YG TAK PERNAH DI ANGGAP

YG TAK PERNAH DI ANGGAP
mencari kerja


__ADS_3

waktu sudah menunjukkan pukul 21 00


tapi belum ada tanda tanda ibu akan pulang,setelah seharian keluar rumah.


"kenapa sampai se larut ini kemana perginya ibu?"gumam ku dalam hati.


selang beberapa waktu ada yg mengetuk pintu rumah, ku pikir itu ibu,


"pasti itu ibu...!?"pikir ku.


dan ketika ku buka pintu, ternyata.


"mana ibu mu suruh dia keluar..!!?"


kata juragan Norman yg tak lain adalah rentenir di desa yg aku tempati.


"maaf tuan juragan ibu belum pulang"jawab ku.


"bohong...!!!cepat panggil sekarang juga atau kau yg akan aku bawa.!!"kata juragan itu.


"ampun juragan tapi ibu benar benar sedang tidak ada di rumah.!!"


lalu juragan itu tersenyum licik.


"Hem....!!! baiklah jika ibu mu tak berada di rumah, bisa kah kau ikut aku nona manis kau akan ku jadikan jaminan untuk penebus hutang ibu mu..!!"


kata kata juragan Norman membuat


bulu kuduk ku merinding.

__ADS_1


"maaf tuan tapi kalau boleh tau berapa hutang ibuku pada tuan.?"tanya ku dengan sedikit takut.


"hutang ibu mu banyak sehingga dia tidak akan sanggup membayar nya,


maka ikut lah dengan ku sekarang.!!"


"tidak aku tidak mau, biar kan aku di sini dan juragan silahkan keluar dan pergi dari sini.....!!!"


namun juragan itu justru menarik tangan ku dan menyeret ku keluar rumah.


"tidak aku tidak mau lepaskan aku,


lepaskan....!!!"teriak ku sambil ku pukuli tangan juragan Norman.


"lepaskan tangan anak ku juragan...!!!"


"hahaha...!!! akhir nya kau datang juga...!!! sekarang cepat kau bayar hutang mu atau aku akan bawa putri mu.!!!"ancam juragan Norman.


"baik juragan saya akan bayar dan ini uangnya."ibu memberikan satu gepok uang berwarna merah.


"hahaha...!!! kau pikir uang mu ini cukup,


untuk membayar bunganya saja kurang..!!!."suara juragan semakin meninggi.


"tapi bukankah kemarin juragan bilang jumlah hutang saya segitu...!!!?."tanya ibu heran.


"ya itu kan kemarin berbeda dengan sekarang karena kau sudah telat beberapa waktu..!."alasan juragan yg tak masuk akal.


"tidak bisa tuan,,anda jangan begitu. ku mohon berilah kami sedikit keringanan."

__ADS_1


pinta ibu, memohon belas kasihan pada juragan Norman.


"baiklah akan ku beri keringanan sampai besok pagi,jika besok kau tak memberikan uang nya pada ku maka putri mu akan membayarnya dengan menjadi istriku...!!!"ancam nya lagi.


"baiklah tuan setidak nya sekarang lepaskan lah tangan putri ku..!"pinta ibu.


dengan kasar juragan Norman melepaskan tangan ku, lalu ia beranjak pergi dari halaman rumah ku.


"Rania" ibu menghambur memeluk ku.tangis ibu pecah seketika.


"Bu kenapa ibu bisa punya hutang sebanyak itu...?"tanya ku pada ibu.


"mari kita masuk ibu akan jelaskan di dalam.!!!"ajak ibu pada ku


kami pun masuk kedalam rumah dan ibu mengajakku untuk duduk.


"Rania anakku dulu ibu meminjam uang kepada juragan hanya seperempat dari uang yg ibu beri kan tadi.sekitar dua bulan yg lalu untuk keperluan kelulusan sekolah mu karena ibu tidak ada uang jadi ibu meminjam pada juragan.!"Suara ibu terdengar lemas.


"lalu ibu dapat uang dari mana tadi."tanyaku pada ibu.


"tadi ibu pergi ke rumah ibu Tantri dan menggadaikan rumah kita ini."jawaban ibu membuatku kaget bukan ke palang.


"Bu lalu kita akan tinggal di mana jika rumah ini di gadaikan."


"kita akan pergi ke kota dan tinggal di sana....!!!apa kau keberatan.!!!?"


"tidak Bu aku ikut apa kata ibu."


"sekarang cepatlah berkemas bawa barang yg di perlukan kita akan pergi malam ini juga....!!!"

__ADS_1


__ADS_2