
"dasar ******** mesum aku benci kamu". Ucap xiao ning, ia berlari meninggalkan xiao lin di kamar sendirian dengan kondisi pingsan, ia berlari dengan menutup wajahnya dengan kedua tangan nya karna ia tahu kini mukanya sudah semerah tomat
~~xiao bing yang mendengar jeritannya itu sontak langsung berlari ke arah kamar xiao lin takut ada apa apa yang terjadi pada anak nya dan bias nya itu di tengah jalan ia menabrak xiao ning yang sedang berlari menutup mukanya
"ning'er apa yang terjadi dan kenapa pipimu memerah seperti itu". Xio bing menanyakan apa yang terjadi sambari membantu xiao ning berdiri
"ahhhhh ibu jangan lihat aku seperti itu". Xiao ning yang melihat ibu nya memerhatikan pipinya yang memerah semakin merasa malu dan ada asap putih di kepalanya
Xiao ning langsung berlari ke kamarnya terdengar suara gubrakan pintu yang sangat keras keras
"aih apa yang terjadi pada anak itu? Apa dia tengah mengalami masa puber? Ah sudah lah lebih baik aku melihat kondisi lin'er terlebih dahulu"
Betapa kaget nya xiao bing setelah melihat kondisi lin'er, pecahan kaca menghiasi kepalanya, xiao bing pun panik dan segera memeriksa keadaan liu'er
Ia kembali di kagetkan saat membersihkan wajah dan kepala xiao lin, karna kepala tidak sedikitpun terluka, dan wajah nya seperti berubah dalam semalam, xiao lin yang biasanya dihiasi dengan kesedihan dan penyesalan yang terlihat di wajah nya kini menghilang kini yang terlihat adalah aura bangsawan tinggi dan wajah nya sedikit berubah menjadi tampan
__ADS_1
"Apa yang sebenar nya terjadi pada anak ini ia seperti berubah menjadi orang lain lebih baik aku menanyakan nya ke tetua kedua". Pikir xiao bing ia pun pergi dari kamar xiao lin sebelum keluar iya mengintip apa yang sedang ning'er lakukan karna merasa ada yang berbeda dari anak gadis nya itu
Xiao ning terlihat sedang mengacak ngacak ranjang nya dan terlihat sedang mendengus kesal, seperti seseorang yang sedang di mabuk cinta
"aih apa yang di lakukan gadis ini?! tidak mungkin ia jatuh cinta dengan kakak sepupunya sendiri kan!! tapi hatiku terasa lega hubungan keduanya yang tadi nya kacau sedikit membaik hhhhi". Ucap xiao bing senyum nya menghiasi wajahnya
Ia pun beranjak pergi berniat untuk menemui tetua ketiga
"kak lin breng**k!!! Aku akan membunuh mu nanti ahhhhh". Jerit xiao ning
"seharusnya aku tidak memukul nya di saat dia sedang sakit ia pasti terluka aku harus
memeriksanya". Dalam hati xiao ning
__ADS_1
Xiao ning melihat xiao lin baik baik saja dan bekas pecahan piring nya sudah di bersihkan
"sepertinya ibu yang membersihkannya tapi mengapa tidak ada bekas perban apakah ibu tidak mengobati lukanya lebih baik aku yang mengobati lukanya"
Xiao ning mengambil beberapa perban dan kotak obat dan membawanya ke kamar xiao lin,setelah peralatan nya sudah di siapkan ia mulai mengobati kepalanya
"apa tidak mungkin kenapa tidak ada bekas luka sedikit pun". Xiao ning terkejut dan menjatuh kan perban dan kotak obat ke lantai
"Dan siapa dia kenapa wajah nya terasa berbeda dari sebelum sebelum nya kak lin memancarkan aura yang membuat diriku nyaman di dekat nya dan juga wajah nya sedikit,,,,,". Xiao ning tidak melanjutkan kata katanya
~~apa yang terjadi kepada xiao ning tunggu di eps
__ADS_1