
"apa yang terjadi pada kak lin? , ia sepertinya sangat kelelahan sebaiknya aku membiarkan nya tidur di sini"
Tampa sengaja xiao ning menatap wajah xiao lin, pipinya mulai memerah dan detak jantung nya bertambah cepat
"kenapa aku ini? Padahal dulu melihat nya saja aku tidak sudi tapi hari ini kenapa rasanya aku ingin terus melihatnya sepanjang hari". Dalam hati xiao ning
Tapi Sebenar nya jauh di dalam lubuk hati xiao ning ia sangat membenci xiao lin, karna dialah penyebab kematian guru yang sudah xiao ning anggap sebagai ayahnya sendiri, sejak saat itulah xiao ning mengganggap xiao lin itu pembawa sial, ia berpikir kalau saja xiao lin tidak pernah di lahir kan mungkin gurunya itu masih hidup sampai sekarang
"aih kalo di pikir lagi itu tidak semuanya salah kak lin'er sudah takdir nya terkena racun mematikan itu dan semua ini karna musuh musuh guru dan sudah kewajiban guru untuk menyembuhkan anak nya ini, kak lin'er maaf kan aku selama ini sudah membenci dirimu". Ucap xiao ning dengan nada yang pelan
Xiao ning melihat keluar jendela nampak harisudah mulai malam tetapi sinar rembulan begitu terang hari ini, dan langit di hiasi beribu ribu bintang, malam yang sangat indah namun akan kah bertahan
"ah aku mulai merasa mengantuk aku butuh istirahat". Tampa sadar xiao ning tidur bersebelah dengan xiao lin, saking lelahnya ia lupa bahwa xiao lin berada di atas ranjang nya
__ADS_1
"ah dimana aku? Tadi aku bermimpi sangat aneh tapi terasa sangat, nyata?!".dalam hati Xiao lin ia terbangun tetapi sekujur tubuhnya tidak bisa ia gerakan
"ngomong ngomong ini bukan kamar ku dan juga mengapa tubuhku tidak bisa ku gerakan". Ucap xiao lin
Hari sudah malam, xiao lin berusaha melihat sekitarnya dan ia baru sadar bahwa ini adalah kamar Xiao ning, dan tepat di samping nya xiao ning sedang tertidur pulas sambil memeluk dirinya
Sebelum xiao lin berpikir lebih panjang, tiba tiba sebuah gulungan terbang mengarah ke arah nya, gulungan tersebut berwarna emas dan mengeluarkan aura yang kuat
"gulungan apa itu? Mengapa terlihat tidak asing bagi ku? Ah tidak mungkin jangan jangan itu kitap suci naga emas penakluk langit".
Gulungan itu masuk kedalam kepala xiao lin,
__ADS_1
"ah gulungan ini masuk ke,,,,,,,". Sebelum xiao lin menyelesaikan kalimatnya ia tiba tiba kehilangan kesadaran dan masuk ke sebuah ruangan yang luas
"tempat apa ini? Kenapa setiap kali aku kehilangan kesadaran selalu terbawa ke ruangan yang aneh".
"akhirnya tuan datang, saya sudah lama menunggu kedatangan tuan". Ucap seorang wanita misterius
Wanita itu memiliki wajah yang cantik dan kulitnya seputih salju dengan rambut hitam yang panjang dan memiliki warna emas pada matanya, sekilas wanita itu tampak seperti berusia belasan tahun,
"ah siapa kamu aku tidak mengenal dirimu". Ucap Xiao lin
"nama saya adalah shangshui saya adalah roh penjaga dari kitap suci naga emas penakluk langit ini, anda adalah majikan baru saya, dengan kitap ini tuan bisa bertambah kuat dan menjadi pendekar tampa tanding, di dunia ini, dan tugas saya adalah membantu tuan menjadi lebih kuat".
__ADS_1