Two Swordplay

Two Swordplay
CPT #6


__ADS_3

pelajaran kedua pun berakhir, Nazra pun mengemas barang-barang nya dan langsung bergegas menuju ke asrama.


saat hendak menuju asrama Nazra bertemu dengan Alex yang sedang menatap langit yang sudah menjelang sore, tapi Nazra tetap acuh dan tidak ingin menyapa karna Nazra ingat kejadian di kelas tadi siang. Di saat Nazra melajukan langkah nya tiba-tiba Alex memangil nya.


"Valentina Narza" tapi Nazra tetap acuh dan tidak merespon nya.


"nona Valentina bisa bicara dengan saya sebentar?" Nazra pun menghentikan langkahnya dan " apa yang kau inginkan Alex?"


"aku hanya ingin berterimakasih telah menyelamatkan adik tiri ku Fera, mungkin kau bingung tapi Fera memang tidak terlalu di kenal keluar kerajaan"


"aku tidak menjaga nya pangeran Alex aku hanya melakukan selayaknya manusia aku juga tidak peduli mau kau Keluarga kerajaan atau apa pun itu, maaf kalau kau tersinggung"


Nazra kembali berjalan menjauh.


"setidaknya nona Valentina bisa menjaga rahasia keluarga kerajaan" Nazra tetap acuh dan melanjutkan perjalanan.

__ADS_1


sesampainya di depan pintu kamar asrama Nazra melihat Fera yang sedang keberatan membawa barang naik ke tangga, tiba tiba saja Fera jatuh Nazra dengan sigap nya berlari dan menangkap nya. sialnya Nazra yang terluka


"awccc"


"Na-nazra maaf kau terluka kemari biar aku obati"


"tak perlu aku bisa sendiri" ucap dingin Nazra


"maaf aku selalu merepotkan mu Nazra maaf aku ceroboh hiks hiks hiks"


"hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks"


Nazra pun memeluk Fera "maaf soal kata kata ku tadi, masuk lah kedalam kamar mu, aku akan baik baik saja"


setelah Nazra selesai membatu Fera langsung mandi dan melihat luka memar nya " hemm lumayan juga ternyata"

__ADS_1


Nazra menaruh tangannya di atas luka itu dia merasa sejuk dan ia merasakan memar nya mulai terobati dan tak merasa nyeri lagi "walupun kekuatan yang di berikan ibu tidak terlalu kuat untuk melawan musuh tapi sangat berguna untuk orang-orang di sekitar ku" sambil tersenyum Nazra meneteskan air mata rindu pada ayah ibu dan paman Baron


dalam air mata rindu itu Nazra pun terlelap ia bermimpi bertemu Alex dengan pakaian lengkap seorang raja dan ayah ibu Nazra memberikan berkat pada Alex, aneh nya azkar dan Sinta berpakaian bak dewa Dewi.


Azkar berpakaian seperti dewa perang yang sangat wibawa dengan perhiasan emas bagaikan penghargaan.


Sinta berpakaian layaknya Dewi dengan bunga teratai di tangan kirinya dengan pakaian yang gemirlap dan mahkota yang sangat indah.


"Faris Alexa saya titip kan anak saya Valentina Narza bersama mu"


"jaga lah putri kami, jagalah dia seperti kaca jangan kau buat satu tetes air matanya keluar"


"saya Faris Alexa berjanji untuk menjaga nona Valentina Narza dengan nama gelar dan tahta yang akan ku dapatkan saya akan segenap hati menjaga nya"


Nazra pun segera bangun dari tidur nya dengan perasaan bingung dan penasaran apa maksud dari mimpi itu "apa yang barusan aku saksikan kenapa ayah ibu menitipkan aku pada anak raja itu dan kenapa ibu dan ayah berpakaian layaknya seorang dewa dan Dewi"

__ADS_1


Nazra keluar dari kamar dan melihat langit sambil bertanya-tanya "ayah ibu apa maksud dari mimpi ini tadi"


__ADS_2