
"Panggil kan zada dan suruh ke depan untuk temui papi nya "ucap mami nya yang menyuruh bi tati
"baik nyonya"ucap bi tati kemudian langsung pergi meninggal kan ruang makan
"Ada masalah apa lagi ini sampai non zada harus di panggil ke depan. Semoga aja bukan karena hal tadi. Kasian non zada kalau harus dapat masalah. Lagian mereka orang tua nya tapi kok suka sekali buat masalah pada anaknya." batin bi tati ketika berjalan menuju kamar zada
*****
Sementara zada yang berada di kamarnya sedang berdiri di depan jendela dengan pikiran kosong ia hanya berdiri melihat ke arah luar.
tok tok tok
Suara ketukan pintu tapi tak juga mengalihkan perhatian zada.
tok tok tok tok
suara ketukan pintu terdengar lagi bahkan kali ini lebih keras. Zada yang mendengarnya merasa terkejut karena ketukan pintu itu. Ia pun berjalan membuka pintu.
"Iya ada apa" tanya zada begitu membuka pintu
"eh bibi ada apa bi" ucap zada lagi yang merasa heran kenapa bi tati memanggilnya
"Non di panggil tuan untuk ke depan non" ucap bi tati
"Ada apa bi" tanya zada penasaran karena tak biasanya Papi nya memanggil nya
"Bibi gak tau non"balas bi tati
"Iya bi sebentar lagi aku ke sana ya bi" ucap zada pada bi tati
"Iya non. Jangan lama-lama ya non"ucap bi tati
"Iya bi" ucap zada kemudian menutup pintu
Begitu pintu tertutup zada pun ke kamar mandi untuk cuci muka. Dan zada masih bingung kenapa papi nya memanggilnya. Dengan cepat ia menyelesaikan semua nya. setelah itu langsung keluar menemui papi nya.
"Ada apa pi panggil zada" tanya zada pada papi nya begitu sampai di depan
"Nak papi mau kamu berubah. Tolong ubah sifat buruk yang kamu miliki. Kamu udah dewasa, Gak mungkin kan terus bersikap seperti ini. Kamu anak pertama dan seharusnya memberi contoh yang baik sama adik kamu. Bukan malah kamu tunjukan sifat buruk mu padanya"ucap papi nya pada zada dengan lembut
__ADS_1
"Iya pi aku usahakan"balas zada dengan malas
"Sekarang papi mau tanya kenapa kamu pecahin peralatan makan lili"tanya papi zada
Tanpa mereka ketahui tenyata lili sedang berada di situ ketika papi nya bertanya pada zada.
"Apa jadi kamu yang pecahin peralatan makan aku. Iri banget sih lo sama apa yang aku punya"Ucap lili dengan penuh emosi
"lili jaga bicara kamu. Ingat dia kakak mu" ucap papi nya
"Tapi pi bagaimana bisa peralatan makan aku di pecahin"tanya lili penasaran dan memang belum mengetahui penyebab nya
"Udah kamu gak usah pikirin itu lagi ya nanti beli lagi sama mami"ucap papi nya dengan lembut
"Kan tadi aku udah bilang pi kalau tempat makan yang seperti itu sudah gak ada lagi" ucap lili dengan nada kesal
"Yang model lain kan banyak sayang udah kamu nanti pergi sama mami turis pilih yang lain okee" ucap papi nya
"Gak mau aku tetap mau yang seperti itu pii" ucap lili dengan ketus
Zada yang dari tadi mendengar ucapan lili semakin merasa kesal. Ia bahkan sudah tak ingin berlama-lama lagi di situ.
"Cari aja kalau ada. Dan ingat harus sama"ucap lili dengan sedikit berteriak karna zada yang sudah menjauh
Setelah berkata seperti itu lili pun langsung pamit pada mami dan papi nya untuk pergi ke sekolah.
"Pi mi aku pergi ya temen aku udah nunggu di depan"ucap nya pada papi dan mami nya kemudian langsung pergi
*****
Zada yang setelah berkata pada lili dan langsung pergi langsung menuju ke kamarnya. Sesampainya di kamar dia memasukan semua peralatan nya ke dalam ransel nya. Ia berencana akan keluar untuk menenangkan pikirannya dan tidak berniat untuk masuk sekolah. Setelah selesai ia berganti dengan seragam sekolahnya kemudian memakai sweater.
Setelah semua nya siap barulah zada keluar dan pergi berjalan ke arah danau yang ada di dekat rumahnya.
Zada terus jalan sampai dia tiba di tempat itu. Dan beruntungnya danau itu sedang tidak ramai pengunjung. Sehingga membuat zada bisa lebih santai. Begitu masuk ke area danau zada mencari tempat yang cocok untuk duduk. Dan seperti biasa zada duduk di bawah pohon besar. Kemudian dia mulai mengeluarkan peralatan desainnya. Zada memulai mendesain dengan mecoret-coret indah di kertas itu.
Karena asik nya zada mendesain ia sampai tak mengetahui jika dia sedang di perhatikan oleh orang lain. Orang itu sangat fokus sekali memperhatikan zada. Bahkan sangking penasarannya ia sampai mendekati zada untuk melihat apa yang sedang di coret-coret gadis itu di kertasnya.
Ya dia adalah keysa wiratama seorang desainer terkenal bahkan sampai go international. Ia juga memiliki butik yang sangat terkenal sampai ke luar negeri.
__ADS_1
"Apa yang sedang dilakukan anak itu sangat fokus sekali dia mencoret di kertas itu"batin keysa sambil terus berjalan dengan pelan menuju ke arah zada
Begitu keysa sampai di belakang zada dan melihat apa yang di coret-coret nya di kertas itu ia pun merasa takjub dengan apa yang dibuat zada.
"Waaw indah sekali."ucap keysa tanpa sadar.
Zada yang mendengar ada suara dia pun langsung berdiri, karena merasa terkejut mendengarnya.
"Maaf kamu siapa ya kenapa bisa ada di sini" ucap nya dengan terkejut dan merasa takut jika ia orang jahat
"Ehh tenang aku bukan orang jahat kok. Aku tadi lagi duduk di kursi itu. Tapi karena penasaran sama apa yang kamu lakukan jadia ku deketin kamu" perjelas keysa pada zada
"Tapi kenapa kamu berpenampilan seperti ini. Mencurigakan sekali"Ucap zada, Dan mengucapkan 2 kata terakhir dengan pelan
"Aku keysa, boleh aku tahu siapa nama kamu" ucapnya sambil mengulurkan tangan nya
"Aku zada"ucap zada sambil menjabat tangannya
"Kamu apa kamu keysa wiratama yang seorang desainer terkenal itu. Apakah benar"ucap zada yang sedari awal dia memperhatikan dan baru ingat sekarang
"Emm iya aku keysa wiratama" ucap nya
"Wah beruntung banget aku bisa jumpa kakak. Boleh aku minta foto katanya zada dengan antusias bahkan sampai memanggil kakak ketika sudah mengetahui namanya
"Boleh.Tapi ada syarat nya" ucap keysa
"Yahh apa syarat nya kak"tanya zada dengan lesu mendengar ada syaratnya
"Kamu harus mau berteman sama aku gimana" tanya keysa
tbc
...****************...
Wah bagaimana yaa kelanjutannya
Terus ikuti Cerita ini para raiders😊
Maaf jika ada kata yang tidak tepat🙏😊
__ADS_1