-Between Love And Prestige-

-Between Love And Prestige-
BAB 10~


__ADS_3

Yaya terus mengikuti lira dan sampai lira berhenti yaya pun mengumpat disela sela dinding. Yaya melihat si lira bertemu dgn fahmi.


Yaya tetap tidak tau apa yang mereka bicarakan karena yaya berjarak agak jauh dari mereka.


Yaya pergi dan menuju ke toilet, sesampainya di toilet yaya langsung menangis dan menangkan diri.


Bell pun terdengar sangat keras di seluruh penjuru sekolah.


Yaya langsung membersihkan wajahnya dan pergi ke kelasnya. Yaya hanya menunduk dan terdiam.


"Lho lu knapa ya?, kok lu kaya habis nangis gitu" Tanya tania di samping yaya. "Hah? Siapa yang nangis tadi tu ada yang masuk ke mata gw" jawab yaya berbohong.


Fahmi dan lira masuk ke kelas secara bersamaan, yaya merasa dadanya lebih sakit lagi daripada sebelumnya.


"Lho yaya lu kenapa?" Tanya lira tiba-tiba. "Gw gk papa" jawab yaya dengan menunduk dan pura-pura membaca novel.


"Jujur sama gw ya, lo kenapa?" Tanya lira.


Tiba-tiba guru pun datang. "Baik anak anak kita mulai pembelajarannya ya...." ucap pak guru. "Iya pak,,," jawab semua murid.


Mereka memulai pelajarannya.


Bell pulang berbunyi semua murid berhamburan untuk keluar kelas.


Yaya memilih pulang terahir di kelas karena ingin menenangkan dirinya kembali. "Yuk ya" ucap nara. "Iya kalian duluan aja, gw mau telfon supir gw dulu" ucap yaya.


Sekarang kelas yaya sunyi. Yaya langsung menelungkupkan tangannya dimeja dan menangis.


Beberapa kemudian yaya sudah tenang dia langsung menelfon supirnya untuk menjemputnya.


Yaya menuju ke parkiran namun yaya kembali merasa sakit saat melihat fahmi memboncengkan si lira. Lira dan fahmi berlalu dan yaya menunduk.


Tiba tiba pak supir datang dan yay pun pulang.

__ADS_1


Sesampainya dirumah yaya langsung menuju ke kamarnya. Yaya menangis dikamarnya, hp yaya berbunyi sepertinya ada yang mengechat yaya di whastaap.


Yaya pun membuka hp nya dan melihat chat nya hanya dari grup.


Yaya pun meletakkan kembali hp nya. Dan melanjutkan tangisannya.


Yaya sudah lelah menangis akhirnya dia memutuskan pergi berbelanja.


Selesai mandi dan mengganti pakaian yaya mengajak fadil, dan meminta pak supir untuk mengantarkannya ke mall.


~Sampainya Di mall~


Yaya membeli apapun yang yaya mau disana dan fadil juga. Ya,,, yaya memang dilahirkan oleh keluarga yang kaya.


Tiba tiba yaya teringat kalo hari ini ada film yang yaya kepoin, yaya pun akhirnya meminta fadil untuk ikut yaya menonton bioskop.


Fadil pun menurut saja apapun yang yaya bicarakan karena dia takut hilang.


"Gak tau si hehe, kan kakak cuma kepo aja" ucap yaya sambil menggaruk tengkuknya yg tak gatal. "Ealah kakak..." ucap fadil.


"Yuk dil kita ke sana beli popcron sambil nunggu antrian soalnya" kata yaya. "Oke kak" jawab fadil.


Film pun dimulai semua orang bersiap untuk menontonnya, yaya dan fadil memutuskan untuk duduk ditempat duduk paling belakang.


Film pun dimulai yaya sangat takut disaat hantu-hantu nya muncul.


Namun fadil hanya bersikap datar dan biasa saja sambil memakan popcronnya, ya... fadil memang sikapnya ikut cuek dan datar seperti neneknya.


Akhirnya film pun sekesai dan akan diganti oleh film yang romantis kata orang ada disitu. Yaya sangat terkejut lagi saat melihat fahmi dan lira berjalan menuju tempat bioskop.


Yaya langsung memalingkan muka dan berbicara ke fadil untuk langsung pulang.


Saat dimobil yaya langsung bilang ke pak supir untuk langsung mengantarnya pulang.

__ADS_1


"Akhirnya sampai dirumah" ucap yaya. "Ya ampun yaya belanjaannya kok banyak banget kek gitu?, bisa jadi papa bangkrut ni" Ucap papa fadil dengan wajah memelas. "Dih papah kali kali dong belanja banyak kek gini" ucap yaya.


"Dahlah terserah yaya aja, tapi papa dibeliin apa ya??" kata papa yaya kembali ke wajah semula. "Gak dibeliin apa apa pah😅" ucap yaya. "Dahlah" ucap papa yaya sambil pergi menuju kekamar.


"Dih papah baperan banget si, ini martabak manis buat papah" ucap yaya. "Mana ya" papah yaya yang tadinya sudah ditangga turun lagi untuk mengambil martabaknya dan menuju kekamar untuk memaknnya.


Yaya pun memberikan belanjaan yang sudah disiapkan untuk nenek dan mamahnya.


Yaya memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Dan diapun juga kembali menangis hingga akhirnya dia ketiduran.


__________________________


yaya udah cemburu ni, tetep tunggu episode nya yah,


lanjut bab berikutnya.....


jan lupa like, koment, vote, and rate


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2