
Di pagi hari yang indah sesuai dengan suasana hati dari kedua insan billy dan bella..
Di tempat lain hellen tidak bisa menerima bahwa billy menolak dia untuk kembali,
di depan pintu rumah hellen yang tahu kalau tidak ada yang berani mengusir nya, langsung masuk ke dalam.
dia berharap bisa menemukan billy dan bisa memikat billy dengan rencana yang telah di susun nya dengan rapi.
tapi ternyata dia tidak menemukan billy ataupun bella disana hanya ada pelayan dan seluruh asisten rumah tangga..
"Maaf nona hellen mau mencari siapa"?
"Bibi mey dimana billy"? bertanya dengan nada seperti dia berada di 4 tahun lalu dimana dia memiliki hak untuk bertanya seperti itu..
"Maaf nona hellen tuan tidak ingin bertemu dengan nona"
hellen pergi meninggalkan bibi mey dengan tatapan yang ingin menerkam orang..
__ADS_1
"Hallo chris nona hellen tadi kesini memaksa untuk bertemu dengan tuan"
bibi mey memberitahu chris agar dia bisa mendapatkan aba-aba apa yang akan dia lakukan selanjutnya, bibi mey memanggil chris dengan sebutan nama chris itu karna, chris pun sejak kecil di rawat oleh bibi mey,
"biarkan lakukan apa yang dia inginkan selagi itu tidak melukai nyonya dan tuan" baiklah.!
bella yang sedang asik dengan sahabat nya livy menceritakan yang di alami nya tentang perasaan nya pada billy.
di sisi lain hellen pergi untuk menemui bella dengan tujuan nya untuk mendapatkan titik celah pada bella agar meninggalkan billy, tetapi hellen tidak tahu bahwa bella tidak bisa meninggalkan billy, kecuali billy mencampakan nya..
Tetapi seperti nya billy tidak akan meninggalkan bella, karena bella sudah memiliki tempat di hati nya.
"Selamat siang apa kita berdua bisa bicara" hellen bicara dengan nada tidak senang.
"Jika kau ingin bicara dengan ku silahkan. kita bicara disini saja" bella tidak ingin mencari masalah dengan hellen tapi tidak dengan hellen..
"Hei bocah ku peringatkan kau jahui billy akan ku berikan apapun yang kau mau"
__ADS_1
livy yang mendengar hanya bisa diam berusaha untuk tidak ikut campur dalam masalah sahabat nya itu.
"Ku bilang jangan panggil aku bocah dan lagi, apa hak mu menyuruh ku meninggalkan suami ku" bella tersenyum sinis menatap hellen..
"kau bertanya apa hak ku, aku cinta pertama nya, dan aku yang berhak untuk mendampingi nya bukan kau bocah kampungan" hellen bicara dengan penuh percaya diri...
Livy yang mendengar perdebatan itu sudah tidak bisa menahan emosi nya untuk membela sahabat nya.
"Hei nona. kau begitu cantik, memiliki bentuk tubuh yang indah, lalu kenapa kau harus berusaha merebut suami orang" livy bicara dengan nada mengejek membuat hellen kesal.
"Diam kalian, bocah-bocah tidak tahu apa-apa" hellen langsung pergi meninggalkan livy dan bella..
sementara bella dan livy tertawa riang melihat hellen yang pergi dengan kemarahan nya api membara sampai muka nya kemarahan, seperti udang bakar..
"Oh ya bell kamu ngak usah mikirin si pelakor itu, lagi pula kan billy suda mulai merubah sikap nya" livy berusaha menenangkan sahabat nya.
bella dan livy segera berpisah tapi livy khawatir dengan sahabat nya yang terlihat seperti memikirkan banyak hal.
__ADS_1
*Hmmm dari kecil aku udah kenal kamu bell di balik kata-kata (aku baik2 aja) pasti menyimpan sejuta beban.!
**Bersambung***!!!