
Alex terdiam mendengar tertawa renyah Rio dan Karin, dia sebenarnya penasaran apa yang membuat mereka sampai bisa tertawa lepas tanpa beban, Alex berfikir untuk menghampiri mereka berdua akan tetapi Alex mengurungkan niatnya.
Gengsi dong sultan udah ketauan nangis ,ditangga darurat minta maaf pula sama gadis biasa saja yang belum dia kenal dan yang pasti Gadis ini gadis biasa\\-biasa saja yang polos dan tidak mengenalnya seperti wanita diluar sana.
Yang kebanyakan mengejar\\-ngejar dia akan tetapi Alex tidak pernah menanggapi mereka dan lebih bersikap garang bagai anak kucing yang mengeong dan mendesis apabila tangan manusia mau menyentuh nya, tak terasa bel istirahat pun berbunyi.
Lalu Rio berpamitan untuk ijin makan siang ke bawah karena perutnya sudah memberikan sinyal minta diisi ,tok...tok..tok Rio mengetuk ruangan Alex lalu Alex berseru ya masuk.
Rio pun masuk karena mereka teman akrab dari kecil kalau mereka sedang berduaan dengan Alex Rio biasanya memanggil Alex saja tanpa embel\\-embel tuan muda atau tuan Alex.
Lalu Rio mengajak Alex makan siang di kantin, namun Alex menolak karena ada beberapa berkas yang harus dipelajari sebelum melaksanakan rapat tender dua hari yang akan datang, lalu Rio pun meninggalkan Alex dengan setumpuk berkas dimeja nya.
__ADS_1
Kemudian Rio memanggil Karin untuk menemani nya makan siang mereka berdua pun langsung menuju lantai bawah karena letak kantin di basemen dekat parkiran motor dan mobil,mereka berdua pun melihat\\-lihat meja kosong lalu mereka pun duduk.
Semua mata menatap Karin dengan pandangan yang berbeda\\-beda ada yang takjub ada pula yang terlihat iri, bagaimana bisa seorang office girl duduk dengan orang nomor tiga diperusahaan mereka dan yang pasti ganteng nya gak ketulungan .
Para staf office yang lebih lama bekerja disana merasa tersaingi dengan kehadirannya karin, lalu Rio berkata kamu mau makan apa karim.
Karin pun mengangguk tanda mengerti sambil tersenyum lalu mereka memesan makanan dan makanan yang mereka pesan pun datang, di saat makan siang itu lah Rio kemudian bercerita.
__ADS_1
Bahwa masa lalu nya dan Alex sama hanya saja Rio ayahnya yang berselingkuh sehingga menyebabkan ibu nya sakit\-sakitan dan meninggal,sedangkan Alex ibunya yang berselingkuh dengan salah satu client ayahnya yang ada di kota Surabaya.
Mereka sama\\-sama terlahir dari keluarga broken home sebelum meninggal, ibu Rio menitipkan Rio kepada ayah Alex supaya diurus dengan baik dan ibunya berpesan kepada Ayah Alex sayangi Alex seperti anak kandungnya sendiri.
Dari sana lah Alex dan Rio semakin dekat ,dari sekolah menengah pertama sampai dengan kuliah disalah satu universitas negeri terkenal dijakarta mereka selalu bersama\\-sama seperti anak kembar.
Rio menatap langit\\-langit kantin sambil berkaca\\-kaca membendung air matanya yang kapan pun siap meluncur, maka dari itu perusahaan ini menerapkan aturan untuk posisi sekertaris harus ditempati seorang laki\\-laki.
Menghindari kejadian dimasa lalu terulang kembali dan semua karyawan nya diwajibkan berpakaian sopan tanpa mengumbar aurat, mereka berdua pun kemudian menyelesaikan makan siang nya dan bergegas untuk kembali ke lantai tiga.
__ADS_1