
Reva duduk di kursi dalam kamar yang kedap suara,dan dia sudah mengecek setiap detail ruangan agar tidak ada cctv
tok tok tok bunyi pintu
masuk,dan tutup pintunya.
saat laki laki itu memandang orang di balik kursi itu,Reva membalikkan badannya degan Masi memakai jubah kebesaran nya
buka baju mu,laki"itu kaget degan apa yang di ucapkan orang itu,kau sudah kalah dariku,kau harus menuruti apa yang aku inginkan saut Reva
lebih baik aku mati dari pada aku menjadi penghianat Reva tersenyum,aku hanya menyuruh mu membuka baju mu,bukan jadi penghianat .
cepat lakukan,pas Reva melempar pisau dan hampir mengenai laki laki itu hanya telinganya yang tergores,dan mengeluarkan darah,Reva tidak tega saat melihat darah itu,tapi tidak di pungkiri dia harus bersikap kasar agar mengetahui siap laki laki ini sebenarnya.
laki laki itu membuka bajunya dan topengnya
Reva terkejut dengan tanda pada dada laki laki itu,
jawab aku degan jujur,
kapan kau mendapatkan tanda itu?
untuk apa kamu ingin mengetahui tanda ini,aku hanya penasaran tentang tanda itu
ada seseorang yang memakai kan tanda ini di dada ku
apa kau mengenal nya?
__ADS_1
tentu aku mengenalnya,akan tetapi aku duluan kabur saat aku sudah di berikan tanda
apa dari hirup R itu?
kenapa kau sangat penasaran,prak jawab saja apa yang aku katakan,laki laki itu terdiam, supaya aku ingat bahwa aku punya nama dan kembaran dengan ini sial R
Kenapa kau kabur dari orang yang menculik mu?
untuk apa aku memberi tau alasannya dengan mu,apa yang aku dapatkan jika aku menjawab semua pertanyaan mu,
Reva terdiam,karena ada orang yang masi menunggu mu pulang.
deg laki laki itu terdiam,dan bertanya dalam hati nya,siapa yang menunggu nya pulang?apakah aku masi punya keluarga batin laki-laki itu
jawab saja apa yang aku katakan,
apa kau masi mengingat orang yang kau sayangi itu?
tidak.
kenapa kau tidak mengingat nya,aku tidak mau kejadian itu terulang kembali,lebih baik aku tutup ingatanku degan cara melupakan kejadian dahulu
RAVA saut Reva
Deng,saat dia mendengar kan suara perempuan yang sangat halus dan lembut degan menyebutkan nama RAVA.
ingatan Rava kembali lagi pada hari dimana dia di culik dan melihat saudara nya di bawa ke tempat lain degan keadaan mengenaskan dua anak kembar di pisahkan.
__ADS_1
RAVA tiba-tiba memegang kepalanya,siapa aku sebenarnya, RAVA
........TIDAK.........
laki laki itu tidak lain adalah Rava
Reva melempar kan foto masa kecil Rava dan Reva,main sama dan foto Rava,bunda dan Reva.
RAVA tidak pernah menangis.
tapi saat dia melihat masa kecilnya dulu,tiba"dia melihat dan mengenang memory dulu yang sangat bahagia degan saudara kembar nya.
aku tidak bisa melihat nya lagi, kenanga bahagia tidak bisa di ulangi lagi.
kenapa tidak bisa melihatnya.
mereka pasti membenci ku, karena pergi sebelum aku menghilang,dan aku membuat bunda menangis saat aku membentak nya degan kasar karena aku di hasut degan seorang laki-laki brengsek.
RAVA BUNDA MENUNGGU MU DI RUMAH,PULANG LAH DAN IKUT DEGAN KU
REVA MEMBUKA JUBAH DAN TOPENG NYA
RAVA KAGET' DIA WANITA YANG SANGAT CANTIK
Tapi dia juga di kagetkan degan,wajah yang sama tapi versi perempuan aku REVA
Deng....Deng...Deng..
__ADS_1