Wanita Imut Ku Jangan Pergi Lagi

Wanita Imut Ku Jangan Pergi Lagi
Impianku hancur karena kebahagiaan yang tak kuharapkan!


__ADS_3

Keesokan harinya~


Pagi hari matahari menembus pintu balkon lalu Alice terbangun dari tidurnya, Alice beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi nya


 


Setelah selesai bersiap Alice langsung menuju kantornya dan mengerjakan beberapa pekerjaannya


 


"Permisi Nona! Tuan Joy ingin bertemu dengan anda!", Ucap sekertaris Naura, alice mengangguk mengisyaratkan bahwa Joy bisa masuk


"Alice kamu kenapa! Pucat sekali!", Tanya Joy sambil menghampiri Alice yang memegang kepalanya


"Aku tidak tau! Ini pusing sekali", Jawab Alice yang sesekali dia menutup mulutnya dengan memegang perutnya


"Kita pergi ke dokter!", Ucap Joy dengan tegas yang langsung menggendong Alice


 


Sesampainya mereka dirumah sakit Joy menyuruh Alice untuk diperiksa, Alice merebahkan tubuhnya sesaat dia diperiksa dokter Setelah Alice diperiksa dokter


 


"Selamat tuan Nona kalian akan menjadi seorang ayah dan ibu! Kehamilan nona Alice sudah satu bulan!", Ucap dokter dengan tersenyum lalu duduk untuk membuat resep obat


Alice dan Joy saling memandang, sesaat Alice menyentuh perutnya


'Anakku? Tapi siapa ayahnya? Aku tidak disentuh oleh siapapun? Kecuali.. Zeus? Apa mungkin? Tapi jika benar Zeus? Akankah dia menerima anakku?' benak Alice yang memberikan beribu ribu pertanyaan yang tidak bisa Alice jawab


Joy membantu Alice untuk turun dari tempat tidurnya dan duduk dikursi


"Ini resep untuk nona! Kehamilan pertama kejadian seperti ini sering terjadi jadi kalian tidak usah khawatir! Jaga pola makan dan kesehatannya! Jangan lupa meminum obat yang saya berikan!", Ucap dokter itu yang lalu memberikan selembar kertas yang berisi resepnya


 

__ADS_1


Setelah selesai mereka menuju rumah alice, diperjalanan tidak satu katapun yang terucap oleh alice, Joy sesekali memandang Alice yang bengong


Sesampainya mereka dirumah Alice Joy menggendong Alice dan merebahkannya dikasurnya


 


"Alice aku tau aku yang bertanggung jawab! Aku janji dalam seminggu kita akan menikah! ini bayiku!", Ucapan Joy membuat Alice terkejut dengan memandangnya


"Bayimu?" Jawab Alice,


"Iya saat kamu mabuk! Kamu menciumku tiba tiba! Itu salahku seharusnya aku menahan keinginan ku tapi aku tidak bisa menahannya! Maafkan aku!", Terang Joy


"Aku tau sulit bagi seorang pria menahan hal seperti itu!", Jawab Alice sambil memalingkan pandangannya


"Alice! Maafkan aku! Aku akan bertanggung jawab!", Bujuk Joy sambil memegang tangannya


"Iya Joy aku percaya! Pulanglah aku akan istirahat sebentar!", Jawab Alice sambil melepaskan tangan Joy


"Baiklah! jaga dirimu baik baik! Dan telpon aku kalau ada apa apa!", Ucap Joy yang langsung berlalu pergi


 


 


"Impianku? Cita citaku? Didepan mata! Aku baru saja mendapatkan impianku tapi aku? Aku... Dalam sekejap semuanya menghilang!", Ucap Alice sambil meneteskan air mata secara perlahan


"Maafkan aku Alice", ucapan Joy membuat alice terkesima lalu Joy memeluk Alice dari belakang sambil memegang perut Alice


"Aku berjanji akan membahagiakanmu! Aku akan menjaga perusahaanmu dengan baik jangan khawatir! Kamu harus pokus menjaga bayi kita! Setelah bayi kita lahir kamu akan memegang perusahaan mu kembali! Aku berjanji!", Bisik Joy ketelinga Alice, sesaat Alice menutup mata


'mungkin ini yang terbaik aku sudah memiliki seseorang yang mencintai ku! Calon anakku! Dan perusahaan ku! Semuanya lengkap! Aku hanya butuh waktu untuk beradaptasi dengan Joy yang akan menjadi suamiku kelak!' ucap benak Alice


"Al aku mencintaimu!", Ucap Joy yang berhenti memeluk Alice dan membalikan badannya


Chup~ Joy mencium Alice

__ADS_1


'dia hidupku! Dia akan menjadi bagian dari hidupku! Aku tidak akan menolaknya lagi!' benak Alice yang sedari tadi bicara


Joy melepaskan ciumannya karena Alice tak merespon, sesaat Joy memandang Alice


Chup~ Alice mencium bibir Joy


Tanpa basa basi Joy berciuman dengan Alice yng mulai membuka hati untuk Joy, Joy menggendong Alice dan merebahkannya


"Joy tidak!", Tolak Alice dengan mendorong dada Joy


"Ah.. maaf!", Ucap Joy yang beranjak dari tempat tidur Alice


"Aku akan pulang jaga dirimu baik baik! Dan kamu besok tidak akan kemana mana termasuk ke Perusahaan Xian!", Sambung Joy sambil menengok kebelakang


 


Pagi hari Alice memandang pemandangan dari balkon, bukan memandang tapi lebih tepatnya melamun, tidak lama terdengar suara langkah kaki yang beradu dengan lantai


 


"Kamu sudah siap!", Tanya Joy sambil memeluk Alice dari belakang, tapi Alice tak merespon


"Jangan khawatir tiga hari lagi acara pernikahan kita jadi kamu tidak boleh bersedih! Aku sudah berjanji untuk membuatmu bahagia! Tante dan om akan datang besok semua sudah siap!", Bisik Joy ketelinga Alice


 


Mereka pun bergegas menuju desainer terkenal untuk membuat baju pengantin untuk Alice, kebahagiaan terpancar dari wajah Joy yang selama ini dia dambakan untuk menikahi Alice gadis yang dia cintai


 


Author:


Jangan lupa kasih like komentar sama vote nya ya:) Oh iya sekalian ajah ya;)


Jangan lupa mampir ke Novelku yang satu lagi judulnya "Knock The Heart With Prayer"

__ADS_1


Makasih Untuk Para Readers:)


__ADS_2