Two Star Battle

Two Star Battle
pertemuan dengan keluarga mo


__ADS_3

Liyam di bawa kerumahnya di wilayah pegunungan Syam . di sana hanya ada satu rumah (vila) dan sisanya hanya hutang belantara yang dipenuhi oleh beast .


"Aaaaah"suara liyam yang bangun tidur


"Dimana ini"kata liyam sambil mengusap matanya , liyam bangun dari tempat tidur dan berjalan ke arah jendela .


"krak" suara pintu


"Nak kau sudah bangun" kata sang ayah(ayah anak yang menyelamatkan).


Liyam menoleh kebelakang dan melihat paman yang berdiri di dekat pintu.


"Paman apakah Paman yang menyelematkan saya " kata Li yam


"Ya ,saya yang menyelamatkan mu"kata paman.


"Terimakasih paman telah menyelamatkan saya,nama saya liyam " kata liyam


"Ya sama-sama" kata paman


"Paman saya nama paman" kata liyam sambil berjalan mendekati paman


" Mo ling , kau cukup panggil aku paman mo "


" Ya terimakasih paman mo telah menyelamatkan saya "lata liyam


"Ayah apa Abang tadi sudah bangun " kata anak paman mo


"Ya ,sapa lah dia " kata paman. Mo


"Halo nama saya mo nan"


"Halo juga"kata liyam


" Kak kenapa kak tidur di tengah jalan kemaren malam" kata mo nan.


Liyam tersenyum dan berkat

__ADS_1


" tidak apa " kata liyam


" Mo nan dimana paman sun "kata paman mo


" Paman sun dia sedang membersihkan halaman depan"kata mo nan


" Bantu lah dia "kata paman mo


" Ok ayah"kata mo nan


"Baik lah mari kita makan dulu " kata paman mo


Liyam dan paman mo berjalan bersama ke ruang makan .Di sanan sudah ada mo nan dan paman sun


" Kalian semua ada disini " kata paman mo


" Ya ayah kami sudah selesai membersihkan halam jadi langsung ke ruang makan " kata mo nan


" Baik lah kalau begitu mari kita makan "kata paman mo


"Baik ayah"kata mo nan


" Nak kenapa kau ada di tengah hujan dan penuh luk" kata paman mo


" Aku di culik oleh sekelompok orang , untung saja aku bisa kabur " kata liyam sambil makan dengan lahap.


"Jadi begitu kau diculik " kata paman mo


"Lalu bagaimana mana kau bisa lari " kata paman mo


" Aku bisa lari karena terjadi keributan di antara merekam " kata Liyam


" Liyam. Di mana Rumah mu " kata paman mo


" Rumah ku ada diiii "kata liyam , liyam seketika panik dan bertanya kepada paman mo


"Paman mo apa ada telpon " kata liyam

__ADS_1


" Ya ada di ruang tamu " kata paman mo


" Paman aku pinjam dulu sebentar untuk menelpon ibu ku dulu " kata liyam sambil berlari keruang tamu .


Tapi tak lama kemudian liyam kembali


"Anu paman mo di mana ruang tamu nya"kata liyam


" Lurus dari si lalu kau belok ke arah kiri lau kau melihat pintu besar di sanalah ruang tamu"kata paman mo


" Ok terima kasih paman mo" kata liyam


" Ayah kenapa kakak liyam panik seperti itu " kata mo nan


" Kakak liyam lupa sesuatu jadi dia panik" kata paman Mo


Liyam menelpon ibunya bahwa dia baik-baik saja,tak lama setelah itu liyam kembali keruang makan .


"Paman mo aku akan kembali ke kota " kata liyam


" Ok biar aku yang antar " kata paman mo


" Baik terimakasih paman mo " kata liyam


Setalah makan liyam paman mo paman sun dan mo nan pergi dan mengantar kan liyam kembali ke kota .


Liyam di antara kam sampai ke persimpangan di dekat rumah nya , Liyam pun dari mobil .


" Terimakasih paman mo , aku tidak akan melupakan kebaikan paman mo , suatu saya akan ku balas" kata liyam sambil berlari menjauh dari mobil.


Liyam Sampai di depan rumah nya , liyam pum mengetuk pintu rumah


"Ibu aku sudah pulang " kata liyam sambil mencari ibunya .


" Tuan kenapa kau menyelamatkan bocah itu " kata paman sun


" Kau tidak mengerti, bahkan disaat kau berbuat baik masih ada orang yang mau menyakiti mu ,apa lagi di saat kau berbuat jahat " kata paman mo ,sambil menghela napas .

__ADS_1


" Sudah lah kita kembali ke ibu kota saja " kata paman mo .


Mobil pun melaju dan meninggalkan jalan kecil menuju jalan utama.


__ADS_2