
"lepaskan aku,tolong" teriak gadis itu dalam gendongan Yo Han
Tidak berapa lama kemudian setelah jauh dari rombongan pengejar Tiba-tiba Jiang ming muncul menghadang jalan Yo Han
"Hei penjahat cabul,cepat lepaskan gadis itu atau kamu akan menerima hukumanku" mendengar kalimat itu Yo Han ingin rasanya memaki temannya karena mengatainya orang cabul
Tidak menunggu lama keduanya segera bertanding seperti yang direncanakan semula Yo Han akan pura pura terdesak dengan menerima beberapa pukulan kemudian segera kabur dari tempat tersebut
Dari kejauhan Yo Han mengintai melihat hasil sandiwara mereka
"Saya ucapkan terima kasih kepada tuan muda karena sudah menyelamatkan aku"ucap gadis itu dengan suara yang indah
"Tidak perlu berterima kasih ini hanya masalah kecil,saya sudah senang kalau nona mau berteman dengan saya"
Gadis tersebut tersenyum manis sekali matanya mengerling menggoda
"Tentu saja tuan muda,anda adalah penolongku apapun yang tuan kehendaki dariku tentu akan kulakukan untuk membalas budi"
Andai yang menerima kata kata tersebut buka Jiang Ming yang merupakan pemuda yang belum berpengalaman soal asmara tentu akan paham maksud dari kata kata tersebut
"Terima kasih nona aku senang sekali bisa berbincang bincang denganmu yang seorang gadis yang manis"
Ucapan tersebut sebenarnya murni ucapan jujur saja bukan pujian atau bujuk rayuan akan tetapi wajah gadis itu jadi merona merah
"Ahh tuan muda bisa saja memuji orang" dan tiba tiba gadis tersebut merangkul dan memeluk erat Jiang Ming
__ADS_1
"Eh,apa ini,kok begini ,jangan jangan," Jiang Ming bingung dengan sikap gadis itu tubuh Jiang Ming kaku seolah olah ada serangga banyak yang merayap di kulitnya
Tidak lama kemudian muncullah rombongan pengawal
"Istriku" seorang bapak membentak marah
Yo Han dari kejauhan menepuk jidatnya melihat kejadian itu,ternyata bapak itu bukanlah ayah gadis itu tapi adalah suaminya
Gadis itu melepaskan pelukannya dia terkejut dan berjalan mundur,kemudian dia menjelaskan bahwa Jiang Ming lah penolongnya
"Dia istrimu,bukan anakmu" tanya Jiang Ming dengan heran
"Iya dia istriku" ucap bapak itu dengan melotot
Setelah mendengar kalimat itu Jiang Ming langsung mengambil langkah seribu dia berlari dengan kencang seolah olah gadis itu adalah setan yang mengejarnya
"Ha ha ha ha dia adalah istri bapak itu, ha ha ha ha kamu dirangkulnya ha ha ha ha dan kamu hanya diam kayak patung " Yo Han tidak bisa lagi menahan ketawanya akhirnya dia melepaskan saja tertawanya
"Saudaraku,kau kejam" rengek Jiang Ming
"Sudahlah,anggap ini pelajaran buatmu"
"Sekarang kita sudahi main mainnya,aku berencana masuk ke dalam hutan,kita berburu binatang roh sambil mengasah kemampuan kita" dalam dunia ini ada yang namanya binatang roh,dia disebut binatang roh dikarenakan mereka punya kekuatan dan kepintaran yang bisa mengimbangi para pendekar bahkan yang berumur tua mereka akan bisa bicara
Apa yang ada dalam binatang roh semua berguna dagingnya bisa dimakan dan itu bisa menambah Ki,beberapa bagian tubuhnya bisa dijadikan senjata dan itu adalah alasayn Yo Han ingin berburu dia ingin mencari bahan bahan untuk membuat senjata dan yang paling penting adalah Permata roh,setiap binatang roh berusia tua pasti akan terdapat permata tersebut,permata tersebut bisa diserap seperti Ki stone,atau bisa juga dibuat sebagai ramuan obat dan dalam teknik menempa kadang diperlukan permata tersebut untuk menyempurnakan hasil tempaan senjata
__ADS_1
Jiang Ming mengangguk setuju menandakan telah hilang sudah kejengkelan dihatinya...memang demikianlah dia,tidak bisa untuk lama lama marah pada Yo Han yang sudah dianggap saudaranya
*****
"Kenapa sangat sedikit binatang roh di wilayah ini" ucap Yo Han setelah berhasil membunuh serigala merah
"Ini lagi musim dingin Han,mungkin para binatang roh lagi melakukan hibernisasi,lagipula ini belum terlalu jauh dari pemukiman yang pasti membuat para binatang tersebut menjauh,,,tapi bukankah kotak dimensi kita udah mulai penuh sudah banyak binatah roh yang kita habisi" jawab Jiang Ming sambil memeriksa isi kotak dimensinya
"Groowwwl"
Tidak berapa lama kemudian terdengar suara yang besar,beberap pohon rubuh dan muncullah sang pemilik suara tersebut yang ternyata adalah seekor beruang besar berwarna hitam yang punya tanduk di kepalanya
"Beruang bertanduk satu,hehehe mangsa besar ini" ucap Yo Han dengam terkekeh kecil
"Ming kamu mundur biar aku yang menghadapinya"
Dengan cepat Yo Han melemparkan pisau pisau kecilnya dari gelang dimensinya,lemparan Yo Han sangat kuat beberapa pisaunya berhasil menembus kulit beruang tersebut ...beruang tersebut mengamuk menyerang membabi buta karena kesakitan akibat serangan Yo Han,setiap tangan beruang terbit berayun maka akan keluar angin hembusan yang kuat pohon pohon akan tumbang oleh serangan ayunan tersebut akan tetapi dengan mudah Yo Han menghindarinya
"Serangannya kuat sekali,untung lambat" batin Yo Han
Kemudian Yo Han meloncat tinggi,sewaktu di udara Yo Han mencabut kipasnya
"Pedang angin jurus ketiga"
Dengan jurus itu Yo Han berhasil memotong tanduk beruang tersebut,kemudian Yo Han melakukan tendangan berkali kali ke arah bekas tanduk yang sudah terpotong,hak tersebut akhirnya membuat beruang tersebut roboh
__ADS_1
"Kita panen besar Ming" ucap Yo Han sambil menggosok gosokkan tangannya