Wisata Terakhir

Wisata Terakhir
LABIRIN


__ADS_3

"ini kunci kamar kalian" ucap yejun sambil memberikan kunci kamar pada wisatawan


Evin segera mengambil kunci dan meninggalkan hana, namun hana langsung berlari dan terus bertanya "Kapan kamu sampai? naik apa? apa yang akan kita lakukan?"


"Hanya itu yang kamu pikirkan?" jawab Evin. Tak menyerah, Hana terus merayunya dengan bersikap manis.


...


"Wah memang ga salah lagi, hotel semahal ini pasti viewnya menakjubkan. Lihat dinding kaca dengan pemandangan yang langsung ke pantai, aaa sesuai ekspetasi ku. Iya kan?"


Hana seperti merasa berada di kamar sendirian, tidak ada suara selain dirinya. Evin tidak menjawab, ia terus berdiri di depan lemari sambil sibuk merapikan pakaian dan barang bawaannya. Karna sangat kesal Hana lewat dan mendorongnya hingga Evin menabrak lemari. "aaa! Kamu udah gila ya. Apakah kamu senang melakukan ini padaku?" teriak evin, dia langsung menghampiri hana.


"Apa? makanya jangan membuatku kesal," gerutu Hana


"Kapan aku membuatmu kesal?"


"Kapan? Ish aku benar-benar ingin memukulmu sekarang. Haruskah kamu terlambat di hari seperti ini? Kamu tahu? Aku merasa seperti berada di tengah jurang dan hampir mati."

__ADS_1


"Ada apa dengan ponselmu? Ketinggalan lagi? Apa kamu udah pikun? Aku meneleponmu dari pagi tapi kamu tidak ada kabar", “benarkah?” Hana langsung terdiam, dia tidak bisa menjawab apa-apa lagi. “Ternyata ini salahku, bukan karena dia tidak peduli,” batin Hana.


“Tapi .. apakah kamu tidak melihat sesuatu yang berbeda dariku hari ini? Apakah aku lebih cantik? kamu tidak mau memuji aku? ”


"Kamu memang terlalu percaya diri, aku tidak perlu memujimu lagi"


“Lihat saja vin..” belum selesai berbicara evin langsung memasang earphone.


"Lihat saja aku akan membuatmu menyukaiku lagi. Pasti!" hana terus berbicara meskipun tidak mungkin evin mendengarnya.


...


...


"Kenapa kamu terus bermain di ponselmu? Kamu terus mengirim SMS dari tadi, itu curang. Aku ingin membuat permintaan. Selama liburan ini kamu tidak boleh menghubungi wanita lain di depanku. Hanya sampai tur ini berakhir. Ini bukan pertanyaan, mengerti?"


Evin langsung memberikan ponselnya kepada Hana. Dan segera pergi ke luar. "apa apaan ini, aku sama sekali tak penasaran" ucap hana. Tapi ia langsung membuka ponsel Evin dan melihat pesan yang masuk. Pesan baru *wisatawan harap berkumpul di lobi untuk melakukan aktivitas pertama dan makan siang”, tidak ada pesan lain selain pesan itu. Hana merasa malu sekaligus senang karena dugaannya ternyata salah.

__ADS_1


...


Pemandu wisata membawa mereka berkeliling pemukiman, tujuan pertama mereka adalah pantai. "Evin, ayo kita foto disana" ajak Hana sambil menarik tangannya berlari menuju batu pantai. Hana sangat ceria, bahkan evin yang tadinya jutek itu, ikut tertawa dan bersenang-senang bermain air dengan hana. Para turis yang melihat mereka pun ikut tersenyum melihat Hana dan Evin bermain bersama. Tapi yejun terlihat gelisah, dia tidak suka evin sedikit pun. Ketika hana sedang membangun istana pasir sendirian, dan ketika dia bermain dengan seekor anjing, yejun mengambil foto dirinya diam-diam.


Pukul 19.00 mereka sudah kembali ke hotel. Saat masuk ke kamar semua wisatawan terkejut melihat kamar mereka yang sudah dihiasi banyak bunga, lilin aromaterapi, serta bak mandi yang ditaburi bunga mawar merah. "Waaaah cantik banget" ucap hana sambil menunjukkan gaya alay. Evin hanya berdiri di sana dengan heran. Hana segera pergi ke toilet untuk mandi bunga, "Aku harus memakai baju seksi hari ini, haha.. lihat saja vin kamu tidak akan menolak" ekspresi menggoda Hana mulai keluar, dia bergegas mandi dan segera memakai parfum sebanyak mungkin. Ketika dia keluar dari kamar mandi, *teng* seperti cinderella yang sudah kehabisan waktu, semua dekorasi romantis telah hancur berkeping-keping, evin merusak semuanya dan dia tertidur. Seketika hana segera menghampiri evin dan memukulnya berkali-kali, "kau pasti gila kenapa kamu merusaknya, aku bahkan belum memotretnya, woy bangun kamu harus mengembalikannya seperti semula" teriak hana, tapi evin malah menutupi dirinya dengan selimut tanpa mempedulikannya. Hana sangat kesal dan marah, ekspresi menggoda yang dia siapkan berubah menjadi wajah jahat seperti joker, dengan puas dia mencoret wajah Evin dengan lipstiknya seperti wajah joker.


...


"Suamiku.. bangun.. kita harus sarapan.. kalau tidak cepat kita akan ketinggalan" bisik Hana di telinganya sambil mengelus rambutnya. Evin terbangun dan dia segera pergi ke kamar mandi. Tapi hana menahannya dan menariknya keluar. Mereka langsung menuju restoran untuk sarapan. Tiba-tiba, semua orang di sana tersenyum ketika mereka melihat mereka berdua datang. Hana juga tersenyum, tapi Evin bingung kenapa orang-orang begitu bahagia pagi ini. Sambil berjalan ke meja seseorang dari kamar sebelah berteriak "Wow, kamu benar-benar hebat, kamu benar-benar luar biasa", lalu seorang ibu berteriak ketakutan ketika melihat wajah Evin, Evin segera sadar dan berkaca di sendok, dia mendapati wajahnya penuh dengan coretan lucu, dia tahu ini pasti ulah hana, dan ketika dia ingin memarahinya, tiba-tiba hana sudah tidak ada "hana kamu benar-benar gila, tunggu saja aku akan membalasmu" batinnya.


saat evin kembali ke kamar, dia melihat hana yang sedang sibuk berdandan, "apakah kamu bersenang-senang?" tanya evin. "apa? Tur ini? Tentu saja aku sangat senang, kamu ada di sini."


"tentu kamu pasti sangat sangat senang sampai berani mencoret-coret wajahku. Baiklah, aku akan membiarkanmu melakukan apa pun yang kamu inginkan selama di sini."


"ide bagus"


...

__ADS_1


Cuaca cerah menyinari bumi hari ini. Dengan baju couple yang berwarna-warni, para wisatawan menaiki bus dan duduk bersebelahan. Mereka akan pergi ke taman labirin. Mereka bermain tantangan pasangan. cara bermainnya adalah para wanita harus masuk lebih dulu ke dalam labirin. Dan setelah 10 menit berjalan, para suami harus menemukan istri masing-masing. setelah diberi arahan, hana dan istri lainnya memasuki labirin ke arah yang berbeda-beda. Hana segera berjalan menuju jalan yang lurus. Dia berpikir bahwa Evin dapat menemukannya dengan mudah. 10 menit telah berlalu, para suami berlari ke labirin, mereka memanggil istri mereka. Permainan ini cukup sulit, namun dalam waktu kurang dari 5 menit sudah ada pasangan yang bertemu dan langsung membunyikan belnya di pintu keluar. Tapi evin masih belum menemukan hana. "Evin, kamu di mana? Aku bahkan belum berjalan cukup jauh." Sudah hampir setengah jam berjalan mengelilinginya, hana sudah sampai di ujung labirin dan sudah menemukan pintu keluarnya tapi evin belum menemukannya. Hana merasa putus asa menunggu evin, dia berbalik dan bergantian mencarinya karena dia merasa evin kesulitan menemukannya. Dia mengambil jalan ke arah yang berbeda, takut Evin akan berbelok ke sana, lalu ia melihat ternyata disebelah sana juga ada pintu keluar. Saat dia berjalan ke sana, dia melihat Evin sedang berdiri. Hana hendak memanggilnya, tetapi tiba-tiba seorang wanita menghampirinya.


__ADS_2