
Joy adalah teman Alice sewaktu kecil mereka bertetangga tak bisa dipungkiri mereka sangat dekat mungkin bagi Alice Joy adalah seorang Kaka bagi nya, Joy Dong Fang salah satu pendiri geng Mavia yang terkenal di dunia Mavia setelah geng Zeus Erlangga, jadi bagi Alice Mavia hanya suatu hal yang biasa Joy juga putra kedua dari keluarga Dong Fang yang bisnisnya berkembang dikota A.
"Al? Setelah putus dengan Zeus apa tujuanmu sekarang?" Tanya Joy sambil menyetir mobil
"Aku akan pokus kuliah setelahnya aku akan pergi ke London" jawab Alice
"London? Untuk apa?"
"Kau akan tau! Joy bisa aku meminta bantuan mu?"
"Katakan apa yang bisa kubantu?"
"Bisakah kau memantau perkembangan perusahaan Xian untuk ku?"
"Baiklah itu bukan hal besar bagiku!" Jawab Joy
2 tahun telah berlalu dia menamatkan kuliahnya ditahun ini
"Bi besok hari kelulusanku sekaligus kepergianku ke London jdi untuk hal itu bisakah kau membantuku!" Ucap Alice pada bibi mery
"Apa yang bisa bibi bantu?" Tanyanya
"Besok aku akan pergi ke kampus lalu setelah itu aku akan pergi ke bandara jdi bibi tolong bantu kemasi barang barang ku dan antarkan ke bandara" jelas Alice
"Baik non!" Jawab bibi mery
Mobil merah terparkir di halaman rumahnya bertandakan Joy telah tiba menjemput Alice yah itu sering terjadi dalam dua tahun kebelakang berangkat dijemput pulang pun diantar, Alice bergegas menuju mobil merah itu terparkir lalu mereka berlalu pergi menuju kampus Alice.Setelah semua berjalan Alice dan Joy bergegas pergi menuju bandara, Yah begitulah Alice menerima cinta Joy meskipun Alice tau dia belum bisa melupakan Zeus dan Alice hanya ingin bisa hidup tanpa Zeus bagi Alice mereka membangun hubungan berlandaskan karena sahabat tetapi bagi Joy ini adalah kesempatan baginya untuk mendapatkan hati Alice dan menyembuhkan hatinya yang hancur
__ADS_1
"Al setelah kamu tiba jangan lupa kabari aku dan yah bulan depan aku akan menyusulmu!" Kata Joy
"Joy tenang lah aku tidak akan menghilangkan bergitu saja!" Jawab Alice sambil cekikikan tertawa
'Al bukan hal itu yang ku khawatir kan!' celetuk benak Joy,
"Al kamu jaga baik baik dirimu! Ingatlah kalau ada apa apa telpon aku oke!" timbal Joy sambil memegang kedua pipi Alice dengan perlahan lahan mendekati bibir nya Cup~.. Alice terkesima
"Joy ini depan umum!" Ucap Alice dengan menghindari ciuman selanjutnya, mengetahui respon Alice Joy memeluk Alice dengan erat
'Al selama dua tahun ini kau masih tidak memberikan respon terhadap ciumanku dan karena hal itu aku takut saat kau di London kau akan bertemu dengannya dan aku akan kehilanganmu!' Benak Joy
"Baiklah Joy aku harus pergi barangku sudah ada jdi aku harus pergi jaga dirimu baik baik!" Kata Alice yang perlahan melepaskan pelukannya Joy dan berlaku pergi
Ngiungg:v~ pesawat lepas landas
"Akhirnya aku sampai disini?" Kata Alice sambil merentangkan tangannya, "tapi? Dimna mama? Ya ampun tidak ada yang menjemputku kah?" Sambungnya "Haish.. biarlah aku cari taksi saja didepan gerbang!" Ucapnya sambil melangkah kedepan gerbang
saat menginjakkan kakinya dijalan raya tiba tiba mobil hitam menghampirinya
"Permisi! Apakah anda yang bernama Nona Alice Xian?" Tanya seorang pengendara mobil tersebut
"Iya benar saya Alice Xian?" Jawab Alice
"Nona sebelumnya saya minta maaf atas keterlambatan saya!" Katanya
" Saya Darmin supir pribadi nyonya Monica Rue Zong saya menyampaikan permohonan maaf Nyonya dan tuan karena tidak bisa datang menjemput nona dikarenakan ada rapat yang tidak bisa ditinggalkan!" Jelasnya
__ADS_1
"Tidak apa! Sebaiknya kita pulang!" Jawab Alice
"Oh iya non silahkan!" Ucapnya sambil membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Alice memasuki mobil di belakang,
Mobil hitam itupun berlalu pergi menuju kediaman keluarga Rue Zong.
Ayah tiri Alice bermarga Rue Zong memiliki perusahaan yang banyak pusatnya berada di London, ibu Alice Nyonya Monica Xian menikah dengan Tuan Reza Rue Zong pada saat Alice menginjak umur 16 tahun, Tuan Reza Rue Zong adalah putra pertama di keluarga Rue Zong.
Sesampainya Alice di kediaman Rue Zong Alice disambut baik oleh pelayan yang ada di sana berjalan memasuki ruang tamu
"Selamat malam nona! Saya Nory kepala pelayan disini kalo ada apa apa nona bisa panggil saya!" Sapa seorang pelayan
"Baiklah aku ingin ke kamarku tolong antarkan saya!" Jawab Alice
"Ah tentu saja nona! Saya akan mengantar mari ikut dengan saya!" Kata pelayan sambil menaiki tangga menuju lantai atas berjalan melewati beberapa tiang rumah dan berbelok sebelah kanan terlihat pintu besar, pelayan itu memutar kenop pintu memasuki ruangan tersebut diruangan itu terdapat balkon yang berpintukan kaca kasur yang luas dengan disebelah kirinya terdapat meja di samping itu terdapat ruangan lagi
'apa mama bercanda? Ini kamar atau rumah?' celetuk benak Alice
"Nona diruangan itu terdapat kamar mandi beserta ruangan khusus untuk berpakaian dan berias disana ada baju baru dan semua keperluan nona!" Terang pelayanan itu
"Baiklah dimana barangku?" Ucap Alice
"Sesuai keinginan nyonya barang nona sudah kami simpan di gudang semua keperluan nona mulai dari pakaian dalam (ini itu bla bla)", 'apa ini lelucon Haigh...baiklah disini aku punya tujuan jdi ikuti saja alurnya' celetuk hati Alice, "dan nona ini semua Nyonya persilahkan untuk nona supaya nona betah!" Sambungnya
"Baiklah bila tidak ada lagi saya permisi nona selamat malam!" Sapa pelayanan
"Selamat malam!" Jawab Alice
__ADS_1
Author: Maaf ya Gays Lama ngak Up aku harap para readers suka sama Novelku jangan lupa kasih dukungannya ya:) dan Jngan lupa kasih komentar like sma vote nya ya:)