Zada'S Life

Zada'S Life
BAB 23


__ADS_3

"Kamu harus mau berteman sama aku gimana" tanya keysa


"Mau kak mau"ucap zada dengan antusias


"Oke kalau gitu sekarang kita teman ya" ucap keysa sambil mengulurkan kembali tangannya


"Iyaa"Ucap zada dengan semangat sambil membalas uluran tangan keysa


"Ayo kita ambil banyak foto untuk kenang-kenangan pertemuan pertama kita"ucap keysa


Mereka pun berfoto dengan banyak gaya. Bahkan zada sampai melupakan masalahnya karena adanya keysa. Zada yang tadi murung perasaan nya masih kesal sekarang menjadi happy kembali. Setelah mereka selesai berfoto, mereka duduk di bawah pohon tempat zada duduk tadi.


"Aku panggil kamu zaa aja ya biar lebih singkat. Boleh kan"ucap keysa sambil tersenyum


"Boleh kak" balas zada


"Emmm zaa kamu hebat banget loh bisa desain seperti itu. Cantik banget hasil desain mu"ucap keysa dengan kagum


"Itu biasa aja kak, masih bagusan kakak kalau desain. Aku tuh nge fans banget sama kakak karena kakak yang hebat banget. Bisa sampai setinggi itu karir nya. Hebat banget pokoknya"Ucap zada dengan lebih antusias


"Dulu aku juga seperti kamu. Buktinya aku bisa jadi seperti sekarang. Dan aku yakin kamu pasti juga bisa seperti aku, dan kalau bisa harus lebih lagi dari aku."ucap keysa meyakinkan zada


"Amin. Doain ya kak biar semua mimpi aku terwujudkan."balas zada


"Boleh aku lihat lagi hasil desain mu"tanya keysa


"Boleh kak nih"ucap zada sambil memberikan hasil desain nya yang tadi


Zada memperlihat kan hasil desain tadi yang memang sudah selesai. Ketika keysa melihat ia sangat takjub dengan hasil desain zada yang benar-benar sangat bagus.


"Hasil ini kalau udah selesai kamu apain za" tanya keysa yang penasaran


"Aku simpan kak"Ucap zada dengan wajah polosnya


"Hah jadi setiap kamu desain hasilnya akan kamu simpan gitu. Udah berapa banyak hasil desain kamu za" Ucap keysa yang terkejut mendengar ucapan zada dan keysa malah bertanya lagi pada zada


"Iya kak. Ya sudah lumayan banyak. Karena kan aku gak tiap hari juga desain nya kak."perjelas zada pada keysa


"Kak karena kakak sudah tahu kalau aku bisa desain bisa gak kalau kakak rahasia in kalau aku bisa mendesain. Karena gak semua orang tahu kalau aku bisa desain gitu kak. Mau ya mau"ucap zada memohon. Hal ini juga yang membuat nya cemas dari tadi dan baru bisa ia sampaikan sekarang


"Oke aman kalau itu. Kamu mau gak kalau kita berkolaborasi nanti hasil desain kamu aku masukin di butik aku. Tapi tetap pakai brand kamu gimana" tawar keysa pada zada

__ADS_1


"Emmm emang bisa kak. Dan gak akan bersalah sama butik kakak"Tanya zada


"Bisa. Enggak kamu cukup kasi hasil ini sama kakak nanti selanjutnya biar kakak yang urus gimana" Ucap keysa


"Nanti aku pikir-pikir dulu ya kak. Boleh kan kak"balas zada


"Boleh kok. Tapi nanti kalau kamu mau hubungi kakak ya.Ini kartu nama kakak"ucapnya sambil menyerahkan kartu nama nya


"Baik lah. Terima kasih ya kak tawarannya"balas zada sambil menerima kartu namanya


"Oke kabari kakak secepatnya ya. Dan maaf kakak gak bisa lama-lama. Mungkin lain kali kita harus kumpul lagi biar bisa ngobrol yang lebih panjang lagi" ucap keysa yang akan pamit pergi karena masih ada urusan setelah ini


"Iya kak. Nanti kalau aku ada waktu ku chat kakak. Biar kita bisa jumpa lagi." balas zada


"Oke kakak tunggu. kakak pergi duluan ya udah di jemput soalnya" ucapnya sambil menunjuk mobil yang ada di depan danau itu


"Iya kak. Hati hati" balas zada sambil melihat keysa berjalan menuju ke mobilnya


Setelah kepergian keysa zada berpikir kalau ini sebenarnya kesempatan besar buat nya untuk mendapatkan penghasilan besar. Dan juga akan membuat diri nya terkenal walau bukan sekarang. Tapi ia berpikir apa kah ia akan sanggup untuk bekerja sama dengan seorang keysa wiratama. Zada masih terus memikirkan apakah ia harus menerima tawaran ini atau kah menolaknya.


*****


"Tar zada kok gak masuk. Kenapa"tanya bayu penasaran


"Gak tau. Ku kira tuh anak telat. Tapi ternyata sampai jam pelajaran pertama habis tuh anak gak muncul juga."Balas tari


"Kamu bawa handphone kan. Telpon tuh aku penasaran"ucap bayu yang menyuruh tari untuk menelpon zada


"Telpon sendiri napa. Males aku nelponnya. Gak bawa handphone"Ucap tari dengan asal yang sebenarnya membawa handphone


"Aku gak bawa handphone tar. Tadi yang di mainkan sebum jam pelajaran di mulai itu apa nama nya tari kalau bukan handphon. Udah jangan banyak alasan cepat gih telpon" Ucap bayu yang memaksa tari untuk menelpon zada


"Is tau aja. Iya bentar aku telpon"ucap tari dengan kesal


Tari pun mencoba menelpon zada. Percobaan pertama hanya ada suara orang lain. Kedua pun masih sama. Bahkan ketiga juga sama. Setelah itu tari pun meletakkan handphone nya dengan kasar.


"Huhh gak aktif tuh anak udah tiga kali aku coba tapi gak aktif juga. Kayak orang sibuk aja nih anak lama-lama di telpon aja gak bisa" ucap tari dengan kesal karena telponnya yang tak diangkat zada


"Yahh sudah lah nanti kita dateng aja ke rumah nya. Semoga aja dia gak kenapa-kenapa"ucap bayu yang mengajak tari


"Ya baik lah. Tapi nanti aku bonceng ya bay. Aku diantar tadi"ucapnya sambil nyengir

__ADS_1


"Okay. Aku mau kantin kamu gak ikut"ajak bayu yang memang ini sudah waktunya istirahat


"Ikuttt. Traktir ya"Balas tari


"Iyah tapi sekali ini aja. Ayok"Balas bayu


"Oke gak masalah"Ucap tari yang kemudian langsung ikut bayu berjalan ke kantin.


*****


Karena sudah bosan di danau zada pun memutuskan untuk pergi ke cafe tempat nya bekerja. Dan ia pun berniat akan langsung bekerja.


Karena sebentar lagi waktu nya makan siang di cafe pasti akan ramai pengunjung.


Sesampainya di cafe ia langsung ke ruang ganti untuk mengganti seragam kerja nya. Tapi sebelum itu ia menghampiri Mbak dini untuk laporan jika ia sudah datang.


"Mbak aku udah hadir ya"ucap zada sambil tersenyum


"Loh kok tumben kamu cepat kali"tanya mbak dini yang merasa terkejut zada sudah datang secepat ini


"Iya mbak tadi pulangnya cepat. Aku juga udah gak ada kerjaan di rumah jadi ke cafe aja deh."Balas zada


"Ohh gitu. Ya udah gak papa. Kamu mau langsung mulai"Balas mbak dini dan kembali bertanya pada zada


"Iya mbak. Aku mau ganti seragam dulu mbak"ucap zada


"Ya udah ke ruangan yang semalam aja. Udah bisa kan sendiri."tanya mbak dini


"Bisa mbak. Aku kesana dulu ya mbak"balas zada


"Iya dek" balas mbak dini


tbc


...****************...


Wah bagaimana yaa kelanjutannya


Terus ikuti Cerita ini para raiders😊


Maaf jika ada kata yang tidak tepat🙏😊

__ADS_1


__ADS_2