
Happy reading
eungh
“sssh,sakit banget,aish,sial banget nasib gue kenapa coba gue transmigrasi ke tubuh ni anak udah di buang ,tubuhnya lemah juga aish”gerutu lea sehabis dari pingsanya.
“jadi gue masuk ke novel yg tokoh utamanya bernama ravendra ailos wiston usia 2 tahun abng pertama nih pemilik tubuh ,arvin ailos wiston usia 18 tahun abang kedua aleara,Laura ailos wiston usia 17 tahun kakak peremuan aleara,dan nih pemilik tubuh namanya aleara lovania wiston usia 15 tahun ,leonard ailos wiston usia 45 tahun ayah dari leanara”
“ceritanya berawal dari saat ibu pemeran utama meninggal sehingga membuat para tokoh yang di penuhi kasih sayang ,ceria,ramah,mulai berubah hanya karena kelahiran aleara.sifat mereka berubah menjadi dingin dan kejam,bahkan mereka mengasingkan aleara ke tempat yang berbeda ,yaitu dibelakang mansion lebih tepatnya di gudang yg sudah tua.mereka menganga aleara pembawa sial yang menyebabkan orang yang mereka cintai meninggal.dan beberapa tahun kemudian aleara terbiasa ia selalu mengharapkan kasih sayang dari keluarga ,samai di titik terakhirnya dia menyerah dia pasrah dan ia pun bunuh diri karena tidak sanggup menahannya seorang diri.
“ouwh kasihan kali hidup kamu aleara .oke karena sekarang gue yg menemai nih tubuh ,gw akan akan merubah alurnya semamu gue”ucap lea dengan semangat membara.
‘oh ya karena sekarang umur aleara masih 7 tahun jadi masih banyak waktu untuk merubah alurnya.”
Tok
Tok
Tok
“Nona boleh saya masuk?”
Terdengar suara dari luar
“siapa ya”batin aleara
“nona”panggil orang itu lagi.
“ya silahkan”
Dan orang itu pun masuk terlihat di mata aleara seorang perempuan dengan rambut pendek memakai baju maid berjalan masuk kearahnya.
“ah,gue ingat ini pelayan yang selalu menolong dan menjaga aleara namanya ema”batin aleara
“ya ampun nona,nona kenapa ini”tanya ema dengan khawatir.
“gak papa ema ini lea habis jatuh,lea gak liat-liat jalan tdi jadi jatuh de”jawab lea bohong dengan senyum manisnya.
“nona lain kali hari-hati nya,sini ema obatin dulu baru sudah itu nona makan ya?”ucap ema dengan lembut.
“uhmm”jawab lea dengan gemas.
Auwh
“ema kedapa cubit pipi lea”ucap lea dengan cemberut
“ abisnya nona gemesin kali sih’jawab ema gemas dengan lea
“nah udah nih sekaran nona sarapan dulu ya,sarapan hari ini hanya roti dan air putih tak aa kan nona?”
Tak aa kok ema lea suka ,ema lea lapel,boleh makan?”dahinya mengernyit heran tiba-tiba lidahnya tidak bisa mengucapkan huruf “r”
Ema tersenyum mendengarkan cadel lea sungguh anak yang baik tai sayang di sia-siakan oleh keluarga kandungnya jika bisa,ia ingin sekali menjadikan lea sebagai adaik angkatnya.
__ADS_1
“ema lea lapel;”
Tersadar dari lamunanya
“ayo sekarang nona makan”mencubit ii lea lagi karena gemas membawa duduk di lantai beralaskan karpet sederhana.
Lea melahap makanan dengan antusias
Ema yang melihat cara makan lea menahan air matanya untuak tidak menetes dan mengelus suri lea.
“ema ngak makan?”setelah berhenti menguyah rotinya menata ema yg heran melihat matanya yang berkaca-kaca.
Ema udah makan nona.”
“kok sedih asti ema belum makan ya sini bial lea bagi dua lotinya”
“jangan nona saya suah kenyang buat noana aja.”
“benelan,lea habisin nih lotinya”menhabiskan rotinya dengan cepat.
“minum dulu nona”
“hehehe, iya ema”uca p leah meminum air itu dengan cepat.
“ema udah habis,lea boleh ndak amin di luar?”
“boleh nona tapi jangan jauh-jauh nya deket-deket sini aja”
“ote ema”langsung berlari kearah luar Karena tidak sabar melihat keadaan di luar.
“hati-hati nona.”teriak ema
“iya ema.”
Lea membuka pintu,matanya berbinar senang.
”indah”batinnya
Ia melihat hamparan rumput yang luas ditambah bunga-bunga mekar dengan cantiknya .
”sungguh ini dunia novel”
Lea melihat ada sebuah pohon apel nya senang berbuah ia pun langsung menghampiri pohon itu.
“wahhh,banyaknya apel yang sedang berbuah”teriaknya kesenangan
“kalau aku ambil apelnya gak papa kan ya?”gumam lea sambil.
celingukan melihat sekitar.
“hmm gak papa kan gak ada
orangnya ,yaudah pemilik pohon ael lea mintak apelnya, ya ngak banyak kok dikit aja makasih hihihi.”kekehnya dengan gemas.
__ADS_1
Lea pun mulai memanjat pohon apel itu dengan semangat
Diruang makan kediaman wiston suasananya tamak sunyi sepi dan aura yg mencekam.
Membuat maid dan bodyguard yang berada di sekitar dilanda rasa takut dan gak nyaman.
“dad aku sudah selesai”raven menggeser kursinya Leon menatap anaknya sebentar.belum terucapkan kata oleh leon laura laura malah menyela terlebih dahulu.
“tapi kak makanan kakak belum habis?”ucap laura yang hanya di balas lirikan oleh raven lalu ia melenggang pergi dari sana .
Melihat melihat jawaban yang diberikan oleh kakaknya laura menunduk tamak sedih dengan mata yg berkaca-kaca,ia kesal,marah,dan sedih melhat keluarganya yang dulu harmonis hilang seketika hanya karena anak pembawa sial itu yang telah merenggut nyawa mommy nya ,mommy yang sangat ia sanyangi.
tak ada lagi keceriaan di mansion ini ,hanya ada aura dingin dan acuh tak acuh dari daddy dan kakak-kakaknya.ia benci anak itu,sangat-sangat membencinya
Arvin menhendikan bahunya acuh dan melanjutkan acara makannya.
Revan berjalan keluar mansion dengan wajah datar andalannya.
Membuat bodyguard yang sedang berjajar menundukkan pandangan mereka serempak ,tak berani menatap wajah tuan mudanya lagi di padukan dengan mata hitam legam yg tampak sangat menakutkan.
Semenjak mommy nya meninggal semua kebiasaan raven berubah
Ia merasa sesek didalam mansion,ia butuh udara segar yg bisa mengalihkan pikiran nya sejenak dari asa rindunya terhadap mommy nya.
“mommy revan rindu”dengan mata yang entah kapan wajah berkaca-kaca ia sekaran masih taha remaja umurnya 14 tahun.
Ia pun mulai beranjak pergi ke pohon apel kesukaan mommy nya untuk mengobati rasa rindu.
Sesampainya raven disana ia melihat ada seorang anak kecil yang sedang memetik dan memakan buah apel milik mommy nya ,raven pun geram marah.
“beraninya lo ngambil apel itu!!”teriaknya dengan marah.
Lea yang mendengar teriakan itu terkejut ,sangking terkejutnya kaki lea tergelincir dari pohon.
“aahhhhhhhhhhhhhhh”teriak lea pasrah dengan keadaanya yg akan jatuh kebawah.
Bruk
Lea pun memejamkan matanya sambil memegang baju nya dengan erat.
‘ehh kok gak sakit?’batin lea
Lea pun membuka matanya dengan perlahan-lahan dan melihat bahwa dirinya bukan terjatuh ke atas tanah melainkan kedalam gendongan seseorang .
‘waahhh,pangelan “gumam lea
“revan yang mendengarkan gumaman itu langsung menjatuhkan lea keatas tanah dengan tak ber perasaannya.
“hiks hiks cakit”seketika tangis alea pecah.
Sedangkan revan yang mendengarkan tangisan itu mematung setelah melihat wajah aleara
“mommy’gumamnya
__ADS_1
Jangan lupa di vote
Annyeong ️