Zada'S Life

Zada'S Life
BAB 34


__ADS_3

Zada yang berada di toilet pun hanya berdiri dan melihat ke arah kaca yang ada di depannya. Sambil ia berkata pada diri nya sendiri.


"Apa sih bedanya aku dengan mereka, kenapa harus aku yang di bedakan. Kalau sifat ku yang seperti ini, itu karena sikap mereka ke aku. Aku capek, lelah kalau harus di gini kan terus sama semua keluarga ku. Aku juga punya hati, perasaan. Tapi kenapa mereka tak memikirkan perasaan ku. Ingin sekali rasanya pergi jauh dari mereka semua. Tapi aku gak tau mau kemana, dan aku gak yakin buat melakukan hal itu. Lagian kalau aku pergi aku gak tega kalau jauh dari papi." ucap zada yang mengeluarkan semua isi hatinya. Setelah berkata seperti itu matanya mulai berkaca-kaca. Pertanda kalau air matanya nya akan jatuh.


"Tidak zada tidak kamu tidak boleh menangis. Kamu harus kuat, sudah biasa kan diginikan bahkan lebih dari ini. Jadi jangan sedih zada, zada gak boleh sedih. Harus senyum zada senyumm" ucap nya lagi sambil melakukan apa yang di ucapnya.


*****


Di meja makan kakek belum menyentuh makanan nya. Ia masih menunggu zada, tapi kenapa dari tadi zada tidak muncul-muncul. Padahal ia hanya pamit ke toilet.


"Kemana anak itu kenapa lama sekali. Padahal tadi pamit nya cuman mau ke toilet." batin kakek sambil melihat ke arah pintu masuk


Sampai-sampai anak-anak nya heran melihat papa mereka yang dari tadi hanya melihat ke arah pintu masuk.


"Pa kenapa makanan nya tidak di makan. Papa mau makanan yang lain, Biar aku ambil kan pa."ucap salah satu anak kakek


"Tidak" ucap kakek dengan singkat


"Jadi kenapa makanan nya tidak di makan pa dan papa dari tadi hanya melihat ke arah pintu masuk. Apa ada tamu yang akan datang lagi pa" tanya tante bila penasaran dengan papa nya yang belum makan

__ADS_1


"Aku menunggu zada kenapa dia lama sekali" ucap kakek dengan kesal


"Ke mana anak itu kenapa tidak ikut gabung di sini" ucap tante bila yang terlihat kesal karena papa nya menunggu zada sampai tidak menyentuh makanannya


"Tadi zada pamit ke toilet tapi kenapa lama sekali. Entah apa yang di lakukan nya di toilet selama ini" ucap kakek sambil memperhatikan pintu masuk


"Ya udah papa makan aja dulu. Nanti kalau dia sudah selesai juga datang ke sin. Papa gak boleh makan telat kan, Nanti sakit maag papa kambuh lagi pa" ucap tante bila


"Iya pa makan saja dulu" ucap mami yang ikut membujuk papa mereka supaya mau makan


"Tidak aku tidak mau. Aku mau makan bersama dengan zada. Lilii coba kamu cari dulu kakak mu di kamar mandi" ucap kakek nya sambil menyuruh lili


"Tapi kek aku masih makan kek. Tunggu sebentar lagi ya kek. Sedikit lagi selesai kek, Nanti aku panggil kan " ucap lili yang bernegosiasi dengan kakek


Dalam hati nya lili berkata "malas kali aku harus mencari dia. "


Kakek yang mendengar ucapan lili merasa marah karena ucapan cucu nya.


"Panggil kakak mu setelah itu lanjut kan makan mu. Jangan membantah" ucap kakek nya lebih tegas

__ADS_1


Lili yang melihat kakek nya berkata seperti itu sambil melihat nya seperti itu. Membuat lili menjadi takut. Dan ia pun tidak berani lagi untuk membantah


"Iya kek"ucap lili sambil meletakkan sendok makannya. Tapi ia belum juga berdiri dan itu membuat kakek nya semakin marah pada lili.


"Ya sudah sana lihat cepat. Kenapa masih juga duduk" Ucap kakek dengan nada suara yang lebih tinggi dari yang tadi.


"Iya kek" balas nya sambil berdiri dan berjalan menuju ke arah toilet


"Tuh orang nyebelin banget sih. Suka sekali buat masalah. Kenapa juga di toilet harus selama ini. Entah apa yang dilakukannya di sana. Mami juga kenapa harus membawa anak yang selalu buat masalah seperti dia, yang seharus nya hanya di biarkan di rumah saja. Kalau sudah seperti ini aku juga yang repot. Mana tadi masih asik makan lagi." gumam lili sambil berjalan .


tbc


...****************...


Wahh bagaimana yaa kelanjutannya


Terus ikuti Cerita ini para raiders😊


Jangan lupa like dan komen🙏😊

__ADS_1


__ADS_2