Wanita Cantik Pemberani

Wanita Cantik Pemberani
EPISODE 42 MUSUH TAK TERDUGA


__ADS_3

kakak ada yang memata-matai ku kak, setiap hari dia selalu ada,


Daniel langsung bertindak, siapkan semua orang degan senjata senjata nya,kita harus bereaksi malam ini juga


Daniel menelpon William, mereka sudah mencurigai kita Will, kita pergi ke kantor Reyhan.


skip kantor Reyhan


ada apa kalian kesini,ada yang mencurigai Bella,dan terus menerus memata-matai bela sepertinya mereka sudah curiga dengan Bella apa yang harus kita lakukan apakah kita apakah kita akan menyerang markas itu hari ini malam ini


bagaimana persiapan saut Reyhan


persiapannya sudah selesai kita hanya tinggal menyerang markas itu, bereaksinya hari hanya orang-orang tertentu yang ke sana jangan bawa banyak pasukan kita akan pergi ke sana


William bicara kita harus pantau terlebih dahulu supaya kita dengan mudah melumpuhkan markas itu,aku sudah memantau nya terus


MALAM HARINYA

__ADS_1


WILLIAM RAIHAN DAN DANIEL BEREAKSI MEREKA MENUJU KE MARKAS YANG SUDAH JADI TARGETNYA


dengan memakai pakaian serba hitam dengan alat-alat yang sudah melekat di tubuh mereka


gue mau malam ini adalah malam terakhir buat markas ini berdiri karena kita akan meratakan nya dengan tanah William tersenyum tapi raut wajah Rehan seperti ada sesuatu yang mengganjal di hatinya


kenapa perasaan gue tidak enak tidak seperti biasa saat kita ta kita akan bahagia tapi happy akan tapi hari ini gue seperti akan ada sesuatu yang besar yang akan terjadi


William terdiam dia mengingat perkataan Reva tempo hari yang mengatakan akan pergi tidak akan pernah kembali lagi, semoga tidak terjadi apa-apa Daniel


saat mereka menghabisi satu persatu lawan mereka,ada penyusup masuk ke markas kata penjaga


Rena, Reva dan Raya sudah siap dengan alat tempurnya Reva yang membawa samurainya Raya yang ahli menembak dan Rina yang Ali dengan beladiri nya mereka punya kelebihan masing-masing


Rena Reva dan Raya bertarung dengan Daniel William dan Reyhan


mereka sama-sama seimbang akan tetapi saat Daniel ingin melepas topeng milik raya ada suara kegaduhan yang di luar sana yang tak lain adalah suara tembakan Bella Bella ingin menghabiskan Rena Reva dan Raya mereka semua sama-sama tidak mengenal satu sama lain tapi ada sesuatu di hati mereka yang mengganjal dari tadi rena bukan tandingan Reyhan dia hampir di bunuh degan Reyhan akan tetapi dia Masi tangguh menghadapi musuh,raya degan tembakannya sudah megenai tahan Daniel dan William degan gores di tangannya dari reva

__ADS_1


saat pistol Bella mengarahkan tembakan nya ke Rena,Reva melihat ke arah Rena,di berlari dan menjadi perisai degan teriak yang nyaring di telinga William Rena awas


dor dor dor degan tersenyum Bella berhasil membunuh musuhnya


tidak Rena memeluk Reva,tidak Rev tidak....


Reva


Reyhan menyaksikan langsung suara yang tidak asing dia dengar dengan nama yang disebutnya


Reva


Raya berlari dan menghampiri Rena


semua orang terdiam kami menyerah,bunuh kami semua ,saut Raya jika kami pernah menyinggung kalian semua, bunuh kami hari ini ,tapi lepaskan semua orang di markas ini


raya menunduk,membuka topeng nya satu mati"harus mati bersama itulah prinsip merek bertiga perjalanan kami hanya sampai disini

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2