
Sudah seminggu Yo San dan Kim Yun di kota Beiping hari ini mereka berencana mau kembali ke sekte Pedang lima elemen,jenderal Kim bum sendiri sudah dari kemarin kembali ke kota raja untuk melaporkan semua informasi ke kaisar setelah menunjuk walikota sementara serta meninggalkan separuh pasukan untuk menjaga kota Beiping,,,sedang tetua api dan rombongan Ama Yo San sudah disuruh pulang duluan ke sekte
***
"Han er kita berangkat sekarang"
"Baik ayah" jawab Yo Han dengan tangannya masih memegang batu nisan kakeknya,,,di hadapan Yo Han ada puluhan bahkan ratusan kuburan baru yang merupakan korban pembantaian...
"Kakek tenanglah disana,aku akan membuat Huang Dan membayar semua ini" ucap Yo Han dalam hati
Hari itu juga Yo Han dan orang tuanya berangkat menuju ke Sekte Pedang lima elemen mereka menaiki kuda dengan Yo Han dibonceng ayahnya kalau tidak ada halangan dalam waktu dua 2 hari mereka akan sampai,,,tidak ada hambatan dalam perjalanan mereka lagipula siapa juga yang gila berani mengganggu mereka sedang disitu ada Yo San dan Kim Yun yang merupakan pendekar tingkat master tahap akhir
***
Sekte pedang lima elemen adalah sekte besar no tujuh dari sepuluh sekte aliran putih terkuat,nama lima elemen sendiri diambil karena ada lima faksi di sekte tersebut dan namanya memakai nama elemen,sedang nama pedang sendiri dipakai karena memang di sekte ini yang terkenal karena ilmu pedangnya...sekte tersebut berada di atas gunung kapur putih,layaknya sebuah kota banyak bangunan disana dan ada enam bangunan besar yang paling mencolok disana, total ada lebih 100 ribu murid dan disana juga ada orang orang biasa yang bukan pendekar tinggal disana
"Akhirnya kita sampai " ucap Kim Yun sambil tersenyum manis ke anaknya,,,Yo Han sendiri masih asik menikmati pemandangan di sekelilingnya dia masih tidak bisa untuk tak kagum walaupun udah berkali kali melihatnya
"Istriku aku dan Han er akan menemui ayah dulu,bisakah aku minta tolong untuk menyiapkan Teh dan makanan" mendengar hal itu Yo Han hanya tersenyum bangga kepada ayahnya,baginya ayahnya sangat menghargai orang,dia selalu memakai kata tolong daripada dengan kata kata menyuruh mungkin itulah salah satu hal yang membuat ibunya cinta pada ayahnya
__ADS_1
"Iyaa,jangan lama lama disana karena han er harus istirahat" ucap Kim Yun
Yo San dan Yo han menuju bangunan utama di sekte pedang lima element disana ternyata lagi berkumpul puluhan para tetua yang sepertinya sedang melakukan rapat
"Yo San memberi hormat pada para senior dan patriark dan minta maaf kalau kedatangan kami mengganggu " ucap Yo San dengan tangan menjura memberi hormat hal yang sama juga dilakukan oleh Yo Han
Yo kang hanya mengangguk menanggapi ucapan Yo San kemudian melihat para tetuanya "kita akhiri rapat hari ini,masih ada waktu 4 tahun lagi,kuharap kalian bisa menyiapkan beberapa murid terbaik biar tidak memalukan kita sebagai tuan rumah"
"Iya patriark" jawab serempak para tetua sambil memberi hormat dan meninggalkan ruangan satu persatu,
"Aku sudah mendengar semua ceritanya dari tetua api dan kudengar kamu mau belajar bela diri Han er" tanya Yo kang penuh selidik
"Dasar anak nakal tentu saja gak papa,aku cuma penasaran saja apa yang membuat kamu berubah ingin belajar diri"
"Apa kakek kenal dengan Huang dan,,, dia adalah orang yang menyerang keluarga Kim dia sengaja tak membunuhku membiarkan aku hidup supaya aku balas dendam kepadanya sepertinya dia punya punya dendam pada kakek" kata Yo Han dengan serius
"Apa,Huang dan" Yo kang memijit kepalanya yang tidak sakit,dia tidak mengira pelaku penyerangnya adalah salah satu keturunan musuhnya
"Kakek tidak perlu menyalahkan diri,,, bisa dibilang saya selamat juga karena permusuhan diantara kalian andai tidak saya yakin juga akan ikut terbunuh"
__ADS_1
"Jadi kamu sudah tahu alasan kamu tidak dibunuh" Yo kang hanya bisa menghela nafas kecil
Yo Han hanya mengangguk kecil,sedangkan ayah Yo Han daritadi merasa bingung dengan percakapan anaknya dan kakeknya
"Jadi supaya apa apa tujuan dia tak membunuhmu Han er" akhirnya Yo San bertanya sangking penasarannya
"Tujuannya lebih kejam dari sekedar membunuh aku saja ayah dia sengaja membunuh keluarga Kim di hadapanku menciptakan trauma yg besar kepadaku dia berharap kelak kalau aku dewasa menjadi orang yang kejam bisa dibilang dia ingin membuat kakek kecewa bahwa cucu seorang pimpinan pendekar aliran putih ternyata punya cara hidup seperti aliran hitam"
Yo San terkejut dengan apa yang didengarnya sedangkan Yo kang termenung mendengar penjelasan cucunya
"Kamu sudah tahu hal itu tapi masih tetap belajar diri"
"Kakek tidak perlu khawatir aku tak akan mengecewakan kakek saya tahu batas batasannya,tapi andai suatu hari saya punya kemampuan untuk melawan Huang Dan mungkin akan berbeda ceritanya,jadi saya harap kakek tidak mengerahkan pasukan sekte untuk mencari Huang Dan" Yo Han mencoba meyakinkan kakeknya
Yo kang tersenyum kecil dia merasa cucunya punya cara pandang sendiri
"Baiklah aku akan menuruti maumu"
Disisi lain Yo San hanya bisa menghela nafas sambil menggelengkan kepala,,,sekali lagi dia bingung ini adalah hal baik apa buruk
__ADS_1