
-Aku tak tau bahwa hadirmu kembali itu akan memberikan yg terbaik atau yg terburuk, yg kutau hanyalah aku sangat menyukaimu apalagi mencintaimu-
Sifanv
.........................................
Flasback on
Dan tiba tiba bruk.....
Yaya terjatuh....
Tapi ada orang yg menolong yaya disaat itu. Dan posisi mereka sekarang berhadapan. Namun yaya tak melihat wajahnya karena tertutup rambut yaya sendiri, yaya menyingkirkan helai rambutnya dari wajahnya
dan yaya tebelalak saat melihat wajah orang tersebut.
Flasback of
Yaya dan orang tersebut sama sama terkejut karena yg mereka liat adalah orang yg selama ini dicoba untuk melupakannya namun selalu mengingatnya.
Ya mereka memang masih saling menyukai namun kegengsian mereka lebih tinggi sehingga mereka sama2 menahan diri untuk tdk mengungkapkan perasaan mereka masing2.
Yaya tidak tau bahwa fahmi masih menyukainya atau tidak, begitupun sebaliknya.
"Kenapa lo ada disini?"bentak yaya sambil melepaskan pelukannya. "Heh,,, seharusnya yg lo ucapin sekarang tu trimakasih bukannya pertanyaan kek gitu!" Bentak fahmi balik.
"Ya napa si suka suka gw lah". Jwb yaya tak mau kalah. "hem"ucap fahmi sinis dan pergi meninggalkan yaya.
Yaya hanya diam dan melihat fahmi pergi dari dirinya, perlahan puggung fahmi hilang dari bola mata yaya.
Lalu yaya melanjutkan lombanya tadi.
"Nih punya gw"ucap lira. "Kalo Ini punya gw"kata nara. "Dan ini punya gw"ucap tania. Mereka meletakkan hasil lomba mereka di depan meja yg sdh tersedia. "Punya lo mana ya?"tanya lira.
"Nih" yaya memberikan kantong plastiknya yg berisi stobery. "Siapa yg mau ngehitung?"tanya tania. "Gw sama lira aja dah"ucap nara.
__ADS_1
"Its' oke" jwb tania.
~Selesai menghitung~
"Hasilnya gimana ra?"tanya tania.
"Emmm punya gw 85 buah" ucap nara.
"Kalo punya lira 89 buah"ucap nara.
"Dan punya lo tania, 95 buah" ucap nara.
"Emmm dan ini punya yaya 48 buah" ucap nara juga.
"Lho kok punya yaya segitu doang? Kan harusnya minim 75an dlm waktu 5menit untuk memetik buah stobery yg paling bagus" tanya tania. "Ga tau yaya, dari tadi gw sama nara udah ngehitung sampai 3 kalian tetep aja nilainya segitu" jwb lira.
"Yaya!" Ucap nara sedikit membentak dan berhasil mengejutkan yaya yg sedang bengong. "Ah iya knp? T...t...tadi lo bilang apa? Ah buah ya buah, buah yaya cuma segitu hehe" kata yaya salting karena terkejut dgn sedikit bentakkan dari nara.
"Lo knp si ya??"tanya tania. "Emm cerita gk yh_-" ucap yaya dalam hati. Yaya!!! Bentak tania. "Haaa a...a..aku itu t...t..tadi..." jwb yaya dgn nada seperti latah. "Huftttt.... tadi lo knp yaya?"ucap tania dgn menghembuskan nafasnya pelan.
"Jadi gini,,,,"
"Yaya kalo lo masih suka knp gk kasih tau dia aja" ucap lira. "Emm gimana yh,,, gw tu malu" jwb yaya.
"Kalo lo gk mau mengawali sampai kpn hati lo mau terkurung dlm kisah cinta yg gk ada kepastiannya ya" ucap lira seperti ibu yg menasihati anaknya.
Yaya hanya diam dan memikirkan apa yg dibicaran oleh lira sahabatnya itu.
~waktu pulang~
"Duh gw laper nih"ucap nara. "Sama, aku juga:')" ucap tania membela. "Yaudah kita turun di cafe depan itu yh" mereka menuju ke cafe tersebut.
~Di cafe~
Mereka memesan makanan mereka masing2 dan mulai menyantapnya.
__ADS_1
-Selesai makan-
"Alhamdulillah kenyang gw" ucap tania sambil memegang perutnya. "Seneng,, lo kenyang karena di traktir,,, la gw gk kenyang udah gitu ntraktir lo lagi, nasib nasib" ucap nara.
"Salah lo tadi kalah pertandingan" jawab tania. "Iya juga si hehe" ucap nara sambil tersenyum kecil.
Yaya dari tadi hanya diam dan bengong.
Namun lamunan yaya membuyar saat mendengar suara adzan.
mereka pun menuju masjid terdekat untuk melakukan ibadah sholat dzuhur.
Selesai sholat lira mengantarkan semua temannya dari satu rumah ke rumah lainnya.
..................
Lanjut ke bab selanjutnya yh
Jan lupa like, koment, vote, and rate
Dan follow ig author\= @SifaNurVaizah
makasih semua😉
.
.
.
.
.
.Â
__ADS_1
.
.