
pak lebih cepat bisa gak?
iya mba...
saat akan tiba taxi yang di tumpangi, tiba-tiba saja berhenti.
loh kenapa pak?
maaf mba, mobil saya sering mogok gini, mba mau nunggu?
ga usah deh nih uang nya, udah gak terlalu jauh kok.. putri berlari menuju rumah raka
aduh ini udah mulai si putri belum dateng juga, kalian udah telfon kan?
udah, dm,line semuanya udah tapi gak dibales juga...
baiklah tanpa berlama-lama lagi kita mulai saja, acara pun di mulai namun kedatangan putri belum jga, hingga tiba saat nya raka meberikan suapan untuk bundanya, dan harusnya orang spesial,
buat siapa lagi nih suapan spesialnya?
laura! teriak teman sekelas raka
eh kok gue?
laura! laura! teriak beberapa teman nya
nih buat lo, raka menyuapi kue untuk laura, teman-teman raka hanya diam begitu pun teman putri
harusnya putri bukan laura... ucap jojo
tepat saat raka memberikan kue untuk laura, putri datang dengan nafas yang belum teratur, ia terdiam, kado yang dipegangnya terjatuh, suasana begitu ramai namun bisa putri lihat dengan jelas raka menyuapi laura, tatapannya memudar karna air mata. setelah itu semua orang tepuk tangan, dan tidak ada yang menyadari kedatangannya, hingga farhan menghampiri nya.
gue telat... (batin putri)
loh putri? suara farhan membuat putri menghapus kasar air matanya, lalu mengambil kado yang terjatuh tadi lalu diberikannya pada farhan.
nih gue titip buat raka, gue pamit dulu...
lo kan baru dateng...
gapapa, gue titip ya kadonya, thanks han... putri tersenyum lembut pada farhan lalu meninggalkan rumah raka.
entah pergi kemana, putri melepaskan high heels nya, hujan mengguyur tubuh nya.
lah lo megang kado siapa? tanya adam pada farhan
ini kado putri...
__ADS_1
dia mana?
tadi langsung pergi, nangis gue liat...
adam pergi begitu saja,meninggalakan farhan yang manatapnya bingung.
hujan-hujan gini lo kemana put... adam menyusuri jalan malam yang sepi karna hujan,hingga matanya melihat seseorang yang berjalan sendirian menggunakan dress di bawah hujan,adam turun dari mobilnya dan ternyata itu putri.
lo ngapain hujan-hujan gini? tanya adam ikut basah karna hujan.
sakit dam...
adam melihat putri yang tampak menahan tangisnya. adam memeluk putri mengusap tubuh putri yang basah seperti dirinya, hawa dingin begitu menusuk.
kenapa harus sesakit ini untuk sayang sama lo raka... (batin putri)
nangis aja, gue tau lo pasti sakit banget ngeliat raka sama laura tadi, lepasin aja semuanya ucap adam masih setia memeluk wanita yang ia cintai, tangis putri kembali pecah.
gue yang berjuang kenapa malah dia yang deket sama raka! teriak putri, sementara adam hanya bisa diam mendengarkan.
sementara itu rumah raka.
farhan menghampiri raka yang sedang bicara dengan teman nya yang lain.
nih buat lo...
bukan, tapi putri...
kok bisa sama lo?
tadi dia baru dateng pas waktu lo nyuapin si laura, dan gue liat putri nangis, ya wajar pasti sakit banget liat orang yang dia sayang malah sama yang lain, mending lo telpon dia sekarang, tadi si adam langsung nyari putri kayaknya...
raka menerima kado itu lalu menelpon putri. namun tidak di angkat, sejujurnya raka ingin langsung mencari putri namun teman-temannya tidak mungkin di tinggal, hingga nami dan teman yang lain menghampiri raka yang bingung.
happy birthday raka, nih kado dari kita... raka menerima kado itu lalu bertanya pada teman putri.
kalian gak bareng putri?
tadi kita semua udah hubungin dia tapi gak diangkat-angkat juga, mungkin ada masalah kali...
temen-temennya aja gak ada yang tau, gue harap lo baik-baik aja (batin raka)
eh btw thanks udah dateng...
iya, gue sama yang lain balik duluan ya...
oke...
__ADS_1
sementara itu...
lo udah baikan? tanya adam
iya, thanks ya, btw rumah lo sepi banget...
iya, orangtua gue jarang di rumah..
makasih juga udah pinjemin baju lo...
iya santai aja, minum tuh air hangatnya...
putri meneguk air yang telah disiapkan. lalu melihat ponselnya begitu banyak notifikasi. lalu mendapat panggilan dari bunda raka, putri menarik nafas pelan lalu slide answer.
hallo bunda...
...
maaf bun, tadi putri nemenin bunda putri,masuk rumah sakit jadi lupa ke acara raka,maaf ya bun...
...
iya makasih bun, udah baik-baik aja kok sekarang...
,...
malam bunda...
adam menatap putri seperti bertanya siapa yang menelpon.
bunda nya raka, gue harus balik dam...
gue anter...
gak usah gue naik taxi aja, thanks ya, dan please jangan bilang raka soal gue tadi...
oke, lo hati-hati....
sepanjang perjalanan putri hanya memandan jalan dengan tatapan kosong, begitu banyak hal mengganggunya namun tidak ada yang bisa di keluarkan alhasil air mata lah yang mewakili isi hatinya malam ini. setibanya dirumah hanya ada rumah besar yang sangat sepi hanya ada beberapa art dan sopir pribadi, putri yakini ayahnya masih menunggu di rumah sakit,saat akan masuk ke kamarnya, langkah kakinya di hentikan.
non udah makan apa belum,mau bibi siapkan?
ga usah bi, makasih bi... putri berlalu ke kamarnya merebahkan tubuhnya terasa sangat lelah dan begitu pusing hingga akhirnya masuk ke alam mimpi.
...
07-09-2020
__ADS_1