memanggil Qila dengan sebutan nona saja atas permintaan Qila sendiri.


Qila sendiri menceritakan tentang kehamilannya dan banyak dari mereka yg menanyakannya beberapa hal kepadanya, mereka sudah tidak canggung lagi terhadap Qila dan berbicara layaknya teman kepada teman bukan majikan dan bawahannya.


" nyonya bolehkah saya tanya, kenapa anda menyembunyikan kehamilan anda dari tuan ?" Maid yg bernama Mira bertanya pada Qila dengan hati-hati takut menyinggung kepada majikannya.


" ada alasan kenapa aku menyembunyikan nya " Qila menjawab dengan mata yg berubah menjadi sendu.


Mira yg merasa bersalah karena menayangkan hal tersebut, mereka semua tau bahwa tuan mereka begitu mengabaikan nona mereka, padahal nona mereka sudah berusaha untuk meluluhkan hati tuanya tapi yg ia dapatkan hanya bentakan dan cacian dari damian.


" nona maafkan saya yang........"


" tak apa mira ini memang seharusnya seperti ini ,aku berpikir sekali pun aku memberi tau damian tentang kehamilan ku, dia tak akan berubah menjadi menyayangi ku dan juga anak yg aku kandung dan........."


" apa menurut mu aku tidak akan menyayangi anakku ?" Suara berat seseorang memotong ucapannya.


Qila bergegas berdiri dan membalikkan badannya,saat berbalik dia melihat mata yg menyorot nya dengan tajam .


DEG

__ADS_1


__ADS_2