
Teng-teng" suara lonceng
liyam langsung bergegas pergi ke lokalnya,
liyam melihat lokal nya yang sudah banyak orang berada di sana, tak lama berselang guru pun masuk dan memberikan pengumuman
"baiklah sesuai yang dikatakan kepala sekolah, semester terakhir kalian akan di isi dengan latihan dan ujian masuk perguruan tinggi,baik itu cabang teknologi maupun beladiri" kata pak guru, sambil menge lanafas.
"baik lah kita akan membagi kalian menjadi tiga kelompok yaitu kelompok teknologi, kelompok beladiri,dan kelompok biasa" kata pak guru dengan tatapan yang serius
"baik lah kita mulai tes nya" kata pak guru
liyam yang terlihat gugup dihampiri oleh Rika(teman sekelas liyam), sambil berkata
"liyam menurut kau akan masuk kelompok mana "kata rika
"entah aku pun tidak tau bakatku " kata liyam , dengan suara pelan dan murung
"ayo lah semangat, yang terpenting kamu harus percaya diri dulu" kata rika , sambil tersenyum
"hmm,baik lah ayo semangat mari coba keberuntungan ku"kata liyam dengan semangat kembali
tak lama tiba giliran liyam untuk melakukan tes
"dipanggil liyam Untuk masuk keruang tes "suara pengeras suara
liyam pun masuk dan di suruh duduk di kursi tempat tes pertama,liyam pun duduk.
"liyam apa yang kamu rasakan"kata seorang petugas tes, sambil menulis.
" aku tidak merasa apa pun " kata liyam
"ok baik lah mari kita lanjutkan tes selanjutnya" kata petugas tes.
"ok,baik lah" kata liyam
liyam pun diminta memukun alat pengetes kekuatan
"liyam pukul dengan kekuatan penuh mu" kata petugas
" baik lah "kata liyam ,sambil mengambil ancang-ancang
"hiaaaa" suara liyam
" hmm baik lah poin kamu 571" kata petugas, liyam dengan raut wajah yang agak murung.
"baik kita mulai tes terakhir nya " kata petugas , liyam mula kehilangan semangat setelah melihat poin kekuatannya.
"baik lah ini tes yang terakhir, cukup kamu letakkan tangan mu diatasnya bula kristal ini " kata petugas ,liyam pun meletakkan tangan nya , seketika Bola kristal itu bercaha berwarna dan berwarna biru redup dan langsung padam.
__ADS_1
"baik lah tes nya sudah selesai , setelah ini kamu Tunggu di palan pengumuman untuk melihat hasil nya" kata petugas, liyam. keluar dengan wajah murung.
di luar Liyam telah di tunggu oleh temannya abbrar dengan rika.
" liyam bagaimana mana hasil nya tesnya "kata rika
"biasa saja" kata liyam
"Dipanggil rika untuk memasuki ruang tes"pengeras suara
"Baiklah sekarang Girilanku "kata rika , dengan semangat
Waktu berlalu dengan cepat dan rika telah menyelamatkan tes nya
"Rika bagaimana tes nya" kata abbrar
" Tes nya nggak terlalu susah " kata rika
" Bagaimana dengan kamu abbrar"kata rika
Tiba-tiba terdengar suara
"Baik lah semua siswa berkumpul di aula"pengeras suara
"Liyam ayo berkumpul di aula dengan yang lain nya"kata rika
"Ok baik lah , cepat menyusul "kata rika
Liyam menatap langit dengan wajah murung .taklan liyam pun menyusul ke aula dan melihat kerumunan orang di depan papan pengumuman,liyam pun ikut melihat papan pengumuman denga desakan-desakan liyam pun berhasil sampai di depan papan pengumuman,Liyam pun mencari nama nya.tak lama liyam menemukan namanya di kelompok kelas biasa. Liyam dengan wajah murung lalu pergi meninggalkan papan pengumuman dan langsung pergi pulang .
Liyam dengan berjalan dengan kepala menunduk dan lambat di tepian jalan yang sepi dan mendengar suara tembakan seketika liyam langsung melihat sekeliling dan melihat pelaku pembunuh .liyam di lihat oleh para pembunuh dan langsung menembak liyam.liyam tersungkur di tanah seketika dan tembakan nya tepat mengenai pahanya. Para pembunuh mendekati liyam yang sudah mulai kehilangan kesadaran dan membawa pergi bersama para pembunuh,liyam langsung di angkat dan di masuka kedalam mobil,dan mereka membawa liyam ke Hutan.
"Ahaaah"suara liyam , yang kesakitan
"Dimana ini"suara liyam dengan lemas , sambil melihat sekeliling yang gelap
"Tang krak krak " suara kaleng yang terjatuh
" Bos kenapa transaksi kita di hutan bos" kata salah seorang pembunuh.
" Transaksi kita di lakun sesuai pesan" kata bos pembunuh .
"Oooo"kata pembunuh .
" Lalu bagaimana dengan bicah yang kita bawa " kata pembunuh
" Kita jadi kan saja bonus transaksi kita " kata bos.
"Ok, kalau di nggak mau terima hadiah nya bagaimana mana" kata pembunuh.
__ADS_1
" Kita bunuh saja dan kita kubur dia (liyam)" kata bos.
Liyam yang mendengarkan itu sekatika panik, dan menjatuhkan kan kardus dia kepalanya. Liyam seketika panik dan langsung pura-pura tidur dengan detak jantung yang sangat cepat.
Para pembunuh mendengar kan Suara kardus yang jatuh.
"Hei kau cepat periksa apa yang terjadi di " kata bos pembunuh b
"Ok bos " kata anak buah si bos pembunuh
Anak buah si bos langsung berjalan me dekati liyam dan melihat nya .
Liyam yang pura-pura tidur seketika panik.anak Buah si pembunuh semakin mendekat dan menatap liyam , Anak bauh si pembunuh melihat dengan tatapan yang tajam .
" Taak ada apa-apa bos " kata anak buah si pembunuh .
" Ok kembali kesini cepat " kaya si bos pembunuh.
Tak lama orang yang akan melakukan transaksi tiba
"He mark , apa barang nya sudah ada( nama bos pembunuh)" kata orang yang melakukan transaksi
"Hei, tentu barang nya sudah ada biam " kata mark
" Ok berapa harga nya ?" Kata biam
"300 juta"kata mark
"Ok , 300 juta,mana barangnya"kata biam
"Nah lihay lah " kata mark
" Bommm" suara ledakan
Seketika kekacauan terjadi , terjadi baku tembak di antara mereka .
Liyam mengambil kesempatan untuk membuka ikatan tali yang ada di kaki dan tangan nya . keadaan makin kacau liyam langsung berlari keluar dari kem tapi saya di kena tembak.
"Doorr" suara tembakan
yang melesat langsung ke dada liyam. Liyam terkapar di tanah sambil melihat benda yang berbentuk artefak, Liyam meraih nya dengan tangan yang berlumuran darah, dan liyam berusaha bangkit dan terus berjalan .
"Kraaak-kraak" suara retak tabung gas
, taklam terjadi ledakan besar yang membuat liyam terpental . Liyam terkapar di tanah dan tidak sadar kan diri.
liyam terbangun di sebuah aula dan melihat sekitar dan berdiri .
"tidak ku sangka yang datang malah bocah " suara samar-samar.
__ADS_1