
"Han er anakku" Kim Yun menangis memeluk Yo Han yang masih tidak sadarkan diri,
"Istriku biarkan tetua api memeriksa Han er" ucap Yo San sambil memegang kedua bahu Kim Yun,kemudian dia menyuruh tetua api memeriksa kondisi Yo Han,tetua api memang ahli dalam hal alchemy di sekte pedang lima elemen tetua api adalah dokter/tabib terhebat
"Ini,aneh sekali" dahi tetua api berkerut kerut setelah memeriksa Yo Han,beberapa detik kemudian dia meminumkan ramuan obat ke Yo Han
"Aneh bagaimana tetua" tanya Yo San dengan khawatir
"Dalam tubuh Han er ada racun tujuh siksaan,akan tetapi racun tersebut sama sekali tidak berefek pada Han er"
Yo San tidak tahu apakah ini hal buruk atau baik,sisi lain dia bersyukur anaknya baik baik saja,tapi sisi lain dia juga tahu apa itu racun tulang tujuh siksaan,walaupun bukan racun yang bisa menghilangkan nyawa akan tetapi racun tersebut akan membuat orang menderita selama tujuh hari,, tulang tak akan bisa digerakkan seperti dipatah patah sedangkan anaknya sama sekali tidak merasakan sakit
"Buat jaga jaga aku sudah meminumkan penawar racun tersebut jadi secara fisik Han er udah sehat,akan tetapi mental dan pikirannyalah yang membuat dia belum bisa sadar" ucap tetua api sambil undur diri dari ruangan
__ADS_1
***
Kim Yun tidak pernah jauh dari anaknya bahkan saat makan pun dia di dekat anaknya terus,hari kedua Yo Han bangun saat dia melihat ibunya disampingnya dia berucap lirih
"Ibu" kemudian pingsan lagi
Di hari ketiga belum ada tanda tanda kalau Yo Han akan siuman dan di hari itu juga rombongan jenderal Kim bum yg merupakan kakak Kim Yun datang,jenderal Kim bum hanya bisa menangisi kuburan kakek Kim Houw
Di hari kelima Yo Han sudah sadar,saat bangun dia melihat ayah,ibu dan pamannya tak ada kata kata yang keluar dari mulut Yo Han,ibunya Yo Han langsung menyiapkan bubur dan menyuapinya,tidak ada yang mengeluarkan suara di ruangan itu...
Mulut Yo San terbuka mendengar hal itu,sekali lagi dia bingung apakah ini hal buruk apa hal baik,mungkin ini adalah sisi positif dari tragedi ini ucap Yo San dalam hati
"Itu masalah kecil yang penting kamu sehat dulu"
__ADS_1
Kemudian Yo Han mau menyerahkan pesan kakeknya kepada ibu dan pamannya
"Ibu ini batu ingatan buat ibu dan ini untuk paman Kim bum,sebelum kakek meninggal dia menitipkan itu kepada Yo Han "
Kim Yun hanya bisa menangis setelah melihat isi pesan tersebut beda dengan Kim bum yang merasakan kegelisahan
"Han er saya tahu kamu masih belum pulih tapi ini ternyata tak sesederhana yang kita kira,aku perlu mendengar cerita selengkapnya" sebenarnya dia mau menahan pertanyaan sampai yo Han benar benar pulih,akan tetapi setelah membaca pesan ayahnya dia sadar kekaisaran Zhang dalam bahaya
Yo Han mengangguk kemudian bercerita dari awal pasukan datang sampai menyerang,kemudian mencari lempengan rajawali perak yang tidak diceritakan Yo Han hanyalah nama pimpinan penyerang tersebut
Setelah mendengar cerita Yo Han
"Maksudmu lempengan berwarna perak yang biasanya ada terpajang di dinding,bukankah itu hanya barang pajangan biasa saja" Kim bum memijat kepalanya dia merasa sama sekali tidak mengerti
__ADS_1
"Demi lempengan itu dia membantai keluarga kita sepertinya itu bukan lempengan biasa" Kim Yun menanggapi cerita anaknya
"Mungkin jawaban semua ini ada di batu ingatan yang diberikan khusus buatku,tapi masalahnya aku belum bisa membukanya karena aku belum punya Ki" ucap Yo han