Witchcraft Land

Witchcraft Land
BAB 2(I'M ENCHANTER AND DON'T ONLY THIS!)


__ADS_3

Happy reading!


Ino's pov


Sekarang aku sedang berjalan di koridor asrama Putri di sekolah ini.


Asrama ini cukup besar, bisa ku tebak..


Siswinya pasti banyak.


Dan aku tidak sendiri disini, karena di samping ku juga sedang ada Sizune, yang menjadi Kakak angkatku sekarang.


Senang rasanya punya saudara, soalnya dulu aku anak tunggal, jadi aku selalu kesepian.


"Nah..kamar mu disini" kata kak Sizune yang membuyarkan lamunan ku


"Ah..baik Kak" kata ku yang tersadar dari lamunan ku


Sepanjang perjalanan tadi, Kak Sizune sudah menjelas kan segala hal sekolah ini kepada ku.


Dia juga memberitahu kalau kamar ini akan di isi olah tiga siswi, yang pasti beberapa jam lagi akan sampai, dia juga sudah memberitahuku kalau baju dan seragam ku sudah di lengkapi


"Ino?"


"Eh..maaf kak, aku melamun lagi" kata ku gugup karena ketahuan melamun.


"Jadi, ini kunci kamar mu" kata Sizune menyerahkan kunci kamar pada ino "dan kita harus pergi keruangan ku. Untuk men-Cek kekuatan mu" kata kak Sizune berjalan lebih dulu di depan ku.


Aku hanya mengikutinya dalam diam hingga kami sampai di sebuah ruangan yang cukup besar, dia duduk di kursinya dan menyuruhku untuk duduk di kursi di depan nya,dengan meja yang menjadi pembatas kami.


"Sebelum nya, kita harus Carikan tongkat untukmu" kata kak Sizune merapal mantra dan munculah di tangan nya sebuah tongkat.


End ino's pov


Ino terkagum-kagum melihat kehebatan wanita didepan nya itu


"Tongkat kayu cokelat kehitaman, sekeras batu marmer untuk mu" kata sizune memberi tongkat itu


Tongkat itu tidak terlalu berat, juga tidak terlalu ringan. Sehingga nyaman di tangan Ino.


"Sekarang,pegang tongkat itu, lalu salurkan sebagian energi mu kedalam nya" kata Sizune menginstruksikan


Nya kepada ino.


Ino mencoba berkonsentrasi dan dia melihat cahaya biru muda yang keluar dari tongkat nya


"Hebat!kau melakukan nya dengan cepat" kata Sizune cukup kagum


"Sekarang, manipulasi energi mu dan sebar kan keseluruhan tubuh mu,lalu ceritakan kepada ku reaksi apa saja yang di timbulkan tubuh mu"


Ino hanya mengangguk dan mulai berkonsentrasi lagi dan ia menyalurkan energi nya


"Aku merasa energi dalam tubuh ku menyatu dengan energi dari luar dan energi itu terkurung.....


lalu aku bisa membaca isi pikiran mu!Kau sedang bergumam 'dia tipe Emitter!' " kata Ino yang sontak membuka mata nya


Sizune juga cukup kaget

__ADS_1


"Kekuatan yang bagus!" Kata Sizune


"Sekarang coba salurkan energi mu melalui tongkat sihir lalu keluarkan dalam bentuk serangan" kata Sizune


Dan Ino memulai lagi konsentrasi nya


Ia menjulurkan tongkat sihir nya tapi kemudian ia terhenti.


"Aku akan melancarkan serangan ke arah mana?" Kata nya bingung. Tidak mungkin kan dia menghancurkan tembok-tembok ini?


"Kau boleh mencoba menyerang ku, dan aku akan melindungi diriku" kata Sizune yang kini juga memegang tongkat sihir nya


Ino mulai melakukan serangan dan semua dapat di tangkis oleh Sizune.


Ino merasa terengah-engah, dia mengeluarkan energi nya terlalu banyak


"Oh iya! Kau harus ingat sesuatu. Kau tidak boleh sembarangan mengeluarkan energi, karena energi itu pasti bisa hab-hwah!" Sizune terkejut ketika melihat Ino menembakkan serangan lagi.


Di sekitar Ino kini sudah terbentuk selubung energi yang bercahaya biru muda


"Bag-bagaimana kau melakukan nya?" Kata Sizune masih terengah-engah karena menangkis serangan Ino tadi.


"Tidak tahu. Tiba-tiba saja energi ku meningkat dan- tunggu! Aku merasakan ada energi yang mendekat kemari!bukan hanya satu, tapi seperti gerombolan besar!" Kata Ino merasa ada energi yang sedang menuju ke arah mereka.


"Kenapa aku tidak bisa merasakan nya?berapa jauh jarak nya dari sini?" Tanya Sizune memastikan


"Seperti nya mereka sekarang berjarak 1.5 Km dari kita di sebelah Utara" mendengar itu Sizune berlari kearah jendela dan benar saja! Dari arah yang Ino katakan atau lebih tepatnya dari arah gerbang para guru dan siswa/sisiwi sedang menuju ke asrama.


Tempat yang kini mereka pakai sebagai tempat percobaan adalah gedung pembelajaran yang berada di tengah, gedung olahraga berada di sebelah barat daya gedung ini dan gedung asrama guru serta siswa siswinya berada di sebelah tenggara gedung ini.


"Para guru dan siswa sudah kembali,


"Baik lah,kau memiliki beberapa kekuatan yang sangat bagus. Pertama adalah Emitter seperti yang sempat kau ketahui tadi, Emitter adalah tipe penyegelan, kau bisa menyegel apapun dan dalam bentuk apapun,kemudian Enchanter ini adalah tipe pembaca pikiran dan juga tipe sensor, kau bisa membaca pikiran orang dan merasakan hawa keberadaan mereka dan yang terakhir adalah Enhancer , ini adalah tipe pembuat energi,kau bisa membuat atau menambah energi mu dengan cara membuat selubung energi, dan jika kau merasa ada yang lain lagi dalam tubuh mu,kau bisa beritahu aku" kata Sizune


"Lalu ak-" kata-kata Ino terhenti karena Sizune tiba-tiba menghilang.


"Huh...aku harus ke asrama sendiri" kata Ino kepada dirinya sendiri


Dia mulai berjalan sambil membawa tongkat nya, selama dia di gedung pembelajaran tidak ada hal yang harus ditakutkan, tapi ketika dia menyebrangi lapangan dan memasuki asrama Putri banyak orang yang melihatnya aneh, seolah-olah dia adalah makhluk yang aneh.


Seperti nya mereka belum pernah melihat Ino sehingga mereka melihat Ino sebegitu nya.


Ino mulai berjalan semakin cepat, makin cepat


"125...129..nah! Ini dia 132" dia hendak memasukkan kunci nya, tapi ternyata pintu itu tidak terkunci, bahkan tidak tertutup 'ah..pasti teman sekamar ku sudah datang' pikir Ino dalam hati


Lalu ia memilih mengetok pintu terlebih dahulu.


"Masuk!" Suara dari dalam membuat Ino melangkahkan kaki nya


Dan di dalam sudah ada dua orang gadis yang sedang memasukan dan membebaskan baju beserta barang bawaan mereka


Ketika kedua gadis itu berbalik mereka memandang Ino bingung


"Ada perlu apa?" Kata seorang gadis dengan rambut cokelat jepol dua


"Er..kata kak- eh maksudku kata Sizune-sensei ini juga adalah kamarku, dan aku akan memiliki dua teman sekamar di kamar ini" jelas Ino.

__ADS_1


"Oh!!Kau adalah murid baru?tapi Sizune-sensei tak pernah memberi tahu?" Kata gadis itu mengoceh sendiri


"Mungkin dia datang tidak di rencanakan" kata gadis satu nya yang mulai tadi diam, gadis itu sangat manis.


Rambut hitam keunguan nya yang panjang sepunggung dan mata lavender yang teduh.


"Ah mungkin kau benar Hinata!Perkenalkan! Namaku Shimizu Tenten" kata nya girang.


"Aku Hinata Hyuga" kata gadis itu agak menundukkan wajahnya,mungkin dia pemalu-itu menurut Ino.


"Ah..aku Ino, yam-" Ino terhenti mengingat kata-kata Tsunade tadi siang bahwa dia sudah menjadi Ino senju.


"Em..hanya ino?" Tanya tenten


"Eh..maksudku nama ku Ino senju" kata Ino agak ragu.


"Woww!jadi kau anak siapa?anak Sizune-sensei atau Tsunade-sensei?" Kata tenten dengan semangat berkobar-kobar


"Aku tidak anak keduanya,aku adik bungsu mereka" kata Ino menjelaskan


"Wah..Kau memang mirip dengan Tsunade-sensei, tapi mata kalian berbeda,kenapa mata mu tidak onyx atau caramel seperti mata kakak-kakak mu?" Ino terkejut dengan pertanyaan tenten, dia bingung harus jawab apa.


"Sudah lah Tenten,biarkan Ino istirahat dulu" kata Hinata melerai


"He.he.he iya..iya..aku hanya bersemangat mendapat teman baru,baiklah Ino, sebaik nya kau mandi dulu" Ino hanya mengangguk lalu mengambil piyama tidur dari lemari nya,ternyata perlengkapan nya benar-benar sudah lengkap.


"Hei..jangan langsung pakai piyama Ino,kita masih akan makan malam di aula belakang asrama,apa kau mau makan pakai piyama?" Kata Tenten yang melihat Ino mengeluarkan piyama.


"Ah.. iya-iya..maaf aku tidak tau soal itu"


"Tidak apa-apa Ino. Kau juga kan baru disini" kata Hinata


Akhirnya Ino memilih Switer rajut berwarna hitam.


Beberapa menit kemudian dia keluar dari kamar mandi dengan rambut yang tadi nya ia gerai kini di ikat ponytail


Dia melihat teman-temannya juga sudah siap dan mereka berangkat menuju belakang gedung asrama Putri.


Selama berjalan mereka pun bercakap-cakap


"Eh.. omong-omong kekuatan kalian apa saja?" Kata Ino melirik kiri kanan, kebetulan dia jalan di tengah


" Kalau aku manipulasi weapon ,  semacam memanipulasi Cakra menjadi dorongan peluru untuk senjata ku,dan untuk mengubah-ubah bentuk senjata" kata Tenten yang di balas tatapan kagum dari ino.


"Kalau aku PowerDeep , artinya aku memanipulasi Cakra menjadi kekuatan dalam saja, dan di keluarkan dalam bentuk pukulan dan bisa juga dalam bentuk Cakra secara langsung,kalau Ino apa?" Tanya Hinata


"Kalau aku Emitter,Enchanter,Dan Enhancer"


"Wah..hebat sekali" kata Tenten terkagum-kagum


"Tidak sehebat kalian,kekuatan ku tidak bisa di pakai untuk penyerangan langsung seperti kalian" jelas nya


"Kalau masalah bakat penyerangan, pasti nanti akan keluar kok"


Kata hinata menenangkan.


"Hm,semoga"

__ADS_1


To Be Continue


__ADS_2