
Keesokan harinya~
Seperti biasanya Alice pergi ke kantor sesampainya Alice di kantor dia memasuki ruangan nya
"Alice kamu dapat undangan dari perusahaan Erlangga tidak?" Tanya Shelina yang tiba tiba datang keruangan Alice
"Enggak! Undangan apa?" Jawab Alice dengan pokus pada laptopnya
"Merayakan keberhasilan proyeknya dengan perusahaan kita!!Mereka bilang akan mengundang semua para pemilik perusahaan mulai dari yang berkembang sampai yang maju!" Jelas Shelina dengan memasang wajah berkhayal
"Mereka terlalu berlebihan padahal perusahaan kita yng untung banyak!" Jawab Alice dengan ketus
"Dasar! Oh ya aku juga denger katanya CEO perusahaan Erlangga berterima kasih padamu Al!" Timbal Shelina dengan berpaling dan pergi berlalu
"Dasar Nene sihir datang dan pergi semaunya!" Celetuk alice
'apakah CEO itu Zeus?' tanya benak Alice
Malam harinya~
Setelah Alice membereskan meja nya Alice bergegas pergi menuju lift
"Alice!" Sapa seorang pria
"Ada apa tuan Rue?" Jawab Alice
"Panggil saja Papa!" Ucap tuan Rue
"Baiklah ada apa pah?" Timbal Alice
"Ini undangan khusus untuk mu dari CEO Erlangga!" Ucapnya sambil menyodorkan sebuah undangan
"Baiklah aku akan datang terima kasih dan kalo mama menanyakan keberadaan ku katakan aku sedang ada urusan diluar mungkin malam ini tidak pulang!" Jawab Alice sambil menerima undangan tersebut
"Baiklah selamat malam!" Sapa tua Rue
"Selamat malam!" Jawab Alice yang Langsung berlalu menuju ke mobilnya bersama Shelina
"Al apa kamu merasa hari ini cuaca sangat bagus?" Tanya Shelina dengan memasang wajah senyam senyum
"Aku tau maksud mu! Baiklah kita pergi!" Jawab Alice dengan memutar jalan menuju Grand Luenies yaitu bar yang pada saat ini terkenal
"Kamu sangat pengertian Al!" Timbal Shelina
Sesampainya mereka di bar tersebut mereka bergegas memburu minuman yang beralkohol kuat
"Lin aku pikir kita jangan minum yang ini aku takut hilang kesadaran!" Tanya Alice pada Shelina yang sedang menuangkan wine pada gelas
"Al dimana mana kalo minum itu ujung ujungnya ya mabuk dan kalau mabuk artinya hilang kesadaran!" Jawab Shelina dengan tertawa kecil
__ADS_1
"Baiklah tapi aku tidak akan minum banyak!" Timbal Alice
Beberapa menit kemudian
Kring~ dering telpon berbunyi
"Hey Lina telpon mu berbunyi!" Ucap Alice
"Kau mabuk ya!! Telpon mu yang berbunyi Alice!!" Jawab Shelina sambil meminum wine yang berada genggaman ditangannya
"Ah iya bentar aku angkat dulu!" Ucap Alice yang berlalu ke toilet
"Hallo!" Ucap Alice dengan nada tak jelas
"Al kamu mabuk?" Tanya seorang disebrang telpon
"Tidak aku tidak mabuk hanya pusing!" Jawabnya
"Kamu dimana aku akan menjemputmu!" Timbal Joy dengan nada keras
"Hey aku sedang bersama teman ku! Di Grand Luenies" jawab Alice sambil berjalan sempoyongan
"Baiklah tunggu aku akan kesana!" Ucap Joy yang langsung menutup telponnya
"Hey aku belom selesai bicara kau malah menutup telponnya!! Kenapa kamu menut.." ucap Alice yang langsung terhenti karena menabrak seseorang
"Syan bawa dia ke kamar!" Ucap seorang Pria yang Alice tabrak
"Hey kalian jangan sentuh aku!" Bentak Alice sambil memberontak
Alice dibawa ke kamar 167 ruangan VIP dimna Alice dijatuhkan kedalam kasur
"Joy? Ehh tidak mungkin kamu Zeus kan?" Ucap Alice sambil memegang pipi seorang pria tersebut
Chupp~ Alice menciumnya
"Zeus aku mencintaimu tapi Joy menyayangiku!" Ucap Alice sambil menepuk nepuk pipi Zeus
"Apakah kau mencintai nya?" Tanya Zeus dengan memajukan lututnya yang berada di daerah Alice
"Ahhh...aku tidak tau!!" Jawab Alice dengan mukanya yang memerah
"Apa kau menyukainya!" Tanya Zeus dengan mencium leher Alice
"Ahmm...iya!" Jawa Alice sambil memainkan rambut Zeus
"Apa kau pernah berhubungan fisik dengannya!" Tanya Zeus yang perlahan menggapai seluruh tubuh Alice
"Tidak! Huh!" Jawab Alice dengan nada keras
__ADS_1
Seketika Zeus terhenti dan beranjak meninggalkan ruangan tersebut, selang beberapa menit Joy datang membawa Alice pergi, menggendongnya dan berlalu
Sesampainya mereka di villa Joy, Joy merebahkan tubuh Alice saat Joy akan beranjak pergi tangannya ditarik oleh Alice
Chup~ Alice menciumnya
"Alice kamu yang mulai bermain jadi kamu selesaikan permainan ini!!" Ucap Joy dengan membuka bajunya, sesaat setelah beberapa menit Alice berciuman dengan mesra bersama Joy
"Zeus aku mencintaimu!" Ucapan itu terlontar dari bibir Alice seketika Joy berhenti dan berlalu
Keesokan harinya~
Alice terbangun dari tidurnya
"Kenapa aku tak mengingat apapun!" Ucap Alice sambil memegang kepalanya
"Sepertinya aku mabuk berat!" Ucap Alice Sambil beranjak dari tempat tidur
'eh ini vila Joy!' celetuk benak Alice sambil memasuki kamar mandi
Setelah Alice memakai baju yang sudah Joy siapkan di tempat tidurnya Alice menuruni tangga
"Bi dimana Joy?" Tanya Alice pada seorang pelayan yang sedang membersihkan ruang tamu
"Tuan muda pergi keluar dan dia bilang nona suruh makan setelah nya pak supir akan mengantarkan nona kerumah! Dan mobil nona sudah tuan antar tadi malam!" Jelas seorang pelayan itu
Setelah Alice menuruti apa yang diucapkan oleh pelayan itu Alice pergi, sesampainya Alice dirumah
"Alice kemari lah sayang!" Ucap Nyonya Rue yang sedang duduk bersama tuan Rue, Alice mengikuti apa yang diinginkan nyonya Rue
"Duduklah!" Perintahnya, Alice mematuhinya
"Dengar papah udah beli saham dari perusahaan Xian atas namamu!" Ucap tuan Rue sambil menyodorkan sebuah dokumen
"Benarkah?" Ucap Alice sambil menerima sebuah dokumen itu
"Iya tapi kamu tidak akan langsung bekerja di perusahaan Xian! kamu ada beberapa urusan disini jadi mungkin satu minggu lagi kamu bisa mengambil alih perusahaan Xian!" Terang nyonya Rue
"Makasih ma pah! Kira kira aku akan jadi apa disana!" Tanya Alice sambil menanda tangani dokumen tersebut
"CEO kamu akan menjadi CEO disana!" Jawab tuan Rue
"Bagus lah setidaknya tidak akan ada yang bersaing dengan ku! Karena semua ada dalam genggaman ku!" Ucap Alice
"Aku mau keatas dulu!" Sambung Alice yang langsung berlalu menaiki tangga menuju kamarnya
Sesaat Alice memandang pemandangan di balkon sambil minum GreenTea hangat
'entah kenapa Joy tidak seperti biasanya yang membiarkan ku pergi begitu sajah?' ucap benak Alice, 'sebaiknya aku telpon saja!' sambungnya
__ADS_1