
#####
"SAYANGGG "
cklekk
Pintu terbuka dengan keras menampakan seorang wanita yang memakai pakaian daster serta celemek yang melekat ditubuhnya.
Wanita itu mengatur nafasnya yang terengah engah akibat berlari dari arah dapur menuju kamarnya, tidak naik tangga memang tapi rumah mereka sangat besar nan luas jadi jarak antara kamar dan dapur memang jauh.
"kenapaa ? Ada apa?" tanya ruby dengan nafas yang terengah engah.
Yap wanita itu sdalah ruby ia lah yang berlari saat mendengar teriakan bara ia khawatir akan anaknya.
" sayang si baby pup" ucap bara di samping gerald anaknya sambil menutup hidungnya.
"ya teruss ? Kamu bersihin lah aku kan mau masak buat baby"
Tak terasa kini usia gerald sudah meningajak 3 bulan.
Saat ini bara memang tengah menjaga gerald di kamarnya.
"aku gak bisa bersihin pup bayi"
"kamu bisaa ,masa gerald udah 3 bulan kamu masih belum bisa bersihin pup baby"
" ya kann..
"bilang aja kamu jorokan" kata ruby sinis menyela ucapan bara.
Ruby berjalan ke arah lemari mengambil beberapa popok untuk gerald dan mulai membersihkan pup gerald.
" anak siapa siii hemm ganteng banget" canda ruby ke gerald menoel noel hidung gerald yang imut sambil membersihkan pupnya.
Sedangkan gerald yang belum menegerti apa apa ia hanya tersenyum dan tertawa.
"ehh anak bundaa senyummm"
"anak ayah juga dong kan mukanya lebih mirip ayah " ucap bara dengan cengengesan.
"hem bohong gerald jangan mau, suruh siapa ayah gak bisa bersihiin pup gerlad yaa"
Ruby pun selesai membereskan pup gerald, ia akan kembali melanjutkan masakan yang sempat tertunda.
Hari ini memang ruby memasak sendiri karena para pembantunya mengambil cuti, di rumah itu ruby memiliki pembantu 2 yang satu memang sudah waktu nya ambil cuti dan yang 1 ia harus cuti karena ayahnya yang di kampung sakit maka dari itu ruby membersihkan serta mengurus bara dan gerald ia mengerjakannya sendiri.
__ADS_1
Sebenernya bara ayana dan isla sudah menyarankan untuk menggunakan jasa baby sitter tapi dari awal ruby menolaknya ia ingin mengurus gerald tanpa bantuan baby sitter.
Walaupun ia kali ini sangat kerepotan tapi untungnya papah mertuanya sangat pengertian , papahnya memberikan cuti kepada bara agar bisa bantu mengurus gerald dan rumah selama para pembantunya cuti.
...####...
Jam sudah menunjukan pukul 14.00, saat ini mereka berdua sedang bersantai di sofa depan tv setelah menidurkan gerald. Ruby dan bara sore nanti berencana akan pergi ke mall untuk mencari kebutuhan bulanan dan kebutuhan gerald yang sudah habis.
Saat sedang fokus menonton tv tiba tiba terdengar suara bel yang di teken.
TING NONG
Perhatian mereka teralihkan dari tv ke sumber suara.
mereka berdua saling bertatapan dengan pandangan bertanya.
"siapa siang siang gini bertamu?" tanya ruby mengkerutlan dahinya.
" gak tau aku cek dulu coba" bara pun beranjak dari duduknya dna berjalan ke arah pintu.
Cklekk
Pintu terbuka, masuklah mama ayana dan bunda isla dengan membawa banyak paper bag di tangannya.
"yaampun mahhh abis darimana ini belanjaan banyak banget" cengo bara saat melihat barang bawaan mamah dan mertuanya.
"eh cucu mamah manaa cucu mamah" tanya ayana dengan antusias menanyakan keberadaan cucunya.
"lagi tidur mah jangan di ganggu ah, ayo bund masuk"
"kamu yaa mamah kandung sendiri malah di abai in dasar anak durhakaa ya kamu bara" ambek ayana.
Sedangkan isla yang melihat pertengkaran anak dan ibu itu hanya tersenyum dan menggelangkan kepalanya terkekah. Ia sangat merindukan anak anaknya ia juga ingin seperti dulu bercanda ria seperti bara dan ibunya.
Sayang nya sekarang semuanya telah berubah akibat perbuatannya sendiri.
" udah jeng yu ah masuk, gak sabar pengen ketemu cucu kita" ajak isla.
Mereka bertiga pun berjalan masuk ke arah ruangan tv yang sudah ada ruby di sofa sana .
"siapaa yang datang sayang?" terika ruby ia menselonjorkan badannya di sofa sambil memangku cemilan dalam toples dan pandangannya ke arah tv.
" haii sayang" sapa ayana dan isla.
Ruby seketika terkejut saat yang menjawab bukan suara suaminya melainkan suara bunda dan mertuanya.
__ADS_1
Ruby segera bangun dan menurunkan kakinya dan membereskan sofa yang ia tempati, kesannya tidak sopan jika ia seperti tadi.
" ehh gk papa nak santai aja ,kamu istirahat aja takut kecapean ," ucap isla
chupp
Isla mengahampiri ruby menyuruh ruby tetep dalam posisinya ia pun mengecup kening ruby.
" gk papa santai aja kita berdua abis dari mall terus ada barang lucu buat gerald, akhirnya kita beli deh" ucap bunda isla.
" heem bagus bagus bnget baju nya lucuuu, jadi kamu gak usah beli lagi soalnya mamaah sama bunda beli banyak sma mainan juga" lanjut ayana.
Ayana dan isla sibuk mengeluarkan barang belanjaan mereka untuk di perlihatkan kepada ruby.
Sedangkan ruby hanya meringis menatap bara melihat berapa banyak yang di beli dan berapa jumlah uang yang di keluarkan secara barang yang mereka beli brended semua.
Bara yang di tatap seperti itu hanya mengedihkan bahunya tanda ia tidak tahu harus berbuat apa.
Ruby hanya bisa menghela nafasnya .
" mah, bunda ini kayak nya kebanyakan" ucap ruby hati hati ia tidak mau menyinggung perasaan bunda dan mertuanya.
" enggak dong sayang, ini tuh belum seberapa buat cucu kita iya gak jeng?" tanya isla kepada ayana.
"iyaaa ihh soalnya kita gak mau kalah sama papah dan ayah kalian, mereka aja bisa ngasih barang barang mewah " sarkas ayana tidak mau kalah dengan suaminya.
Ruby hanya mengehla nafas atas teingkah laku mertua dan orang tuanya.
Bayangkan saja kemaren papah jacob dan ayah cendrik mereka berdua diam diam memberikan mobil dan motor mewah untuk gerald dewasa nanti.
padahal usia gerald saja masih 3 bulan, setahun juga belum.
Bara sempat tidak terima ia juga mampu membelikan barang mewah untuk anaknya, yang jadi masalah nya gerlad saja baru berumur 3 bulan ya ampun emang orang tua mereka ini.
Belum lagi abang abang ruby, angel, azella dan arkana mereka bahkan berlomba lomba memberikan barang barang mewah untuk gerlad.
Barang barang seperti baju brended di belikan oleh angel bisa mencapai puluhan juta. james membelikan tempat tidur bayi his majesty harganya bisa menjacapai 300jt, lalu joshua membelikan stroller dior harganya 120jt.
Lalu ada azella membelikan sepatu bermerk gucci beberapa pasang satu pasang nya bisa mencapai 10 juta.
Lalu terakhir ada arkana memang ia masih sma tapi ia juga tidak mau kalah ia memberikan high chair untuk gerald nanti jika sudah di beri makan harganya bisa mencapai 10 jutaa.
Jadi semua barang keperluan gerald sudah mereka terpenuhi semua, padahl bara sudah melarangnya bahwasannya ia juga mampu membelikan semua untuk anaknya.
Tapi mau gimana lagi gerald adalah cucu dan keponakan pertama mereka jadi mereka sangat antusias.
__ADS_1
Tbc