Transmigrasi To Young Mother

Transmigrasi To Young Mother
22. lahiran


__ADS_3

...####...


Selepas permasalahan tadi ruby masih mendiami bara di sepanjang perjalanan mengelilingi mall, padahal bara sudah membujuknya tapi itu sama sekali tidak berhasil.


Ruby yang tengah memilih milih baju bayi ia mengabaikan bara tidak sama sekali meminta pendapatnya.


Sebenernya mereka belum mengetahui gender kelamin anaknya sengaja ruby memang tidak ingin dokter memberitahunya agar suprise ketika lahiran nanti.


Ia dan bara memang tidak mempermasalahkan jenis kelamin, mau laki laki ataupun perempuan yang penting baby dan ibunya sehat.


Dan mengapa ia sudah memilih baju bayi sedangkan ia tidak tahu jenis kelaminnya, ia memang membeli baju bayi tapi baju yang bisa di pakai untuk kedua gender ,hanya sedekit sisanya ia akan membelinya saat sudah lahiran.


Sebenrnya tanpa ia inisiatif membeli pun bara dan kedua orang tuanya sudah sigap akan perlengkapan bayi, ruby hanya terima beres saja hanya ruby tidak ingin membebani semuanya ia ingin ikut serta juga begitulah ceritanya.


"sayangg udahh, maafin aku"


"aku gak marah"


"gak marah tapi kamu nyuekin aku dari tadi" ucap baraa melas.


"ya kamuu tuh abisnya udah tau istri lagi hamil tua malah keenakan di pegang cewe lain" sinis ruby.


"iyaa sayang aku minta maaf yah ya ya" bara menampilkan wajah pupy eyesnya kepada ruby agar ruby tidak mendiaminya lagi.


"emm gimna kalo aku bakal nurutin semua kemauan kamu, asal kamu maafin aku" lanjutnya.


"semuanyaa? Bener?" lirik ruby


"iyaaaa aku turutin"


"okee nanti aja di rumah aku minta sesuatunya, ayoo aku udah beres milih bajunya" ajak ruby sambil menggandeng tangan bara ke kasir.


Bara yang di gandeng pun menghela nafas lega akhrinya rubynya memaafkannya.


"ada lagi mas?" tanya genit kasir perempuan itu dengan senyum malu malu dan memperlihatkan ketertarikannya kepada bara.


Ruby yang melihatnya kesal ia segera mengeratkan gandengannya di tangan bara.


baraa yang merasakan suasana yang menegangkan keluar dari aura sang istri ia segera merengkuh pinggang ruby posesif.


"udah itu aja mbak" ucap datar ruby.


bara hanya diam dia tidak berniat untuk membalas pertanyaan kasir, ia masih sayang nyawa susah baginya menenangkan orang yang hamil tua itu, makannya ia mencari aman.


" totalnyaa jadi 5.870.000 ribu rupiah bu pembayarannya mau pake cash apa debit?" tanya kasir itu kepada ruby dengan peruahan wajah yang datar.


Ruby berdecih sinis melihat perubahan wajah kasir itu saat melayaninya dan melayani bara sangat berbeda.


"dasar pickmi iuww" batin ruby sambil menggerlingkan matanya.

__ADS_1


"sayang dompet aku ada di kamu, pake aja debit aku yang biasa" ucap manis bara ia sengaja memamerkan kemesraannya agar kasir itu tau bahwa ia sudah berisitri.


"nih mba"


kasir itu menerima kartu yang di berikan ruby lalu mulai menotalnya, setelah selesai ia mengembalikan kartunya.


" terimakasih banyak mas" ucap kasir itu kepada bara.


Bara tak membalsnya ia segera menarik ruby pergi, tetapi sebelum itu ruby menahannya.


"mbak lain kali gak usah genit ke laki saya, udah tau istrinya lagi bunting bisa bisanya lo genit ka laki gue awass ya lo eh satu lagi ba bu ba bu lo kira gue ibu lo"


" udah udah sayng udahh ayooo " bara menengahi ruby sebelum semuanya menjadi amarah besar, bukannya ia membela kasir itu ia hanya takut ruby terjadi apa apa.


Akhirnya ruby berhasil dibawa dan di tenangkan oleh bara, maklum ya orang yang lagi hamil itu bawaannys sensi mulu.


.....


Saat ini mereka sedang berada di mobil menuju arah jalan pulang, sedari tadi ruby terus terusan berceloteh tentang dua kejadian tadi sedangkan bara dengan sabarnya ia hanya mendengarkan dan menenangkannya.


"ya kan emang ya gak cewe gak cowo jaman sekarang tuh ya pada gen awsss " ringis ruby tiba tibaa ia memegang perutnya yang sakit.


"kenapa sayang?" khawatir bara kepada ruby ia segera memberhentikan mobilnya di jalan yang sepi pengendara.


"kayaknya akuu sshh mau lahiran deh awshh sakit banget" ringis ruby.


seperti yang di katakan ruby sepertinya ruby akan segera melahirkan ia merasakn mules pada perutnya.


.......


Sesampainya disana bara segera turun dari mobil dan meminta bantuan suster.


"SUSTERRRR TOLONG ISTRI SAYA MAU LAHIRAN" bara segera menggendong ruby ala bridal style.


Para suster yang mendengar teriakan bara segera membantunya dan membawa ruby ke ruangan bersalin.


Ruby masuk kedalam sendri karena bara masih meunggunya di luar belum di perbolehkan masuk.


Segera mungkin ia menghubungi keluarganya akan berita ini.


Satu persatu sudah ia hubungi, kini bara hanya duduk di kursi tunggu dengan keadaan kacau dan cemas.


..........


Dari arah lorong rumah sakit terdengar banyak suara ketukan sepatu dari beberapa orang yang tengah berlari.


"huhh huhh gimana nak bara keadaan ruby ?" tanya bunda isla dengan nafas yang tersenggal senggal.


" aku.. Belum tau bund, dokter lagi meriksa ruby dulu"

__ADS_1


Semua orang hanya menganggukan kepalanya mengerti, mereka pun memilih untuk menunggu kabar dokter dengan raut cemas.


Semua anggota keluarga datang tak terkecuali angel dan oma opa nya.


cklekk


Ruangan bersalin terbuka menampakan seorang dengan balutan jas dokter keluar.


Mereka yang duduk segera bangkit dan menghampiri dokter tersebut.


" dengan Suami pasien boleh masuk untuk menemani di dalam, karena proses persalinan akan segera di mulai"


Bara yang mendengar pun segera masuk kedalam ruangan untuk menemani sang istri.


Sedangakn orang orang yang di luar kembali duduk dan beberapa ada yang berdoa meminta keselamatan untuk bayi dan ibunya.


.....


"arghhhhhhhhh" teriak ruby dengan tangan yang mencengkran tangan bara hingga kuku ruby yang menancap di kulit bara.


" ayoo bu,tarik nafas tahann lalu keluarkan" instruksi dokter, ruby pun berkali kali melakukan intruksi dokter.


Bara yang melihat perjuangan ruby meneteskan air matanya, ternyata wanita melahirkan sesakit ini, ia menjadi tidak tega kepada istrinya jika tau melahirkan sesakit ini .


" ayo sayang kamu pasti bisa, demi anak kita demi kamu sendrii, dan demi keluarga kita " bisik bara di telinga ruby menyemangati.


" ARGHHHHHHH"


" OEKOEKOEK""


Seketika ruby mengehal nafas lega ia sudah lemas sekali akhirnya dengan sisa tenaga yang ia punya ia memejamkan matanya untuk beristirahat.


Bara menangis terisak setelah mendengar tangisan bayinya ia segera memeluk ruby mengecupi seluruh wajah ruby dan mendekapnya erat.


Sedangakn orang orang yang berada di luar ruangan yang tadinya merasakan tegang seketika bisa bernafas lega setelah mendengar tangisan bayi.


"pahh kita mau punya cucu hiks" haru ayana kepada jacob.


sedangakn cendrik dan isla sudah saling memeluk menyalurkan rasa harunya.


....


" selamat pak bayi bapak laki laki" suster itu menyerahkan bayinya kedalam gendongan bara.


"silahkan untuk di adzanin" lanjutnya .


Bayi itu.. Bayi yang sangat tampan wajahnya mirip sekali dirinya hanya di hidung dan mulut yang mirip dengan ruby.


ia menangis haru melihat ankanya lahir dengan keadaan sehat.

__ADS_1


Tbc


__ADS_2