
saat semua orang sudah balik ke kamar nya ada Reva yang masi stay degan anggur (alkohol) di tangan nya.
William menghampiri Reva
"Rev,udah Lo udah banyak minum...
Lo gak usah pedulikan gwe, ngerti gwe bayak pikiran
"degan minum Lo gak akan bisa menyelesaikan masalah Reva
hahahaha,Lo sama aja kayak orang di luar sana, murahan tau gak, dengan mata tertutup
"apa Lo bilang, murah hah, seorang William di bilang murahan,sabar William, sabar dia itu mabuk, bicara nya aja gaco
Lo tau gak,gwe lihat Lo,berdua di clab sambil menunjuk muka William,Lo cowok brengsek yang pernah gwe kenal, kalau Lo mau nyakitin hati gwe,atau Lo hanya jadikan gwe pelampiasan Lo menang,Lo Menang WILLIAM
__ADS_1
plak,satu tamparan di muka William.
William diam mematung saat mendengar apa yang Reva ucapkan,bahkan tamparan Reva gak dia perduli kan
hahahaha,gwe benci punya perasaan kayak gini,tapi gwe gak tau, kenapa gwe marah
kalau Lo tdk suka, kenapa Lo buat gwe nyaman, kenapa Lo so baik depan gwe, kenapa kenapa brengsek
William langsung mencium bibir Reva,di saksikan Dengan sahabat"nya,mereka ciuman sangat lama dan Reva mengalungkan tangannya di leher William.
flashback on
dia mengingatkan beberapa hari lalu saat pergi ke clab, menghadiri acara tertutup ada seorang artis papan atas yang duduk di samping William dan tak terduga nya lagi Reva tampil jadi DJ spesial di jajaran tamu undangan dan mereka sama-sama berpapasan dan saling pandang tapi tidak menegur sapa.
William selalu memandang Reva,semua orang tau bahwa Reva bukan sembarang orang, makanya dia di hormati dan di segan meskipun Reva bukan sel atau memiliki perusahaan akan tetapi dia juga termasuk seseorang yang pekerja keras dan mempunyai banyak klub bisnis club di berbagai negara
__ADS_1
William ingin membuat Reva cemburu akan tetapi, Reva bahkan tidak menoleh sedikitpun karena Reva mempunyai benteng sendiri dia melihat akan tetapi tidak memandang secara terang-terangan.
dan Reva juga salah satu orang yang menyambut acara tersebut,
terima kasih semuanya yang telah hadir pada malam hari ini saya revana,saya bukan siapa-siapa akan tetapi saya diberikan amanah untuk menyampaikan penyambutan untuk kalian semua pesan-pesan yang saya dapat berikan jangan pernah mengecewakan seseorang karena kita tidak tahu seperti apa kehidupan kedepannya,apakah dia masih ada atau menghilang, Jagan menyia-nyiakan kesempatan karena kesempatan hanya datang satu kali tanpa adanya persiapan kesempatan itu akan hilang begitu saja.
William yang mendengar kan pidato dari Reva terdiam,dia seperti memberikan isyarat akan ada sesuatu yang tidak di inginkan terjadi
apa, maksud dari pidato Reva bahkan saat berpidato Reva memandang dan menatap mata William.
flashback off
saat William mengingat perkataan demi kata yang di lontarkan oleh Reva dia terus berpikir apa kau akan pergi suatu hari nanti, kenapa aku takut semoga ketakutan yang aku rasakan jangan pernah terjadi.
William menggendong reva ala bridal style, ke kamar Reva yang sudah disiapkan oleh Renata, dan tidak lupa William juga menyelimuti Reva dan mengecup kening lebar good night,baby kamu sudah jadi wanita aku aku tidak akan pernah memberikan siapapun yang ingin mengambil mu dariku.
__ADS_1
bersambung......