Walau Berbeda Usia

Walau Berbeda Usia
bertemu kembali


__ADS_3

pagi yang begitu indah. bella terbangun dia melihat kesamping nya pria itu, sudah tidak berada di tempat tidur.


bella pun segera membersihkan dirinya dan turun untuk sarapan.


ternyata di bawa sudah ada hellen. tujuan hellen untuk merebut kembali cinta billy.


bella duduk di samping billy tidak memandang hellen sama sekali.


"aku pergi duluan" tanpa menoleh bella langsung keluar. agar tidak berada di dalam satu ruangan dengan hellen dan billy.


sementara hellen yang berusaha untuk merayu merajut kembali cinta billy.


"bill aku kemari untuk menemani mu sarapan" berharap billy senang dengan kedatangan nya.


"kau tidak perlu melakukan nya" berkata tanpa ekspresi


"bukan kah dulu kau berharap pada saat kau bangun dan tidur. kau bisa melihat ku saja itu sudah dapat membuat mu senang" berkata dengan bangga.


"Chris kita berangkat skrang"

__ADS_1


baik tuan,


maaf bill aku harus bisa mendapatkan mu kembali. hellen berkata dalam hatinya


bella yang suda mendapatkan teman mencoba menghibur dirinya "eeh bell gimana kalau kita hari ini shoping" berharap kalau bella akan ikut dengan nya


"tapi ren aku ngak bisa." mencoba menolak ajakan teman baru nya itu


"yaa udah kalau gitu kita nonton aja yaa" dengan wajah memohon. berharap bella akan ikut dengan nya.


"baiklah ayo kita pergi"


Pada saat keluar dari bioskop. dia bertemu dengan seorang teman sekolah nya. "Hei bell aku ngak nyangka bisa ketemu kamu disini" senang melihat bella.


"oh ya bell kamu ngapain di kota ini.? aku ke kota ini karna aku mengikuti ayah ku" ternyata kedatangan teman nya itu karna orang tua nya yang bercerai dan dia harus mengikuti ayah nya.


sementara bella yang bingung harus menjawab apa hanya bisa mencari alasan "Liv lain kali aku cerita ke kamu yaa. aku pulang dulu" mencoba mengakhiri percakapan yang canggung itu.


tetapi livy sebagai sahabat terbaik nya itu mengerti. pasti ada sesuatu yang di sembunyikan bella dari nya,

__ADS_1


terakhir kali dia bertemu dengan bella 4 bulan lalu. waktu mereka bersantai dan bella menerima telepon dari ibu nya..


bella pulang ke rumah dan dia berdiri di balkon. sambil memandang ke arah taman bunga. sore ini begitu indah tapi tidak. dengan suasana hati nya dia berharap dia bisa lepas dari tempat ini.


tiba2 suara ketukan pintu. maaf non menganggu. tuan menunggu anda di kamar nya. baik bi saya kesana..


(ciiih apa apa lagi maunya kenapa pulang masi sore begini) bella mulai mengerutu dalam fikiran nya.,


Ada apa tuan. kau memanggil ku,


"Hei mulai sekarang ini kau tidak perlu memanggil ku dengan sebutan tuan" billy mengatakan dengan tersenyum sinis.


"Maaf lalu aku harus memanggil bagaimana.?"


"terserah saja padamu. atau mungkin bisa dengan sebutan suamiku" bella kaget mendengar nya. sampai rasa nya dia ingin memukul mulut pria itu..


"Tapi tuan bukan kah kau mau merahasiakan pernikahan ini. lalu bagaimana aku memanggil mu kalau berada di luar rumah"?


"kita bisa pura2 tidak saling mengenal"

__ADS_1


baiklah suamiku saya mau kembali ke kamar ku. ucap bella


"Hei tunggu meskipun begitu kau harus tetap tinggal dan tidur di kamar ini untuk menjaga kemungkinan kakek berkunjung" billy mengatakan sambil tersenyum sinis menatap bella yang kebingungan.. Baiklah tuan!


__ADS_2