
Fahmi berjalan kearah yaya yang sedang membaca novel dan keadaan kelas sudah agak sepi. serta teman teman yaya juga sudah pergi. Fahmi menepuk pundak yaya supaya yaya menengok.
"Ish apa sih!" Jwb yaya sinis karena ada orang yg mengganggu yaya di dunia halu nya. "Awaaas ih!!" kata yaya membentak. "Tania lo itu y..a....!" Dan Alira langsung slh tingkah karena salah menduga.
Dan yaya tidak tau kalau teman teman nya sudah pergi tanpa sepengetahuan yaya. padahal teman-teman yaya sudah bilang mau pergi kekantin namun yaya sangat serius dengan novelnya.
"Lho.... ngapain disini?_-" tanya yaya. "Em itu gw cuma mo nanya.... bahwa..." pertanyaan fahmi agak ditunda tunda. "Bahwa apa?". Tanya yaya kembali. "Bahwa....".
Deg deg deg jantung yaya berdegup lebih kencang dari sebelum nya namun seakan pergerakan cepatnya perlahan men slomo setelah mendengar kalimat...
"bahwa..... kanapa lu gk kekantin? pdhl kan temen lu udah disana semua, apa lu lagi berantem?." Ucap fahmi sotoy dan langsung pergi meninggalkan yaya.
"Kirain mo nanya kalo gw masih suka ap nggk, eh ternyata,,,, zonk"ucap yaya dlm hati sambil mengelus dada nya.
"Dhlh, dunia halu,, aku kembali" yaya sangat suka membaca novel hingga dia kadang sampai telat makan. Dan yaya tak kekantin karena dia sedang berpuasa sunnah.
~Pulang sekolah~
"Woy" ucap fahmi. "Apa lo" jwb yaya. "Kasiannya jln kaki,,, nih ya kalo gw pulang jln kaki mending gausah pulang dulu,, nunggu ada yg nyamperin gitu jadi gk cape deh buat jln kaki" ucap fahmi. "Hm udah ceramahnya kang?" Tanya yaya sambil trus berjalan.
"Udah dari tadi malah" jwb fahri. "Yaudah mo ikut gw ga naik motor?"tanya fahri. "Hah?" Yya bingung. "Hah he hah he mo ikut ga?" Tanya fahmi kembali.
Yaya hanya diam dan melanjutkan langkah sedangkan fahmi turun sambil mendorong motornya dan mengikuti yaya.
__ADS_1
"Aneh lo fah" ucap yaya. "Hah? Aneh knp?" Tanya fahmi. "Lo bawa motor bukannya motornya dinaikkin malah didorong, kurang kerjaan banget si lo" jwb yaya.
"Iya juga ya,,,,," ucap fahmi sambil merenungi kesalahannya. "Serah lo dah" ucap yaya dgn singkat.
Fahmi menaiki motor tersebut dan segera melajukan motornya namun gerakan tangan fahmi terhenti saat yaya memegang tangannya.
"Napa lu pegang2 tangan gw!" Tanya fahmi sinis. "Y..ya..ya gw cuma mau tau lo mo kemana:)" tanya yaya balik dgn nada gugup. "Lho daripada jalan trus motornya di dorong kya tadi kan gk lucu". Ucap fahmi. "Ooo iyaya" ucap yaya.
"La trus gw jalan sendiri gitu?" Tanya yaya memelas. "Yaiyalah gara2 lo juga kan gw tadi ikutan jln trus udah gitu kan lo tadinya gk mau ikut naik motor". Jwb fahmi dgn PD nya.
"Jahat bgt si lo gw kan cewek kalau ada apa apa terjadi sama gw gimana coba?"tanya yaya. "Itu bukan urusan gw" jwb fahmi dgn sikap PD nya.
Deg,, yaya tak menyangka bahwa fahmi akan mengatakan hal seperti itu. Kemudian yaya menunduk dan mulai melanjutkan perjalan. Sedangkan fahmi hanya bengong dan tdk tau apa yg membuat yaya terdiam seketika.
"Yaya! Lo kenapa?,,, yaya!" Tanya fahmi dan melajukan motornya untuk mengerjar yaya.
"Dasar gk peka bgt ni anak" ucap yaya dlm hati. "Yaya!" Kata fahmi sedikit membentak dan membuyarkan lamunan yaya. "Hah,,,,,, g...g..gw gk papa kok, cuma mau cepet nyampe aja:)" jwb yaya tersenyum tipis namun fahmi tetap melihat senyum tipis yaya.
"Beneran ya?"tanya fahmi kembali. "Iya fahmi:)".
Fahmi pun pergi tanpa mengajak yaya.
"Kenapa si gw harus suka sama orang kya dia!, dia tu kgk peka bgt!, udah gitu kek nggk pernah ada rasa salah ke gw!,,, hiks,,, hiks,,," yaya pun akhirnya menangis di pinggir jalan.
__ADS_1
"Yaya" ucap seseorang dibelakang yaya dengan lemah lembutnya. Dan yaya berbalik badan, yaya pun terkejut karena yg dibelakangnya itu,,,,,
______________________
Emmmb lanjut bab selanjutnya ya,,,,
Jan lupa like, koment, vote, and rate.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.