Walau Berbeda Usia

Walau Berbeda Usia
sahabat bella


__ADS_3

Bella turun untuk sarapan namun bella harus duduk dan makan bersama dengan hellen dan billy.


"aku sudah selesai makan kalian lanjutkan" bella berdiri untuk keluar rumah. namu langkah nya terhenti karna perkataan billy.


"Aku akan mengantar mu ke kampus."


hellen hanya bisa diam tanpa berkata apapun. menyaksikan apa sebenarnya yang terjadi.


Mobil melaju menuju kampus. di dalam mobil billy maupun bella tidak ada yang bicara satu sama lain. kecuali chris yang hanya bisa berkata ia atau tidak dan mendengarkan perintah dari tuan nya.


Mobil tiba di depan kampus bella turun dan mengatakan trima kasih tuan!


tanpa menjawab ucapan bella billy langsung memerintah Chris jalan.!


Bella yang keluar kelas menuju ke perpustakaan. bertemu dengan livy. mereka memutuskan untuk pergi ke kafe di dekat kampus..

__ADS_1


livy yang melihat bella berfikir ada apa dengan teman nya ini..


"Bell sekrang kamu kasi tau aku kenapa kamu ada di kota ini.?"


"Liv makasih kamu selalu menjadi teman terbaik buatku." dengan perkataan nya ini livy langsung mengerti pasti ada sesuatu yang di sembunyikan bella dari nya.


"Bell sekrang kamu cerita ke aku yaa mungkin aku ngak bisa bantu kamu tapi setidak nya bisa meringankan beban yang ada bell" berharap sahabat nya bisa lebih baik,


"kalau aku bilang aku sudah menikah kau akan percaya" sambil berkata mata bella suda mulai berkaca-kaca menahan tangis nya..


"Bell pliss jangan bercanda mana mungkin" masi sedikit ragu karena setau livy pacar pun bella ngak punya.


"Kamu tenang bell jangan nangis tapi bell apa orang yang menjadi suami mu itu ganteng atau jangan2 dia sudah kakek-kakek yaa atau mungkin kamu jadi istri ke 5 nya" livy berusaha membuat bella tenang.


bella yang mendengar itu kesal rasa nya dia ingin merobek mulat sahabat nya itu.

__ADS_1


"livy aku ngak bercanda. tapi kalau kamu mau tanya orang itu gimana. dia ganteng meskipun dia sudah lebih tua dari ku." menjawab sesuai dengan kenyataan.


"yaudah bell jangan nangis dia baik sama kamu?" bertanya denga lagak menyelidiki. "dia baik kok tapi dia juga sering kali bisa berubah menjadi dingin dan susah di tebak.! bella mulai berfikir kalau sebenarnya seperti apa juga karakter orang yang menikahi nya mungkin dia juga belum tahu akan hal itu..


"terus bell siapa nama orang menikahi mu itu"? Billy Jack bella menjawab sampai sahabat di depan nya batuk karna keselek buah yang di makan nya.


"Apa bella dia itu orang nomor 1 di negara ini kamu jangan sembarang deh bell" livy nga percaya kalau lelaki yang menikahi sahabat nya itu adalah orang terkaya di negara ini dan bahkan untuk bertemu dengan orang itu saja susah..


"terserah kamu mau percaya atau tidak tapi yang pasti dialah yang menjadi suami ku" livy merasa sahabat di depan nya tidak mungkin berbohong. karna dengan kekuasaan yang dimiliki billy pasti akan dengan mudah untuk membantu keluarga bella tapi dengan taruhan bella menikah dengan nya,


"baiklah aku percaya padamu bell tapi mana mungkin billy dengan kekuasaan nya pasti bisa menemukan wanita manapun. tetapi mengapa dia lebih memilih kamu" livy mulai kebingungan akan hal ini.


"entahlah liv tapi aku juga ngak ngerti yaudah pulang yuk nanti aku di cari suamiku lagi" bella berkata seolah-olah pernikahan nya harmonis..


"Memang dia mencintai mu?"

__ADS_1


sudahlah livy ngak usah bahas itu lagi tapi tolong kamu rahasiakan ini yaa karna pernikahan antara kami berdua ini masi di rahasiakan..!


Bersambung.....!


__ADS_2