Tuan Pewaris Jatuh Cinta

Tuan Pewaris Jatuh Cinta
Kepulangan Yang Di Tunggu, Namun Aku Tak Menyukainya..


__ADS_3

Sepulang dari perkuliahannya, Deon menuju asrama tempat dia tinggal.. tak lama dia sampai di depan pintu sudah ada yang menunggunya dengan sabar.


Deano yang melihat seseorang itupun melewatinya dengan begitu saja.. dan membuka pintu asramanya yang sedang sepi di jam-jam sekarang..


Orang yang tadi pun ikut masuk dan Deano mempersilahkannya untuk duduk, dan menunggu sebentar..


Membuka lemari.. Deano pun mengeluarkan beberapa bungkus mie, juga telur ayam..


Menaruh air ke panci, dia pun menghidupkan kompor listrik, karena dalam peraturan sekolah tidak diperbolehkan memakai kompor api yang biasa di pakai oleh masyarakat lainnya..


Sambil menunggu airnya panas.. dia pun membuka bungkus mie tersebut, dan meletakkannya ke tempat bersih..


Menyiapkan tempat besar.. dia pun mulai membuka bungkusan bumbu tersebut, setelah selesai.. dia pun melihat ke panci tersebut, dan karena airnya yang sudah mendidih dia pun memasukkan mie itu dengan hati-hati..


Menunggu beberapa menit dan Deano memecahkan beberapa telur ke dalam mie, menunggu sebentar mie pun akhirnya sudah matang dengan sempurna.. menyiapkan saringan, dia pun menggoyangkan nya dengan pelan untuk membuang kuah mienya..

__ADS_1


Meletakkan mie yang sudah tiris ke wadah yang isinya bumbu-bumbu.. mengaduk-ngaduk dengan cepat..dan merata, mie pun sudah siap sedia.


Deano pun mengambil dua piring, satu untuk nya dan untuk orang yang sedari tadi melihat Deano memasak..


Membagi cukup untuk dua piring, dia pun meletakkan sebagiannya ke tempat aman..


Dengan cepat Deano pun meletakkan kedua piring tersebut ke meja di dekat orang yang tadi sedang duduk..


Melihat penanak nasi..dia pun mengambil wadah piring untuk mengambil nasi.. dan meletakkannya kembali..


Deano mencuci tangannya dengan bersih dan segera duduk di hadapan hidangan yang sudah dia siapkan..


Dia pun melaksanakannya dan menunggu dengan tenang di depan pintu Asrama.. setelah perang datang.. barulah Tuan Mudanya pulang.


Dia melihat Tuan Mudanya mengeluarkan kunci dan segera membuka pintu, dia pun segera masuk dan tuan Mudanya mempersilahkan dia untuk duduk, dan melihat Tuanya yang sibuk..

__ADS_1


Di meja makan.. duduk lah dua orang, mereka tak lupa mengucapkan syukur dan segera dengan cepat melahap hidangan tersebut.


Setelah beberapa lama, akhirnya Deano pun berbicara.."Apakah Ayah yang menyuruhmu ke sini, aku akan pergi sekarang juga.. tapi sesudah aku pamit pada orang Asrama"


"Baiklah Tuan Muda, tak masalah..!" jawab Irlyn atas perkataan Tuan Mudanya.. lanjutnya kemudian; "Masakan Tuan Muda tak pernah mengecewakan, selalu enak"


"Jangan terlalu berlebihan, hanya masakan biasa.. cepat habiskan, setelah itu kamu siapkan barang-barang ku dengan rapi.. tanpa kelewatan apapun, aku akan mandi dulu" ucapnya pada Irlyn.


"Siap Tuan Muda" jawab Irlyn


Dengan cepat mereka pun melakukan aktifitas mereka, tak lama beberapa orang masuk ke dalam Asrama.. dan orang-orang itu melihat orang asing memasuki ruangan Asrama mereka..


Adney yang arongan pun merasa was-was dan dengan cepat memberikan pertanyaan pada Irlyn.


"Kamu siapa? beraninya memasuki ruangan Asrama kami tanpa seizin"

__ADS_1


Irlyn yang baru selesai melakukan perintah Tuan Mudanya pun berbicara, dan berbicara dengan sopan tanpa ancaman, "Selamat Malam Tuan-Tuan, perkenalkan saya Irlyn, Asisten dari Ayah Tuan Muda Deano"


"Eh Deano? apakah benar-benar Deano yang kita kenal yang dikatakannya?" tanya Adney pada yang lain, tetapi yang lain hanya diam.. karena sudah tau akan masalah utamanya.. dan menunggu untuk mendengarkan penjelasan dari Deano..


__ADS_2