
Setelah istirahat sejenak melepas lelah bel masuk pun berbunyi, staff office masuk.
Didalam gedung ini ada sekitar seratus staf office yang terdiri dari beberapa departemen, yang pertama departemen HR&GA, departemen marketing, departemen keuangan, departemen operasional.
Karin melanjutkan pekerjaannya menuju lantai tiga dikarenakan untuk lantai satu dan dua sudah selesai dibereskan,Karin menggunakan tangga darurat menuju lantai tiga dikarenakan sekalian membersihkan area tersebut sambil lewat pikirnya .
Tanpa diduga ternyata sang juragan sedang berdiri tepat didepan pintu masuk tangga darurat sambil menjawab telepon, sekilas Karin mendengar sang tuan muda marah\-marah sambil memukul tembok dan akhirnya terduduk jatuh kelantai sambil menangis dan menunduk.
__ADS_1
Karin yang ketika itu sedang berdiri tepat didepan sang tuan muda hanya bisa terdiam terpaku,tuan muda yang selama ini selalu terlihat kuat,arogan,galak dan tampan terlihat begitu menyedihkan dengan keadaan nya sekarang ini.
Sang tuan menyadari kehadiran Karin langsung berang meluapkan emosinya kepada Karin, Karin dicaci maki, dibentak dan dihina.
Sang tuan muda berkata apa kamu puas melihat keadaan saya sekarang,merasa kasihan, sambil menaikkan salah satu alisnya yang tebal. '' kamu office girl tidak berguna selalu ada disaat yang tidak tepat '' dan mengangkat salah satu tangannya untuk bersiap menampar karin.
Karin berkata ''ya saya memang orang tidak berpendidikan,miskin tapi saya masih memiliki harga diri tidak seperti anda Tuan yang bisa hidup enak dan selalu berlindung dibawah ketiak orang tuanya''.
__ADS_1
Kata siapa saya tidak berguna, setidaknya saya bisa menghasilkan uang dari hasil keringat saya sendiri tanpa minta bantuan orang tua.....,,. kemudian Karin berkata lagi apakah seorang Tuan Alexsandey Kusuma dijaya bisa hidup enak dan menghasilkan uang tanpa bantuan orang tua nya.
Tanpa terasa air mata Karin jatuh tak terbendung lagi di depan mata sang tuan muda, Alex hanya bisa diam dan merasa bersalah karena perkataan nya telah menyinggung karin ,sekaligus kaget baru kali ini dia melihat seorang office girl berani melawan pada direktur anak dari pemilik perusahaan ini.
Karin melepaskan tangan sang tuan muda, lalu berbalik bergegas pergi menuju lantai bawah karena hati nya sudah tidak karuan dan malas berlama-lama melihat tuan muda yang arogan ini.
Akan tetapi baru saja berbalik dan akan melangkahkan kaki, tangan Karin seperti ada yang menahan sesuatu yang dingin menyentuh kulit pergelangan tangan Karin seketika itu Karin menoleh melihat sang tuan muda menggenggam tangannya dan yang lebih membuat karin terkejut sang tuan muda menangis sambil berlutut dan berbisik ''maaf''.
Karin pun berbalik kembali melihat sang tuan muda, Karin bingung harus bagaimana menghadapi nya dan sebenarnya ada apa bertanya-tanya dalam hati,tapi Karin tau batasan dia hanyalah seorang Upik abu sedangkan lelaki yang berlutut di depannya ini seorang Sultan.
__ADS_1
Mereka pun terdiam dalam posisi Karin berdiri dan sang tuan muda berlutut sambil memegang tangan karin itu terjadi selama tiga puluh menit.
Lalu karin memberanikan diri untuk bertanya, sebenarnya apa yang terjadi Tuan ucap karin bertanya lalu sang tuan muda menatap wajah karin sambil melepaskan tangannya.