
Bella menagis,di barengi degan air hujan,bela mengeluarkan isi hatinya, Bella sudah tidak tahan lagi,aku pembunuh kak,aku tidak pantas lagi sama kakak,dan aku tidak cinta lagi sama kakak,aku benci diriku sendiri
kalau aku ingin,aku mau pergi dari dunia ini,aku mau menebus dosa dan kesakitan yang kak Reva terima,(Bella bersimpuh di bawah kaki Rava,tolong kak bunuh aku,aku udah gak sanggup lagi kak)
Rava yang melihat Bella depresi langsung memeluknya nya,kamu tidak salah sayang,itu hanya takdir,semua sudah memaafkan mau,bahkan Reva sudah memaafkan mu,Rava merasakan tubuh Bella menggigil dalam tangisan nya,dia mencium pucuk kepala Bella.
dan tiba tiba Bella pingsan
Rava langsung membawa bella ke apartemennya yang baru dibeli dan dia juga yang menggantikan baju bella
malam harinya,Bella demam dan mengigau
kakak Reva maaf,maaf kakak,kakak,kakak
sambil menagis,Bella terus meyebut nama Reva
Rava yang mendengar Bella mengigau,dia langsung memeluk nya,dia merasa Bella yang selalu ceria dan tersenyum, menjadi berubah,dia selalu terdiam dan mengurung dirinya di apartemen nya.
pagi harinya, matahari bersinar terang dan masuk ke celah apartemen nya,bahkan tidak menganggu pasangan yang lagi tidur saling berpelukan
Bella bagun dan kaget saat ada sesuatu yang menimpanya dan berat,saat akan berbalik dia merasa ada hembusan nafas di lehernya dengan teratur
__ADS_1
Bella berbalik, untuk memastikan dan
cup bibir Bella dan Rava menempel dan membuat mata Rava terbuka, mereka saling pandang cukup lama,saat Bella mau menarik bibir nya,Rava sudah menarik leher Bella dan awalnya bella ingin melepaskannya,akan tetapi dia tidak bisa bergerak karena seluruh tubuhnya sudah di kunci dengan Rava
dan lambat lain,Bella yang kangen dengan Rava, pasrah dan Rava merasa tidak ada penolakan dari Bella dia mencium lebih dalam dan menjelajahi setiap inci mulut Bella
Rava tersenyum dan mengahiri ciuman panasnya dengan mencium kening Bella, mereka sama sama duduk saling pandang,dan saling diam, Tampa ada kata-kata saat Bella sadar,aaaaaaa
kakak siapa yang Menganti baju ku,kakak tidak macem-macem kan tadi malam.
Rava menyentil kepala Bella,kamu bodoh atau gimana sih, tenag aja bukan aku yang gantikan, resepsionis perempuan yang aku suruh
uhh syukur deh, kalau gitu kak
kakak kenapa senyum senyum sendiri
enggak, siapa bilang kakak senyum, kembali ke mode garang
Bella ingin pergi,tapi tangan nya kembali di tarik oleh Rava,dan Bella duduk di atas paha Rava
awas kakak,aku mau balik kekamar aku
__ADS_1
Jagan pernah menghindari ku lagi Bella,Bella menatap Rava
dia mengangguk kan wajahnya,iya kak.aku gak akan pergi lagi
saat kamu seperti kemarin,aku ingin menghancurkan semua clab itu,Jagan buat aku ambil tindakan
iya,aku gak akan seperti kemarin lagi,tapi aku
Bella terdiam
Jagan pikirkan yang lain lagi,cup dan akhirnya mereka berciuman sangat lama, melepaskan kerinduan mereka selama ini
aku mencintaimu Bella,aku tidak mau kehilangan mu lagi
aku juga sangat mencintai mu kakak Rava
saat aku ingin melupakan mu,dan ingin membuka hati ku,tidaka da yang bisa membuat ku tersenyum dan tertawa selain Bella
Bella tersenyum
FOREVER.......
__ADS_1
FOREVER to my lovely cup
bersambung.......